<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225</id><updated>2011-08-14T08:45:42.451-07:00</updated><category term='Sukses'/><category term='Apa adanya'/><category term='AKU UNTUK NEGERIKU'/><category term='Rahasia'/><category term='Award'/><category term='Tips Sehat'/><category term='Ulasan'/><category term='Duka Cita'/><category term='Pengalaman'/><category term='Cerita'/><category term='Anekdot'/><category term='Ngawur'/><category term='Tips'/><category term='Kisah Nyata'/><category term='Motivasi'/><category term='Foto'/><category term='Perjalanan'/><category term='Kurang kerjaan'/><category term='Omong Kosong'/><title type='text'>BLOG BERBAGI MOTIVASI</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>77</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-3445797249286134221</id><published>2010-03-29T18:23:00.001-07:00</published><updated>2010-03-29T18:23:27.012-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>MELANGKAH DALAM DAMAI</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;Sebagai manusia yang memiliki keinginan dan harapan semua kita pasti memiliki visi dan misi dalam hidup ini.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Cita-cita merupakan bentuk dari impian hidup setiap manusia. Sekecil apapun cita-cita itu pastilah membutuhkan usaha untuk mencapainya. Tanpa usaha dan harapan serta doa yang seimbang maka akan banyak kesulitan untuk meraihnya.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Ada satu hal penting yang seringkali terlupakan oleh kita dalam usaha mencapai cita-cita. Yaitu perasaan bersalah terhadap sesama.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Menuju puncak kesuksesan ibarat kita sedang menuju suatu tempat yang indah penuh dengan kedamaian dan keindahan yang sangat membahagiakan. Di sana kita akan merasakan diri kita hidup dalam sebuah kesempurnaan. Tapi semua itu tidak akan bisa kita nikmati sepenuhnya apabila masih ada beban rasa bersalah di pungung kita terhadap kerabat, saudara ataupun sahabat. Bahkan perasaan itu bisa menghambat perjalanan yang tengah kita tempuh. Sehingga pada akhirnya sulit bagi kita untuk sampai di tempat tujuan.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Maka, … jika kita hendak mempersiapkan sebuah misi atau usaha untuk meraih kesuksesan dalam meniti karier, bisnis atau apapun juga yang membutuhkan konsentrasi, tenaga serta fikiran kita, sebaiknya kosongkan segala permasalahan dan perseteruan dengan sesama kita. Datang dan memintalah maaf serta doa restu dari mereka. &lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Mulailah lembaran baru kita dengan membuka lembaran bersih tanpa coreng moreng yang akan memberatkan perjalanan kita. Cobalah……. melangkah dalam damai……&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Sukses.&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-3445797249286134221?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/3445797249286134221/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=3445797249286134221&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/3445797249286134221'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/3445797249286134221'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2010/03/melangkah-dalam-damai.html' title='MELANGKAH DALAM DAMAI'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-5665967083914276869</id><published>2010-03-02T06:32:00.000-08:00</published><updated>2010-03-03T05:16:52.487-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>BERDOA DAN BERSYUKUR</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;Iseng-iseng saya bertanya pada beberapa teman. “Kapan kalian mengucap syukur?”&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Jawabannya sangat variatif walaupun pada dasarnya sama. Ucapan syukur seringkali dilontarkan ketika&amp;#160; sedang mendapatkan rejeki. Lalu saya katakan pada mereka bahwa itu adalah hal yang biasa. Ucapan syukur ibarat ucapan terima kasih karena kita baru saja mendapatkan sesuatu dari seseorang. Ucapan terima kasih tersebut adalah lumrah karena memang sudah menjadi kebiasaan kita untuk berterima kasih terhadap suatu pemberian.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Lalu saya tanyakan kembali, pernahkah kalian berterima kasih untuk suatu pengharapan atau permintaan? Bukannya jawaban yang terlontar, justru pertanyaan dikembalikan ke saya. “Untuk apa berterima kasih sebelum kita mendapat sesuatu?” &lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Pertanyaan itu tidak bisa terjawab karena memang tidak butuh jawaban.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Kemudian saya coba jelaskan beberapa hal. Antara lain, permintaan, doa dan pengharapan kepada TUHAN.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Permintaan adalah upaya yang dilakukan agar kita diberikan sesuatu sesuai dengan keinginan kita. Pengharapan tidak jauh berbeda dengan keinginan agar sesuatu terjadi. Sementara doa seringkali dimaksudkan sebagai lontaran keinginan dan pengharapan kepada TUHAN.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Saya coba gali dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, ternyata DOA berarti “[n] permohonan (harapan, permintaan, pujian) kpd Tuhan.” Dari sinilah saya mulai bisa menjelaskan bahwa dalam doa kita kepada TUHAN seharusnya terdiri dari ucapan keinginan serta harapan kita yang diiringi dengan ucapan syukur.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Ucapan syukur adalah ucapan tanda terima kasih kepada TUHAN yang perlu disertakan di dalam doa-doa kita. Jadi mungkin saat ini kita berharap dapat “kenaikan gaji” Lalu&amp;#160; harapan kita ini terselip dalam doa. Saat itulah kita coba untuk mengucap terima kasih kepada TUHAN atas “kenaikan gaji” yang baru jadi permintaan kita.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Kekuatan doa yang disertai dengan ucapan syukur akan menambah kemampuan kita untuk berusaha lebih keras dalam meraih prestasi sehingga pengharapan kita menjadi lebih tertuju secara tepat seperti anak panah yang dibidikkan dengan penuh konsentrasi oleh si pemegang busurnya. Kalaupun beberapa kali anak panah itu meleset dari sasaran, tetapi dengan penuh ketekunan dan kesabaran pastilah suatu saat ada yang tertancap tepat mengenai sasaran.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Demikianlah doa dan pengharapan disertai dengan ucapan syukur yang tulus akan menjadi kekuatan yang luar biasa bagi kita untuk terus berusaha agar apa yang kita cita-citakan dapat tercapai.&lt;/p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name="fb_share" type="button_count" href="http://www.facebook.com/sharer.php"&gt;Bagikan&lt;/a&gt;&lt;script src="http://static.ak.fbcdn.net/connect.php/js/FB.Share" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-5665967083914276869?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/5665967083914276869/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=5665967083914276869&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/5665967083914276869'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/5665967083914276869'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2010/03/berdoa-dan-bersyukur.html' title='BERDOA DAN BERSYUKUR'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-2917634153983343391</id><published>2009-10-10T17:59:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.518-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ngawur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurang kerjaan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Omong Kosong'/><title type='text'>KETIKA</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;     &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;       &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;         &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;           &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;               &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                 &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                   &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                       &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                         &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                           &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                             &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                               &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                                 &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                                                                                          &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                               &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                                 &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; Ketika saya melihat ramai sekali pemuda-pemudi kita berlomba lomba mencalonkan diri menjadi PNS, muncul pertanyaan “tidak sehat” saya dalam hati. “Kenapa sih mereka mau bersusah payah ngantri bahkan berdesak-desakan hanya untuk menjadi PNS?” Lalu, “Kenapa mayoritas diantara kita suka menjadi PNS?” &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                             &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                           &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                         &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                       &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                      &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                       &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                         &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                           &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                             &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                               &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                                 &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                             &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                           &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                         &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                       &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                   &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                       &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                         &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                           &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                             &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                               &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                                 &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; Jawaban dari pertanyaan ini tidak terjawab juga sampai akhirnya saya menemukan artikel di sebuah website (lupa website  apa) yang kurang lebih menjelaskan bahwa Fenomena PNS adalah darah daging putra-putri negeri ini, dimana hampir setiap orang tua dari anak-anak bangsa ini menginginkan putra-putrinya berpenghidupan menjadi pegawai termasuk PNS.  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                             &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                           &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                         &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                       &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                   &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                 &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                   &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                       &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                         &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                           &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                             &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                               &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                                 &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                             &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                           &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                         &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                       &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                   &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                 &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;               &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                 &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                   &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                       &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                         &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                           &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                             &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                               &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                                 &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; Saat masih sekolah SMA, saya merasa durhaka kepada orang tua karena saya selalu menentang keinginan mereka agar saya nanti bisa menjadi PNS atau pegawai swasta. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                             &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                           &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                         &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                       &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                   &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                 &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;               &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;              &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;               &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                 &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                   &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                       &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                         &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                           &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                             &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                               &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                                 &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                             &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                           &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                         &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                       &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                   &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                 &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;               &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;           &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;            &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;               &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                 &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                   &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                       &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                         &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                           &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                             &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                               &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                                 &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; Keinginan saya adalah bisa berwirausaha. Mungkin keniginan itu terlalu bermuluk-muluk bagi mereka, sehingga kami seringkali beradu argumentasi yang panas.  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                             &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                           &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                         &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                       &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                   &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                 &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;               &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;           &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;         &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;       &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;        &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;         &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;           &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;               &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                 &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                   &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                       &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                         &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                           &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                             &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                               &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                                 &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; Melihat kondisi begitu banyaknya tingkat pengangguran dari sejak saat saya belum lulus sekolah hingga saat ini salahkah jika kita berkeinginan membuka lapangan usaha sendiri? Syukur-syukur bisa membuat beberapa orang kehilangan gelar pengangguran, walau hanya dengan usaha kecil-kecilan. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                             &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                           &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                         &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                       &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                   &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                 &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;               &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;           &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;         &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;       &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;     &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;     &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;       &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;         &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;           &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;               &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                 &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                   &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                       &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                         &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                           &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                             &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                               &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                                 &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                               &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                             &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                           &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                         &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                       &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                   &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                 &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;               &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;           &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;         &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;       &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;     &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;     &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;       &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;         &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;           &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;             &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;               &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                 &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                   &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                       &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                         &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                           &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                             &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                               &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;                                 &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; Semoga semakin banyak orang-orang memiliki ide segar membuka lapangan usaha! Karena hanya inilah solusi mengurangi pengangguran, buka lapangan kerja minimal untuk diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-2917634153983343391?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/2917634153983343391/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=2917634153983343391&amp;isPopup=true' title='11 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/2917634153983343391'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/2917634153983343391'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/10/ketika.html' title='KETIKA'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-5676725239592307702</id><published>2009-10-08T20:36:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.528-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurang kerjaan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apa adanya'/><title type='text'>Enggan Berhitung</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ketika mainan dunia maya tak sengaja menemukan &lt;a href="http://yukbisnis.com/content/view/49/32/"&gt;sebuah inspirasi&lt;/a&gt; yang menarik, Begini :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h5 style="text-align: justify;"&gt;&lt;p&gt;"Orang Pintar cenderung banyak menghitung, sehingga takut memulai usaha. Orang bodoh tak pandai berhitung, sehingga dia Mulai saja memBUKA usaha" Jaya Setiabudi&lt;/p&gt; &lt;/h5&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;h5 style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/h5&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;h5 style="font-weight: normal; text-align: justify;"&gt;   &lt;p&gt; &lt;span style=";font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;Wah saya jadi bangga dibilang bodoh, tapi yang jelas bukan secara harfiah kita mengartikannya. Ada makna yang lebih dari kalimat tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;Satu contoh nyata pernah saya alami, sebagai orang gajian dengan gaji minim kalau dipikir rasional saat itu saya tidak mungkin bisa kredit motor baru apalagi beli kontan. Kalau mau nabung pun harus nunggu sekitar 5 tahun. Nah, ketika masa nabung sudah sampai target, harga motor sudah naik seiring kenaikan harga barang-barang, maka uang tabungan masih tidak cukup.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;Saya tidak perlu menunggu 5 tahun untuk bisa punya motor. Tahun 1997, harga motor baru paling murah masih dibawah 5 juta. Saya coba tabung gaji saya selama 6 bulan, tiap bulan dis impan 150 ribu.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt; Karena masih nebeng orang tua, gaji sebesar 150 ribupun cukup ditabung saja.&lt;/span&gt; Lalu, setelah dirasa masa 8 bulan tabungan saya menjadi sekitar 1 jutaan lebih. Harga kredit motor saat itu masih mahal. DP saja minimal 1 juta, cicilannya 180 ribuan. Nah gaji saya gak cukupkan bayar cicilan?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;Sekema ini tidak membuat saya mundur. Kebetulan, saat itu saya punya banyak teman yang baru lulus sekolah tapi nganggur. Muncul ide "bodoh" dari otak saya untuk mengajak mereka bekerja bareng-bareng. Tabungan saya ambil, saya pergi ke dealer motor untuk mendapatkan motor kreditan. Sisa dari uang tabungan untuk DP motor yang 6 bulan tadi saya buat modal bikin usaha kecil-kecilan jualan jagung bakar (saat itu di kota kecil saya belum ada jagung bakar beraroma).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;Ide "Bodoh" saya (jualan jagung bakar) berkembang hanya dalam waktu 6 bulan. Saya tidak terlalu dipusingkan uang cicilan lagi. Bahkan ada kelebihan penghasilan. Dan saya sudah menambah beberapa produk jualan (roti bakar dan minuman). Teman-teman saya belikan seragam berupa kaos dan jaket. Luar biasa memang walau pada tahun 1999 harus gulung tikar karena tragedi perpolitikan dan krisis ekonomi. Tapi saat itulah saya pertama kali sudah dipanggil "Bos".&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/h5&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-5676725239592307702?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/5676725239592307702/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=5676725239592307702&amp;isPopup=true' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/5676725239592307702'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/5676725239592307702'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/10/enggan-berhitung.html' title='Enggan Berhitung'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-2229363237217369000</id><published>2009-10-07T07:59:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.545-07:00</updated><title type='text'>CAMBUK</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;Momen lebaran tahun kemarin ada sesuatu yang menarik ketika seorang teman lama datang. Dia bekas anak buah ketika berada di negeri Jiran sembilan tahun silam. Ia agak terkesima melihat perkembangan bisnis kecil-kecilan saya. Sebab inilah yang saya cita-citakan sejak di negeri rantau walau saat itu gagal mendapatkan modal. Tapi ketika tahu saya masih jadi "buruh" sebuah instansi swasta ia malah menertawakan saya. Dia bilang saya belum tobat juga jadi "buruh" padahal sudah punya usaha yang memadai (setidaknya menurut pendapat dia). Sayapun berkilah, bila saya masih mengemban tugas membimbing beberapa teman sampai akhir tahun ini.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejak 6 tahun silam memanglah saya belum memiliki apa-apa, sehingga saya masih harus rela jadi "buruh" untuk sekedar meyimpan recehan sebagai bekal usaha mandiri. Tapi kemudian saya jadi terlena ketika gaji dari tempat kerja semakin meningkat. Tak bisa dipungkiri, memang saya jadi kurang bersemangat untuk berwiraswasta. Tapi semenjak peristiwa pertemuan itu, seperti sapi penarik pedati yang terkena CAMBUK akhirnya semangat saya bangkit kembali. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terima kasih teman, …………………!&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tapi maaf saya bukan sapi. Saya bisa berlari lebih cepat dari binatang itu walau harus terengah-engah.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-2229363237217369000?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/2229363237217369000/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=2229363237217369000&amp;isPopup=true' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/2229363237217369000'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/2229363237217369000'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/10/cambuk.html' title='CAMBUK'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-4382279569930527317</id><published>2009-10-05T17:46:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.554-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ngawur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apa adanya'/><title type='text'>Dari Titik Awal Tapi bukan Nol</title><content type='html'>&lt;p&gt;   &lt;p&gt;     &lt;p&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt; Sangat lama sekali saya tidak bikin psoting. Ini berkaitan dengan keadaan off line saya yang benar-benar sibuk, sehingga saya harus memilih mana yang harus menjadi prioritas utama untuk dikerjakan.&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p&gt;Sehubungan dengan itu, jelas yang utama adalah kewajiban. &lt;/p&gt;   &lt;/p&gt;    &lt;p&gt;     &lt;p&gt; Sejak pertengahan Agustus hingga akhir lebaran tahun ini, adalah kesempatan yang harus saya gunakan untuk menyeselaikan tugas di tempat kerja dan setelah itu Bye-Bye. Karena saya sudah punya sekema untuk menekuni usaha sendiri. Ini memang cita-cita saya yang lama terpendam. Kini tinggal selangkah lagi, maka akan saya mulai berpenghasilan tanpa harus jadi pekerja sebuah korporat. Inilah kebebasan saya untuk memulai tapi bukan dari nol, sebab modal kemandirian telah saya miliki. Nekat……! &lt;/p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-4382279569930527317?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/4382279569930527317/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=4382279569930527317&amp;isPopup=true' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/4382279569930527317'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/4382279569930527317'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/10/dari-titik-awal-tapi-bukan-nol.html' title='Dari Titik Awal Tapi bukan Nol'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-4091022279259865975</id><published>2009-09-19T17:54:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.563-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Award'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apa adanya'/><title type='text'>Selamat Lebaran</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SqzrYMG4I2I/AAAAAAAAAWs/QMkZcc1YWgA/s1600-h/Lebaran%20RCO%5B4%5D.gif"&gt;&lt;img title="Lebaran RCO" style="border-top-width: 0px; display: block; border-left-width: 0px; float: none; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; margin-right: auto; border-right-width: 0px" height="376" alt="Lebaran RCO" src="http://lh5.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SqzrcW7H1JI/AAAAAAAAAWw/lSt2ymrp480/Lebaran%20RCO_thumb%5B2%5D.gif?imgmax=800" width="546" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-4091022279259865975?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/4091022279259865975/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=4091022279259865975&amp;isPopup=true' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/4091022279259865975'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/4091022279259865975'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/09/selamat-lebaran.html' title='Selamat Lebaran'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh5.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SqzrcW7H1JI/AAAAAAAAAWw/lSt2ymrp480/s72-c/Lebaran%20RCO_thumb%5B2%5D.gif?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-2508232916821129292</id><published>2009-08-08T05:38:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.571-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ngawur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurang kerjaan'/><title type='text'>88</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;Hari ini tanggal 8 Bulan 8, dikabarkan oleh media bahwa Noerdin M. Top Tewas dalam operasi penggerebekan di sebuah desa di Temanggung Jawa Tengah. Entah kebetulan atau tidak, tapi jelas kejadian ini bertepatan dengan angka 8. Dimana TIM yang bertugas dari POLRI memiliki nama 88.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Bravo DENSUS 88! Walaupun belum ada pernyataan resmi terkait benar atau tidaknya mayat yang ditemukan dalam peristiwa 8 agustus ini adalah Noerdin M. Top, tapi saya turut berbangga memiliki aparat yang tegas dan sigap dalam melaksanakan tugasnya.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Bahkan kenyataannya, tidak lebih dari 24 jam TIM POLRI ini telah melakukan manuver yang cukup hebat di dua tempat yang berbeda. Sebelumnya dikabarkan bahwa di daerah Bekasi sana telah digerebek pula sarang teroris dan menyebabkan 2 orang tewas di pihak musuh.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Salahkah saya turut berbangga juga? Bukankah tidak berlebihan jika saya ingin sekali memberikan apresiasi serta penghargaan yang mungkin hanya bisa ditulis melalui blog sekecil ini?&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Walaupun mungkin nantinya ternyata korban tewas di Temanggung itu bukan Noerdin, tapi saya tetap angkat topi untuk DENSUS 88 ANTI TEROR.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Jika boleh saya mengandai-andai, anggap jaringan teroris yang bertopeng agama itu adalah sebuah sistim atau tubuh. Jika beberapa anggota tubuhnya terpotong, maka jelas pergerakannya akan berkurang. JIka itu dianggap sistim, coba bayangkan apa yang akan terjadi jika &lt;em&gt;file &lt;/em&gt;sistem pada komputer anda terhapus beberapa bagian, bukankah anda akan mendapati kesulitan loading?&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Perjuangan DENSUS 88 belum selesai sebelum seluruh jaringan pada tubuh teroris ini dibumihanguskan dari negeri kita. Ayo, terus lanjutkan perjuanganmu 88. Sukses akan menyertai kalian semua!&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-2508232916821129292?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/2508232916821129292/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=2508232916821129292&amp;isPopup=true' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/2508232916821129292'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/2508232916821129292'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/08/88.html' title='88'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-4655336279843075140</id><published>2009-08-04T05:32:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.580-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurang kerjaan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Foto'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Nyata'/><title type='text'>JFC Belum Finish</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;Karena sesuatu dan lain serta banyak hal, &lt;em&gt;yen tak pikir-pikir&lt;/em&gt; lagi kok sepertinya foto-foto JFC 2 Agustus 2009 di Jember hasil jepretan kamera sederhana saya lebih baik ditampakkan di sini juga.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Ini dia foto-foto itu (Walau sangat disayangkan jika belum seluruhnya dapat terekam, karena &lt;a href="http://ikutan-sukses.blogspot.com/2009/08/terlambat-jfc.html"&gt;TERLAMBAT JFC&lt;/a&gt;):&lt;/p&gt;  &lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbY7WQ_PtI/AAAAAAAAAOk/HKfN8fhg1iU/s1600-h/JFC200915.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="JFC2009 (1)" border="0" alt="JFC2009 (1)" src="http://lh6.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbY-408qoI/AAAAAAAAAOo/yr7zRIjkvx0/JFC20091_thumb3.jpg?imgmax=800" width="464" height="360" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p align="center"&gt;(Gambar Mas Dynand Fariz , Sang Pelopor JFC)&lt;/p&gt;  &lt;p align="center"&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;  &lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbZB9LLxKI/AAAAAAAAAOs/UbEj0K5_YAI/s1600-h/JFC200924.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="JFC2009 (2)" border="0" alt="JFC2009 (2)" src="http://lh4.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbZE-dqvFI/AAAAAAAAAOw/2RGtLgf21Nc/JFC20092_thumb2.jpg?imgmax=800" width="456" height="352" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p align="center"&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbZG6zFpSI/AAAAAAAAAO0/p1V9mWS6pSs/s1600-h/JFC20093.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="JFC2009 (3)" border="0" alt="JFC2009 (3)" src="http://lh3.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbZKfSzM8I/AAAAAAAAAO4/Pi_bzKRYieM/JFC20093_thumb.jpg?imgmax=800" width="524" height="266" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbZN71jK_I/AAAAAAAAAO8/SnlyLdIUock/s1600-h/JFC2009414.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="JFC2009 (4)" border="0" alt="JFC2009 (4)" src="http://lh4.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbZPaD4uII/AAAAAAAAAPA/qeGDmT3Dy-I/JFC20094_thumb12.jpg?imgmax=800" width="260" height="309" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbZTYK1j8I/AAAAAAAAAPE/Q8CdL0sPutA/s1600-h/JFC2009514.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="JFC2009 (5)" border="0" alt="JFC2009 (5)" src="http://lh3.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbZWOHkRUI/AAAAAAAAAPI/M3xL6wuFHNE/JFC20095_thumb12.jpg?imgmax=800" width="263" height="312" /&gt;&lt;/a&gt;&amp;#160; &lt;/p&gt;  &lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbZZa_VuaI/AAAAAAAAAPM/TM7o8_GXrnU/s1600-h/JFC200964.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="JFC2009 (6)" border="0" alt="JFC2009 (6)" src="http://lh5.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbZdAVu2YI/AAAAAAAAAPQ/ihZAh_ulgng/JFC20096_thumb2.jpg?imgmax=800" width="534" height="411" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p align="center"&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="center"&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbZf7IjvtI/AAAAAAAAAPU/0V1of_F5QJ4/s1600-h/JFC200974.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="JFC2009 (7)" border="0" alt="JFC2009 (7)" src="http://lh3.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbZi1LV4YI/AAAAAAAAAPY/TY-HGlHyZ1o/JFC20097_thumb2.jpg?imgmax=800" width="321" height="570" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbZmn-6tSI/AAAAAAAAAPc/_YfrUYUQxUY/s1600-h/JFC200992.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="JFC2009 (9)" border="0" alt="JFC2009 (9)" src="http://lh6.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbZn-I4A_I/AAAAAAAAAPg/8Yu9bjgmj5U/JFC20099_thumb.jpg?imgmax=800" width="184" height="244" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbZrb5iD8I/AAAAAAAAAPk/IwpV4Su6-Kw/s1600-h/JFC2009113.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="JFC2009 (11)" border="0" alt="JFC2009 (11)" src="http://lh6.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbZtbMWTFI/AAAAAAAAAPo/DD7SfzDjYaM/JFC200911_thumb1.jpg?imgmax=800" width="331" height="256" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://lh4.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbZwu4HXmI/AAAAAAAAAPs/3gVX0VPC84k/s1600-h/JFC2009107.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="JFC2009 (10)" border="0" alt="JFC2009 (10)" src="http://lh4.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbZ0B4BOiI/AAAAAAAAAPw/cGrDrjPsn84/JFC200910_thumb5.jpg?imgmax=800" width="517" height="407" /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbZ2qwBhuI/AAAAAAAAAP0/b7Coy36lRiU/s1600-h/JFC2009135.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="JFC2009 (13)" border="0" alt="JFC2009 (13)" src="http://lh5.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbZ7bClBRI/AAAAAAAAAP4/K3jsV1Sqqio/JFC200913_thumb3.jpg?imgmax=800" width="503" height="650" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbZ_O3cjAI/AAAAAAAAAP8/IW4GpNHTdxg/s1600-h/JFC2009143.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="JFC2009 (14)" border="0" alt="JFC2009 (14)" src="http://lh6.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbaDaeKOaI/AAAAAAAAAQA/ADMMgci7NXk/JFC200914_thumb1.jpg?imgmax=800" width="504" height="385" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbaHDg1AhI/AAAAAAAAAQE/8tSUT_8kYdQ/s1600-h/JFC2009165.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="JFC2009 (16)" border="0" alt="JFC2009 (16)" src="http://lh5.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbaLG_OtHI/AAAAAAAAAQI/Wqa-2wUnxQs/JFC200916_thumb3.jpg?imgmax=800" width="382" height="493" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="center"&gt;&amp;#160;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbaPJvd_AI/AAAAAAAAAQM/j19zXukF_mA/s1600-h/JFC2009188.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="JFC2009 (18)" border="0" alt="JFC2009 (18)" src="http://lh4.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbaSsyX_qI/AAAAAAAAAQQ/0mX4GxiKT74/JFC200918_thumb4.jpg?imgmax=800" width="386" height="499" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbaWdnRTFI/AAAAAAAAAQU/DbKIpVUHsT4/s1600-h/JFC2009192.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="JFC2009 (19)" border="0" alt="JFC2009 (19)" src="http://lh3.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbaXxV5SpI/AAAAAAAAAQY/bir_zVuBCK0/JFC200919_thumb.jpg?imgmax=800" width="184" height="244" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://lh3.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbacOcEgfI/AAAAAAAAAQc/vKVTpNX4u3M/s1600-h/JFC2009222.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="JFC2009 (22)" border="0" alt="JFC2009 (22)" src="http://lh6.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbadS0O15I/AAAAAAAAAQg/1Q5DRcewsWA/JFC200922_thumb.jpg?imgmax=800" width="184" height="244" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://lh3.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbahVhbsHI/AAAAAAAAAQk/TgxldwX2TpQ/s1600-h/JFC2009214.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="JFC2009 (21)" border="0" alt="JFC2009 (21)" src="http://lh4.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbalOwhpTI/AAAAAAAAAQo/Xw9CRrGDJk4/JFC200921_thumb2.jpg?imgmax=800" width="449" height="347" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/Snbao05kL8I/AAAAAAAAAQs/jmVChifMX0s/s1600-h/JFC2009244.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="JFC2009 (24)" border="0" alt="JFC2009 (24)" src="http://lh3.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbastY2CzI/AAAAAAAAAQw/0jHYl9z_F-o/JFC200924_thumb2.jpg?imgmax=800" width="389" height="506" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbavFBWXaI/AAAAAAAAAQ0/uIqlv-pjaKg/s1600-h/JFC2009253.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="JFC2009 (25)" border="0" alt="JFC2009 (25)" src="http://lh4.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbazLTtZcI/AAAAAAAAAQ4/Cn2ASzzQkis/JFC200925_thumb1.jpg?imgmax=800" width="508" height="388" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/Snba2039VhI/AAAAAAAAAQ8/4-vD5kzHtAA/s1600-h/JFC20092611.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: 0px; border-left-width: 0px; margin-right: 0px" title="JFC2009 (26)" border="0" alt="JFC2009 (26)" align="left" src="http://lh5.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/Snba5hDQ3QI/AAAAAAAAARA/P5a5LFJhL-s/JFC200926_thumb9.jpg?imgmax=800" width="259" height="316" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/Snba9CGNXVI/AAAAAAAAARE/Y8B6Yli9xYo/s1600-h/JFC20092713.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="JFC2009 (27)" border="0" alt="JFC2009 (27)" src="http://lh6.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/Snba_-VgGCI/AAAAAAAAARI/4wjsDcVUYVY/JFC200927_thumb11.jpg?imgmax=800" width="267" height="319" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbbEdxRGzI/AAAAAAAAARM/tqfF00jwias/s1600-h/JFC20093012.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="JFC2009 (30)" border="0" alt="JFC2009 (30)" src="http://lh6.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbbIuIBgmI/AAAAAAAAARQ/N-yM2-uCTsQ/JFC200930_thumb4.jpg?imgmax=800" width="366" height="479" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p align="center"&gt;&amp;#160;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbbMfqCr1I/AAAAAAAAARU/tr3jYKN7eJw/s1600-h/JFC2009314.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="JFC2009 (31)" border="0" alt="JFC2009 (31)" src="http://lh6.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbbQL737CI/AAAAAAAAARY/wrj1muMr5dw/JFC200931_thumb2.jpg?imgmax=800" width="366" height="475" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="center"&gt;&amp;#160;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbbTIAbEQI/AAAAAAAAARc/WES-qCJNg7Q/s1600-h/JFC2009328.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="JFC2009 (32)" border="0" alt="JFC2009 (32)" src="http://lh4.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbbUh3L8II/AAAAAAAAARg/qopKWqouxjg/JFC200932_thumb6.jpg?imgmax=800" width="257" height="319" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://lh4.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbbYCH9lXI/AAAAAAAAARk/ividtwxSlUA/s1600-h/JFC2009346.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="JFC2009 (34)" border="0" alt="JFC2009 (34)" src="http://lh5.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbbZ7Vzl9I/AAAAAAAAARo/1duOhvY32xI/JFC200934_thumb4.jpg?imgmax=800" width="249" height="316" /&gt;&lt;/a&gt;&amp;#160; &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbbdfZs9pI/AAAAAAAAARs/MEPwCBnUL30/s1600-h/JFC2009335.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="JFC2009 (33)" border="0" alt="JFC2009 (33)" src="http://lh6.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbbiGTXA2I/AAAAAAAAARw/1ktAsKhvn58/JFC200933_thumb3.jpg?imgmax=800" width="483" height="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/Snbbl0O8wQI/AAAAAAAAAR0/UAMrxS4vDTA/s1600-h/JFC2009353.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="JFC2009 (35)" border="0" alt="JFC2009 (35)" src="http://lh5.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/Snbbp5mzFrI/AAAAAAAAAR4/vyKvJ2E7YC8/JFC200935_thumb1.jpg?imgmax=800" width="414" height="542" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="JFC2009 (36)" border="0" alt="JFC2009 (36)" src="http://lh5.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbbtPECQbI/AAAAAAAAAR8/vxeDMWZaQuc/JFC200936_thumb2.jpg?imgmax=800" width="493" height="377" /&gt;&amp;#160;&amp;#160; &lt;a href="http://lh6.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/Snbbv0MwGgI/AAAAAAAAASA/9vD5eubRB4I/s1600-h/JFC2009374.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="JFC2009 (37)" border="0" alt="JFC2009 (37)" src="http://lh3.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/Snbb0VYf8PI/AAAAAAAAASE/uJcKViqaBZM/JFC200937_thumb2.jpg?imgmax=800" width="499" height="384" /&gt;&lt;/a&gt;&amp;#160; &lt;a href="http://lh3.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/Snbb3_3JovI/AAAAAAAAASM/lSSyl4DW-1w/s1600-h/JFC2009386.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="JFC2009 (38)" border="0" alt="JFC2009 (38)" src="http://lh4.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/Snbb7rfDmrI/AAAAAAAAASQ/m8pL8UXCfS0/JFC200938_thumb4.jpg?imgmax=800" width="507" height="396" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/Snbb_IpnbqI/AAAAAAAAASU/JHTLifFvK0I/s1600-h/JFC2009394.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="JFC2009 (39)" border="0" alt="JFC2009 (39)" src="http://lh3.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbcDDpE4VI/AAAAAAAAASY/b0iXXJofUXM/JFC200939_thumb2.jpg?imgmax=800" width="379" height="492" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="left"&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbcGrSlo-I/AAAAAAAAASc/HgAG19tXuIA/s1600-h/JFC2009423.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="JFC2009 (42)" border="0" alt="JFC2009 (42)" src="http://lh5.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbcKisAnII/AAAAAAAAASg/ftxafzRTn60/JFC200942_thumb1.jpg?imgmax=800" width="367" height="480" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://lh6.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbcPkiJWGI/AAAAAAAAASk/I9vfgpku3BE/s1600-h/JFC2009435.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="JFC2009 (43)" border="0" alt="JFC2009 (43)" src="http://lh3.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbcUJAsJwI/AAAAAAAAASo/DFdmWdSJBp4/JFC200943_thumb3.jpg?imgmax=800" width="534" height="399" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://lh3.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbcWgwashI/AAAAAAAAASs/3raZwCW5YTI/s1600-h/JFC2009446.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="JFC2009 (44)" border="0" alt="JFC2009 (44)" src="http://lh3.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbcbOSQdzI/AAAAAAAAASw/krnqNH9uWv0/JFC200944_thumb2.jpg?imgmax=800" width="543" height="415" /&gt;&lt;/a&gt;&amp;#160;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbcenrKILI/AAAAAAAAAS0/CRaLuhhK--A/s1600-h/JFC2009453.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="JFC2009 (45)" border="0" alt="JFC2009 (45)" src="http://lh5.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbcjW2RyII/AAAAAAAAAS4/YIFcmtS3I0o/JFC200945_thumb1.jpg?imgmax=800" width="538" height="411" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://lh4.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbcnCstImI/AAAAAAAAAS8/HgCgXNsataM/s1600-h/JFC2009465.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="JFC2009 (46)" border="0" alt="JFC2009 (46)" src="http://lh3.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbcrjeqZMI/AAAAAAAAATA/EJdsmprzhUQ/JFC200946_thumb3.jpg?imgmax=800" width="538" height="417" /&gt;&lt;/a&gt;&amp;#160;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbcvNq8haI/AAAAAAAAATE/bHCvNsS-29Q/s1600-h/JFC2009478.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="JFC2009 (47)" border="0" alt="JFC2009 (47)" src="http://lh6.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbczEeHjBI/AAAAAAAAATI/NKAcJgYfyW0/JFC200947_thumb4.jpg?imgmax=800" width="538" height="416" /&gt;&lt;/a&gt;&amp;#160; &lt;a href="http://lh6.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/Snbc2uJRv1I/AAAAAAAAATM/qnwKNYGEWec/s1600-h/JFC2009495.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: 0px; border-left-width: 0px; margin-right: 0px" title="JFC2009 (49)" border="0" alt="JFC2009 (49)" align="left" src="http://lh3.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/Snbc4HVcZtI/AAAAAAAAATQ/iWq5xGiv190/JFC200949_thumb3.jpg?imgmax=800" width="309" height="240" /&gt;&lt;/a&gt;&amp;#160; &lt;a href="http://lh3.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/Snbc8C-EDTI/AAAAAAAAATU/Alzj7pzMomw/s1600-h/JFC2009507.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: 0px; border-left-width: 0px; margin-right: 0px" title="JFC2009 (50)" border="0" alt="JFC2009 (50)" align="right" src="http://lh3.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/Snbc9pPCkTI/AAAAAAAAATY/uUiBvXENANI/JFC200950_thumb3.jpg?imgmax=800" width="194" height="254" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbdALLv70I/AAAAAAAAATc/LQDT-Pg4VWc/s1600-h/JFC2009513.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="JFC2009 (51)" border="0" alt="JFC2009 (51)" src="http://lh3.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbdDUUbUNI/AAAAAAAAATg/UGtN5KoWtZY/JFC200951_thumb1.jpg?imgmax=800" width="411" height="314" /&gt;&lt;/a&gt;&amp;#160;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbdHOZ8GGI/AAAAAAAAATk/NcCudCf-bWo/s1600-h/JFC2009522.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="JFC2009 (52)" border="0" alt="JFC2009 (52)" src="http://lh3.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbdIWBPqnI/AAAAAAAAATo/96bkyVZpytQ/JFC200952_thumb.jpg?imgmax=800" width="184" height="244" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://lh6.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbdLzEIJBI/AAAAAAAAATs/FrYRA9qyBcw/s1600-h/JFC2009533.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="JFC2009 (53)" border="0" alt="JFC2009 (53)" src="http://lh3.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbdOaoLx4I/AAAAAAAAATw/vo9uxfOjYzo/JFC200953_thumb1.jpg?imgmax=800" width="332" height="254" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbdR3hy7mI/AAAAAAAAAT0/c4bgMwOL8K8/s1600-h/JFC2009543.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="JFC2009 (54)" border="0" alt="JFC2009 (54)" src="http://lh6.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbdVuC5T1I/AAAAAAAAAT4/9-OXycXmH40/JFC200954_thumb1.jpg?imgmax=800" width="319" height="417" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbdZiLTzUI/AAAAAAAAAT8/GKjsOkfV1K4/s1600-h/JFC2009568.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: 0px; border-left-width: 0px; margin-right: 0px" title="JFC2009 (56)" border="0" alt="JFC2009 (56)" align="left" src="http://lh5.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbdcqK0SEI/AAAAAAAAAUA/-PA1ZN_FF9Q/JFC200956_thumb6.jpg?imgmax=800" width="275" height="355" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbdgP_7BOI/AAAAAAAAAUE/LbZBfkexjoE/s1600-h/JFC2009574.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: 0px; border-left-width: 0px; margin-right: 0px" title="JFC2009 (57)" border="0" alt="JFC2009 (57)" align="right" src="http://lh4.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbdjVV0uVI/AAAAAAAAAUI/Bchs4JgQcQo/JFC200957_thumb2.jpg?imgmax=800" width="277" height="359" /&gt;&lt;/a&gt;&amp;#160; &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbdmYBDFUI/AAAAAAAAAUM/ZwNVtb3AOqA/s1600-h/JFC2009583.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbdmYBDFUI/AAAAAAAAAUQ/1dpbuCeCOdA/s1600-h/JFC2009585.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="JFC2009 (58)" border="0" alt="JFC2009 (58)" src="http://lh5.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/Snbdslgk3PI/AAAAAAAAAUY/xEvIazwTfrE/JFC200958_thumb3.jpg?imgmax=800" width="496" height="390" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbdwGL0esI/AAAAAAAAAUc/iBpYjTnNyW0/s1600-h/JFC2009594.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: 0px; border-left-width: 0px; margin-right: 0px" title="JFC2009 (59)" border="0" alt="JFC2009 (59)" align="left" src="http://lh3.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbdxuwOqLI/AAAAAAAAAUg/jNvzEXgfnaQ/JFC200959_thumb2.jpg?imgmax=800" width="276" height="214" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/Snbd04lj6bI/AAAAAAAAAUk/BDvA4rC__sc/s1600-h/JFC2009607.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: 0px; border-left-width: 0px; margin-right: 0px" title="JFC2009 (60)" border="0" alt="JFC2009 (60)" align="right" src="http://lh4.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/Snbd2aaUloI/AAAAAAAAAUo/jyaRQpp4KV0/JFC200960_thumb5.jpg?imgmax=800" width="269" height="217" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/Snbd6Hjsa_I/AAAAAAAAAUs/WRVyCggNpsI/s1600-h/JFC2009613.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="JFC2009 (61)" border="0" alt="JFC2009 (61)" src="http://lh3.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/Snbd9S2rPuI/AAAAAAAAAUw/Y8I8-tF2_4M/JFC200961_thumb1.jpg?imgmax=800" width="438" height="335" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbeAwRHm7I/AAAAAAAAAU0/Sj6jSjC32Uw/s1600-h/JFC2009628.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="JFC2009 (62)" border="0" alt="JFC2009 (62)" src="http://lh4.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbeEec8VHI/AAAAAAAAAU4/lanc-5ucG_A/JFC200962_thumb4.jpg?imgmax=800" width="436" height="339" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;#160;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbeHwKgbVI/AAAAAAAAAU8/m6fQki4jMUM/s1600-h/JFC2009655.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="JFC2009 (65)" border="0" alt="JFC2009 (65)" src="http://lh6.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbeJH-HSxI/AAAAAAAAAVA/u4H3hyBzxHE/JFC200965_thumb3.jpg?imgmax=800" width="199" height="254" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://lh5.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbeMoIYAsI/AAAAAAAAAVE/FMRLBaRvPi8/s1600-h/JFC2009645.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="JFC2009 (64)" border="0" alt="JFC2009 (64)" src="http://lh6.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbeONyDY-I/AAAAAAAAAVI/DaSCGqeYqEs/JFC200964_thumb3.jpg?imgmax=800" width="317" height="247" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbeRwXXQGI/AAAAAAAAAVM/rRZMT5zBB1w/s1600-h/JFC2009639.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="JFC2009 (63)" border="0" alt="JFC2009 (63)" src="http://lh3.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbeVBocHoI/AAAAAAAAAVQ/nzFZfIUSQXA/JFC200963_thumb5.jpg?imgmax=800" width="446" height="349" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbeYqbg_6I/AAAAAAAAAVU/7tL-UWR2iBg/s1600-h/JFC2009664.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="JFC2009 (66)" border="0" alt="JFC2009 (66)" src="http://lh5.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/Snbebvq40OI/AAAAAAAAAVY/sAn7pV-CZtk/JFC200966_thumb2.jpg?imgmax=800" width="440" height="340" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;#160;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbefokF1yI/AAAAAAAAAVc/cicgBojq44U/s1600-h/JFC2009674.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="JFC2009 (67)" border="0" alt="JFC2009 (67)" src="http://lh5.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/Snbejb35v2I/AAAAAAAAAVg/ttWCGJ8gMZg/JFC200967_thumb2.jpg?imgmax=800" width="390" height="507" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-4655336279843075140?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/4655336279843075140/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=4655336279843075140&amp;isPopup=true' title='18 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/4655336279843075140'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/4655336279843075140'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/08/jfc-belum-finish.html' title='JFC Belum Finish'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh6.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnbY-408qoI/AAAAAAAAAOo/yr7zRIjkvx0/s72-c/JFC20091_thumb3.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>18</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-3323469429118118195</id><published>2009-08-04T02:52:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.601-07:00</updated><title type='text'>Terima Kasih</title><content type='html'>&lt;p&gt; Sebelum memajang foto-foto &lt;a href="http://ikutan-sukses.blogspot.com/2009/08/terlambat-jfc.html"&gt;JFC&lt;/a&gt; yang belum kelar, sebagai ungkapan terima kasih buat rekan-rekan yang telah memberikan penghargaan pada blog ini dan bagi teman-teman yang sudi mampir, membaca dan berkomentar di sini, saya akan luangkan waktu sejenak untuk memajang beberapa award tersebut.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Maaf bila banyak keterlambatan. Bukan tidak berkenan, tapi waktu kadang tidak mengijinkan. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ini dari &lt;a href="http://ceritatugu.blogspot.com/"&gt;Cerita Tugu&lt;/a&gt;, Makasih, maaf baru ditampilin :&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SngEoXS-u7I/AAAAAAAAAVk/byOy1Zn803E/s1600-h/awardagus3%5B4%5D.jpg"&gt;&lt;img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; border-top: 0px; margin-right: auto; border-right: 0px" title="awardagus3" border="0" alt="awardagus3" src="http://lh4.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SngEpaC232I/AAAAAAAAAVo/JgrSV-mgSsY/awardagus3_thumb%5B2%5D.jpg?imgmax=800" width="200" height="214" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ini dari &lt;a href="http://just-fatamorgana.blogspot.com"&gt;Tukang Cerpen&lt;/a&gt;, Cantik juga karyamu :&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SngEqr_487I/AAAAAAAAAVs/F0TyNQqaH48/s1600-h/stroberi%20dalam%20vas%5B3%5D.jpg"&gt;&lt;img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; border-top: 0px; margin-right: auto; border-right: 0px" title="stroberi dalam vas" border="0" alt="stroberi dalam vas" src="http://lh3.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SngEsFVGeEI/AAAAAAAAAVw/IDlbrbmo49U/stroberi%20dalam%20vas_thumb%5B1%5D.jpg?imgmax=800" width="208" height="203" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ini dari &lt;a href="http://riosisemutbuah.blogspot.com"&gt;Semut&lt;/a&gt;, Tidak kalah cantik juga…….. :&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SngEwSxqcYI/AAAAAAAAAV0/2DCShMD3uag/s1600-h/Semut%20Award%20copy-774847%5B3%5D.png"&gt;&lt;img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; border-top: 0px; margin-right: auto; border-right: 0px" title="Semut Award copy-774847" border="0" alt="Semut Award copy-774847" src="http://lh4.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SngEzHb3XnI/AAAAAAAAAV4/dzSMCaAiNJs/Semut%20Award%20copy-774847_thumb%5B1%5D.png?imgmax=800" width="210" height="225" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dan yang terakhir ini dari &lt;a href="http://www.duniapolar.blogspot.com/"&gt;Dunia Polar&lt;/a&gt;, tidak kalah kreatifnya…. :&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SngE09HR30I/AAAAAAAAAV8/alMao1cdRrg/s1600-h/ewot%5B3%5D.jpg"&gt;&lt;img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; border-top: 0px; margin-right: auto; border-right: 0px" title="ewot" border="0" alt="ewot" src="http://lh6.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SngE2JKhY9I/AAAAAAAAAWA/OwfhkSgAqwg/ewot_thumb%5B1%5D.jpg?imgmax=800" width="225" height="225" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Walau di dunia maya semoga persahabatan kita abadi.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Terima kasih.&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-3323469429118118195?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/3323469429118118195/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=3323469429118118195&amp;isPopup=true' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/3323469429118118195'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/3323469429118118195'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/08/terima-kasih.html' title='Terima Kasih'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh4.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SngEpaC232I/AAAAAAAAAVo/JgrSV-mgSsY/s72-c/awardagus3_thumb%5B2%5D.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-4400261039918248109</id><published>2009-08-04T01:19:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.619-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurang kerjaan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Duka Cita'/><title type='text'>SIAPA LAGI?</title><content type='html'>&lt;p&gt;Penat?&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Lelah?&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dia datang di saat negeri ini sedang dalam karut marut.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pilkada, Pilgub sampai Pilpres yang selalu diwarnai komplain dan ketidakpuasan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Diantara derita, banyak tangis.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pada saat kita semua lelah karena ketidakpastian yang panjang.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ia tawarkan “Tak Gendong” setelah kita “Bangun Tidur” kemudian ia suguhkan “Nasi Goreng”.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Mbah Surip telah menjadi penghibur ratusan bahkan ribuan diantara kita yang tengah kelelahan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Tapi kini, tiba-tiba ia pergi, ke pangkuan Sang Khalik.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Berita siang ini telah mengejutkan banyak orang yang belum sempat di”gendong”nya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Selamat Jalan, Mbah Surip. Terima kasih atas penghiburan yang sempat engkau berikan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Saya hanya berharap, walau saya tidak tahu “Siapa Lagi” yang akan mampu menggendong negeri ini dan membawanya ke tempat yang seharusnya, “Kedamaian”&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-4400261039918248109?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/4400261039918248109/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=4400261039918248109&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/4400261039918248109'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/4400261039918248109'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/08/siapa-lagi.html' title='SIAPA LAGI?'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-2486647515012006014</id><published>2009-08-02T09:35:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.642-07:00</updated><title type='text'>TERLAMBAT JFC</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnXAFg6gLdI/AAAAAAAAAOM/7LZNPDGOZfQ/s1600-h/100_03584.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="100_0358" border="0" alt="100_0358" src="http://lh4.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnXAITgx0-I/AAAAAAAAAOQ/gAHaVbJgo0c/100_0358_thumb2.jpg?imgmax=800" width="424" height="216" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pernah dengar JFC?&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;JFC adalah Jember Fashion Carnival. Untuk mengetahui secara detail silahkan saja kawan-kawan semua mengunjungi websitenya : &lt;a href="http://www.jemberfashioncarnaval.com"&gt;http://www.jemberfashioncarnaval.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Siang ini adalah ajang ke-8 JFC digelar di Kota Kelahirannya, Jember. Karnaval yang dimotori oleh Mas Dynand Fariz ini konon telah dikirim ke beberapa negara. Dan uniknya gelaran ini lahir dari sebuah kota sekecil Jember.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Meskipun sudah 8 kali digelar, saya baru sekali ini menontonnya. Ironis kan? Padahal momen ini sudah bisa dibilang go internasional.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sederhana saja alasannya, kenapa saya baru sempat nonton sekarang. Karena keinginan saya untuk membuat foto-fotonya baru bisa terlaksana hari ini.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dengan berbekal kamera pas-pasan saya pergi ke lokasi dimana peragaan busana ini digelar. Suasana ramai sekali. Untung saya datang agak awal. Kalau tidak pasti susah mencari tempat yang pas untuk ikut-ikutan mengambil gambarnya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ternyata di tempat saya hendak &lt;em&gt;hunting&lt;/em&gt; itu telah dipenuhi oleh para fotographer yang jauh lebih profesional dari saya. Wah, berarti tempat tersebut cukup strategis untuk pengambilan &lt;em&gt;still image.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ketika perjalanan karnaval sampai di tempat saya menunggu, langsung saja saya meleburkan diri di antara para fotographer-fotographer itu. Dan tidak lupa gayanya juga gak kalah sama mereka.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Jepret sana jepret sini hingga 114 gambar telah berhasil masuk memori. Tidak terasa hingga tersisa 2 barisan terakhir belum sempat terekam oleh kamera saya, tiba-tiba seorang ibu POLWAN mendekati saya.&lt;/p&gt;  &lt;blockquote&gt;   &lt;p&gt;&lt;strong&gt;POLWAN&lt;/strong&gt; : “Bapak dari Panitia?”&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;&lt;strong&gt;SAYA&lt;/strong&gt;: “Bukan!”&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;&lt;strong&gt;POLWAN&lt;/strong&gt; : “Dari Media?”&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;&lt;strong&gt;SAYA&lt;/strong&gt;: “Bukan!”&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;&lt;strong&gt;POLWAN&lt;/strong&gt; : “Kalau dari Media atau Panitia silahkan tunjukkan tanda pengenalnya?”&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;&lt;strong&gt;SAYA&lt;/strong&gt;: “Saya kan tadi sudah jawab Bukan!”&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;&lt;strong&gt;POLWAN&lt;/strong&gt; : “Kalau begitu silahkan keluar dari badan jalan, sebab instruksi Bapak Bupati melarang siapapun yang tidak terdaftar dari panitia atau media untuk tidak mengambil foto seenaknya. Nanti kamera bapak saya sita jika tidak keluar sekarang juga.”&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;&lt;strong&gt;SAYA&lt;/strong&gt;: “Maaf, Bu!”&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;Tidak perlu berbanyak &lt;em&gt;cocot&lt;/em&gt; lagi saya pun segera keluar dari tempat itu dan menghilang di balik kerumunan penonton. Dalam hati saya bilang, “Terlambat Bu, ngasih peringatannya, saya sudah dapat 114 gambar.”&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;Ingin tahu gambar-gambar hasil colongan saya di JFC masuk saja di blog saya yang ini &lt;a href="http://karismadigital.blogspot.com"&gt;http://karismadigital.blogspot.com&lt;/a&gt; , dijamin seru. Tapi harap maklum masih belajaran dan kameranya pun masih kecil-kecilan.&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnXAL_ewW3I/AAAAAAAAAOU/vrlt16nCEuc/s1600-h/100_03572.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: block; float: none; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; border-left-width: 0px; margin-right: auto" title="100_0357" border="0" alt="100_0357" src="http://lh3.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnXANAKN1bI/AAAAAAAAAOY/L7sP6Mu-iyk/100_0357_thumb.jpg?imgmax=800" width="244" height="184" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-2486647515012006014?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/2486647515012006014/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=2486647515012006014&amp;isPopup=true' title='14 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/2486647515012006014'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/2486647515012006014'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/08/terlambat-jfc.html' title='TERLAMBAT JFC'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh4.ggpht.com/_j7qQ_UxESC0/SnXAITgx0-I/AAAAAAAAAOQ/gAHaVbJgo0c/s72-c/100_0358_thumb2.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>14</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-7131245843589457514</id><published>2009-07-28T09:58:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.652-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ulasan'/><title type='text'>OZON &amp; SYSTEM</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;Ozon merupakan allotropi oksigen dengan rumus kimia O&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;, tersusun dari proses bertemunya 1 atom (O) oksigen bebas dengan molekul oksigen (O&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;). Pada lapisan Stratosfir energi Ultra Violet memecah molekul O&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; menjadi 2 atom O. Atom O (Oksigen bebas) memiliki sifat yang sangat reaktif, sehingga ketika bertemu dengan molekul O&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; akan bereaksi membentuk molekul O&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt; (Ozon).&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Secara alami O&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt; (Ozon) dibentuk oleh energi petir, sinar ultra violet, radiasi sinar kosmis atau sinar radioaktif yang secara simultan dapat mengubah O&lt;sub&gt;2 &lt;/sub&gt;menjadi O&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt; (Ozon). Selain proses kimiawi O&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;, Energy ultra violet yang tinggi juga mampu memutus mata rantai O&lt;sub&gt;3 &lt;/sub&gt;kembali terpecah menjadi Atom O dan oksigen (O&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;).&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Pada atmosfer bumi, lapisan ozon disebut ozonosfer. Lapisan ini berada diantara 10 – 50 km (Lapisan Stratosfer) dan 50 – 80 km (Lapisan Mesosfer). Diantara jarak tersebut terdapat lapisan Stratopause yang didalamnya terdapat Ozon. Konsentrasi O&lt;sub&gt;3 &lt;/sub&gt;(Ozon) tertinggi terdapat pada ketinggian 25 km di atas permukaan bumi. &lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Lapisan Ozon sangat penting bagi kelangsungan hidup bumi karena di sinilah terjadi proses O&lt;sub&gt;2 &lt;/sub&gt;(oksigen) menyerap radiasi energi ultra violet kemudian membentuk O&lt;sub&gt;3 &lt;/sub&gt;(Ozon). O&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt; (ozon) bersifat sangat labil sehingga cepat terpecah kembali menjadi oksigen yang kemudian menyerap radiasi ultra violet lagi dan membentuk O&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt; (Ozon), demikian seterusnya. &lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Wah, lancar sekali penulisannya?&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Pasti, lha wong tinggal copy paste saja dari sini &lt;a href="http://utamahusada.co.cc/"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Dengan sedikit analisa kata demi kata hingga keseluruhan isi paragraf tersebut dapat disimpulkan bahwa oksigen tidak saja berfungsi sebagai kebutuhan utama tetapi juga diciptakan sebagai sistim perlindungan terhadap kelangsungan hidup mahkluk di bumi, baik manusia, hewan maupun tumbuh-tumbuhan. Bahkan airpun dianggap sempurna apabila terdapat kandungan oksigen di dalamnya.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Filosofi sistim perlindungan oksigen terhadap mahkluk hidup dari serangan radiasi ultraviolet yang dihasilkan matahari sangat menarik untuk dibicarakan. Dalam sistim tersebut ternyata oksigen bermanifestasi menjadi gas ozon ketika terkena sinar ultra violet. Sebaliknya, ozon akan otomatis berubah menjadi oksigen juga ketika terkena sinar ganas itu.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Saya teringat pelajaran biologi waktu es em pe dulu, bahwa tumbuh-tumbuhan di malam hari akan menyerap oksigen untuk kelangsungan hidupnya dan menjadikannya karbondioksida. Sebaliknya, di siang hari ia akan menyerap karbondioksida untuk kemudian dikeluarkan menjadi oksigen.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Sistim penafasan pada tumbuh-tumbuhan di siang hari ini tentu sangat menguntungkan mahkluk hidup lain seperti hewan dan manusia yang hanya menghirup oksigen dan mengeluarkannya menjadi karbondioksida.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Otak awam saya tidaklah muat menampung dan mengolah pengetahuan tentang sistim-sistim tersebut. Entah itu sistem oksigenisasi, karbondioksida dan ozonisasi.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Pemahaman saya sangat sederhana. Yaitu bagaimana jika salah satu sistim tersebut terputus atau tidak berfungsi. Jelas akan merugikan kelangsungan hidup seluruh mahkluk di bumi.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Sistim ozonisasi yang menyebutkan bahwa ozon berperan penting terhadap perlindungan kehidupan dari bahaya sinar ultraviolet ternyata dapat dirusakkan oleh gas-gas lain yang bersifat merusak ozon. &lt;b&gt;&lt;font color="#ff00ff"&gt;Penyebab terjadinya kerusakan lapisan ozon terutama adalah atom klor dan brom yang terurai dari senyawa sintetik buatan manusia seperti CFC (chlorofluorocarbon), Metil Bromida, alon, CTC (carbon tetrachlorida), TCA (methylchloroform) dan HCFC (hydrochlorofluorocarbon).&lt;/font&gt; &lt;/b&gt;Bahan bahan kimia tersebut bersifat stabil sehingga dapat mencapai lapisan stratosfir. &lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Produk bahan kimia yang mengandung klor dan brom banyak digunakan pada kegiatan industri dan rumah tangga. Bahan-bahan tersebut kemudian dikenal sebagai Bahan Perusak Ozon (BPO).&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Sistim penguraian ozon oleh gas perusak itu jelas akan berdampak pada tidak kembalinya oksigen secara sempurna. Tentu saja siklus atau prosesi pembentukan dan penguraian ozon-oksigen atau oksigen-ozon yang seharusnya bermanfaat bagi perlindungan terhadap sinar UV akan berkurang. Keadaan ini sering kita dengar sebagai penipisan lapisan ozon. &lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Penipisan lapisan ozon membuat sinar UV tidak tersaring secara sempurna dan mengakibatkan kelangsungan hidup mahkluk di bumi terancam.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Memperbanyak tumbuh-tumbuhan dan pepohonan atau bisa disebut penghijauan bumi dapat memperkaya oksigen, tapi oksigen di udara yang seharusnya bersirkulasi menjadi ozon tidak terbentuk oleh semakin banyaknya zat perusak sehingga lapisan ozon semakin pudar, dan membuat oksigen yang diproduksi besar-besaran tidak dapat berfungsi maksimal dalam sistim perlindungan terhadap sinar UV.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Bila ozon tidak terbentuk maka sinar UV langsung menerpa mahkluk hidup dan akan membakarnya. Matilah semua yang kita tanam. Dengan begitu produksi oksigen akan terus berkurang bahkan tidak ada tumbuh-tumbuhan yang mampu menghasilkan oksigen. Oksigen semakin mendekati habis dengan dihirup oleh manusia dan hewan tanpa dibaharui oleh tumbuh-tumbuhan hijau.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Pengamatan otak awam saya dapat merasakan bahwa sistim-sistim tersebut yang selalu berhubungan antara sistim yang satu dengan yang lain dan saling menguntungkan itu diciptakan oleh Sang Maha Pencipta secara benar dan terkonstruksi secara sempurna. Tapi kemudian otak manusia yang seharusnya adalah sempurna juga ternyata bisa menciptakan sesuatu yang kemudian bisa merusak sistim-sistim yang telah ada.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Kelangsungan hidup bumi jelas di tangan Sang Khalik. Kita tidak tahu bilamana Beliau ini hendak memusnahkannya. Tapi pengetahuan tentang bagaimana sistim-sistim itu ada yang diberikanNya kepada manusia jelas merupakan signal bahwa beliau masih berkenan akan kehidupan bumi. Sehingga ditunjukkanNya jalan yang benar bagaimana cara-cara melestarikan agar sistim-sistim itu berjalan sempurna seperti saat Beliau menciptakanNya.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Lalu, semua kembali terpulang pada manusia. Apakah kita masih berkenan mewariskan bumi ini kepada anak-cucu kita kelak? Dengan sistim yang sempurna tentunya? Jika jawaban kita adalah ”Ya” maka alangkah bijaknya kita bila memulai menyelamatkan ozon dengan mengurangi pemakaian bahan-bahan yang bisa menimbulkan kerusakan ozon. Kemudian diimbangi dengan menghijaukan bumi melalui penanaman tumbuh-tumbuhan secara frontal tanpa ada tawar-menawar lagi.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Semoga kita semua menyadarinya. Dan segera ”&lt;i&gt;Take Action&lt;/i&gt;”&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Waaaaa, ternyata bisa juga saya berbahasa ringgis walau hanya 2 kata ”&lt;i&gt;Take Action&lt;/i&gt;”&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-7131245843589457514?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/7131245843589457514/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=7131245843589457514&amp;isPopup=true' title='17 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/7131245843589457514'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/7131245843589457514'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/07/ozon-system.html' title='OZON &amp;amp; SYSTEM'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>17</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-6302980601760434056</id><published>2009-07-27T07:57:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.663-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apa adanya'/><title type='text'>AIR</title><content type='html'>&lt;p&gt;Seharusnya musim ini adalah kemarau, tapi siapa sangka hujan datang juga. Dua hari lalu sejak pagi hingga malam bahkan sampai keesokan harinya hujan terus mengguyur. Walau tidak terlalu deras, cukuplah itu membuat badan jalan depan rumah tergenang air.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Hampir tujuh belas tahun saya tinggal di tempat ini tapi saya tidak pernah tahu jalan raya yang membujur arah barat timur itu lebih tinggi mana. Dari aliran air ini saya jadi mengerti, ternyata arah ke barat memiliki dataran yang lebih rendah dari timur. Padahal menurut perasaan adalah sebaliknya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Air yang menggenang di pinggir aspal karena hujan yang tidak berhenti hampir 24 jam itu perlahan mengalir ke timur searah jalan raya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ya, air selalu mengalir mencari tempat yang lebih rendah. Dia akan berhenti ketika tidak lagi ditemuinya tempat yang lebih rendah lagi. Tentunya jika sudah tidak ada lagi lobang yang bisa dilaluinya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Alangkah fleksibelnya air. Dimanapun tempatnya, ia selalu bisa menyesuaikan diri. Seperti apapun bentuk wadah yang ia tempati senantiasa bisa diikutinya dengan sukarela. Dalam diamnya ia tenang dengan keseimbangan yang sempurna.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Saya jadi berfikir, seandainya ada seorang pemimpin yang bisa seperti air bersih. Selalu mengalir dengan tenang ke tempat-tempat yang jauh dibawahnya, sampai ke pelosok-pelosok dimana ada lorong yang lebih rendah dan membutuhkan alirannya. Bisa mengenali setiap sudut sekecil apapun tempat yang dilaluinya. Dan akan bermuara pada tempat semestinya dan kebersihannya mampu memantulkan cahaya sehingga bisa dipakai bercermin siapa saja.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pemimpin, yang seperti air bisa senantiasa mendinginkan bara merah walau ia harus menguap ke udara menjadi butir-butir uap lembut. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ketika ada anak-anak yang mengalami demam, air bisa bergaul dengan kain atau alat kompres yang ampuh untuk meredam gangguan demam itu.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Saya tidak bisa menjelaskan begitu banyak kegunaan air bersih bagi kehidupan mahkluk Tuhan di seputar bumi ini. Dan, yang pasti air (bersih) bisa menghilangkan dahaga siapa saja bahkan apa saja yang bertumbuh di bumi ini. Begitu sangat berharganya air.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pemimpin yang seperti air murni dan bersih menjadi obsesi saya untuk bangsa ini …….&amp;#160; &lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-6302980601760434056?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/6302980601760434056/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=6302980601760434056&amp;isPopup=true' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/6302980601760434056'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/6302980601760434056'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/07/air.html' title='AIR'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-7495324213899344377</id><published>2009-07-17T10:31:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.672-07:00</updated><title type='text'>BARANGKALI</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;Kata “Barangkali” kalau dipisah menjadi dua kata menjadi “Barang Kali” akan memiliki makna yang berbeda. Barangkali bisa berarti sebuah harapan yang kemungkinan bisa menjadi kenyataan. Contoh, “Siang ini mendung barangkali sebentar lagi hujan.”&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Sementara “Barang Kali” lebih bisa dikatakan sebagai kata majemuk, karena memiliki dua kata tapi hanya memiliki satu makna. Barang bermakna barang secara luas. Apa saja bisa dikatakan barang, entah itu barang hidup atau barang mati. Kali, jika dibaca dengan Bahasa Jawa artinya sungai. &lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Secara subyektif, menurut saya sendiri (tentu boleh kan?) ”Barang Kali” bermakna barang-barang yang ada di sungai. Segala macam barang yang ada di sungai bisa disebut barang kali. Termasuk ikan dan sampah.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Dalam kehidupan sehari-hari seringkali kita menemukan orang terlena dengan kata barangkali (barang kali). Penjudi adalah salah satunya. Dengan bekal uang sedikit ia akan pergi ke tempat perjudian dengan harapan,”Barangkali saya menang hari ini.”&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Ketika penjudi ini kalah hari itu, keesokan harinya ia datang lagi ke tempat perjudian masih dengan harapan yang sama, ”Barangkali saja menang.” Mimpi menang dalam berjudi adalah membeli harapan kosong yang sia-sia.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Apakah penjudi saja yang bisa dikatakan demikian? Tidak.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Masih banyak orang yang suka membeli mimpi. Di Televisi marak sms dan telepon quiz yang disiarkan secara langsung, biasanya pada tengah malam hingga dini hari. Kalau kita perhatikan, sepertinya acara ini adalah sia-sia. Sangat ironis sekali ketika berbagai pihak berusaha melarang perjudian dan memeranginya. Sementara banyak yang mengatakan energi listrik terbatas dan harus dihemat, tapi stasiun televisi yang mungkin sudah kehabisan format acara itu dengan leluasa menggelar quiz dengan menjanjikan hadiah jutaan rupiah. Apakah tidak lebih baik stasiun TV &lt;i&gt;shut down station&lt;/i&gt; saja untuk beberapa jam sambil mengistirahatkan perangkat dan juga para operatornya. Dengan demikian, bisa menghemat listrik. Kalau tidak ada acara itu pastilah berkurang orang yang akan membuang energi listriknya dengan mencoba ”Barangkali” dapat hadiah.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Kehidupan yang selalu mengedepankan ”barangkali” ibarat hidup dalam angan-angan. Berusaha meraih sesuatu dengan barangkali, tidak ubahnya berusaha meraih barang kali (barang di sungai). Orang yang suka memancing di kali belum tentu akan mendapat ikan yang sama, sama besar sama jenis atau bisa juga bukan ikan yang nyangkut di mata kailnya.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Demikian juga orang menjala di kali, barang kali yang masuk ke dalam jalanya belum tentu hanya ikan, jala itu akan menjaring bermacam-macam barang kali. Bisa sampah organik (yang keluar dari manusia atau hewan) bisa juga sampah anorganik.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Demikianlah kata ”barangkali” dengan arti yang sesungguhnya dengan ”barangkali” hasil modifikasi saya akhirnya memiliki arti yang tidak jauh beda. Yaitu hasil yang belum tentu sama dengan harapan kita. Orang yang menjala ikan berharap dapat ikan tapi jaringnya akan mendapatkan juga barang yang tidak diharapkan. Para penjudi dan pemimpi hadiah juga akan mendapatkan apa yang tidak diharapkan yaitu ”kekecewaan”&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Hidup dalam lingkup ”barangkali (barang kali)” adalah hidup yang penuh mimpi. Mimpi hanya bisa kita dapatkan bila kita tidur. Orang yang tidur itu pasif, tidak menghasilkan apa-apa. Mimpi mendapatkan jutaan rupiah dalam sekejab adalah sia-sia. Tapi berusaha kerja untuk mendapatkan uang walau hanya ribuan rupiah adalah tindakan nyata yang pasti menghasilkan.&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-7495324213899344377?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/7495324213899344377/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=7495324213899344377&amp;isPopup=true' title='27 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/7495324213899344377'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/7495324213899344377'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/07/barangkali.html' title='BARANGKALI'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>27</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-6131596379869877207</id><published>2009-07-17T01:19:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.681-07:00</updated><title type='text'>JAGO KANDANG</title><content type='html'>&lt;p&gt;Kakek saya memiliki keluarga yang cukup besar. Setiap liburan sekolah cucunya semua ngumpul di kampung. Suasana rumah jadi ramai sekali. Usia keponakan-keponakan dan saudara-saudara sepupu rata-rata masih dibawah 17 tahun. Dan jumlahnya pun cukup besar bila hendak membuat 2 tim kesebelasan sepak bola.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Yang menarik untuk diperhatikan bukan begitu besarnya keluarga itu, tapi ragam tingkah dan sifat mereka. Ada yang pendiam tak banyak bicara, ada yang ceriwis pandai melucu, ada yang tak banyak bicara tapi kakinya tidak bisa diam bahkan ada yang suka bicara dan tertawa-tawa sementara tingkahnya juga banyak dan sebagainya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Diantara berbagai ragam polah dan tingkah anak-anak itu terdapat juga yang bersifat agak aneh, ia suka berkelahi dengan teman-temannya di luar sana, tapi jika di rumah diam bagai penakut. Sementara itu ada juga beberapa yang di luar sana sangat pendiam tapi di lingkungan sendiri suka bikin ulah alias jago kandang (beraninya di rumah sendiri).&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Mengamati tingkah polah anak-anak, baik yang pendiam maupun yang berani atau yang jago kandang kita bisa memakluminya. Tapi jika sifat-sifat tersebut tercermin pada orang dewasa maka kedewasaan orang-orang tersebut patut dipertanyakan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Bangsa ini memiliki banyak anak dengan sifat yang beragam seperti halnya cucu-cucu kakek saya, bahkan lebih banyak. Dari sekian banyaknya itu terdapat sepersekian persen yang suka usil di negeri sendiri. Mereka beraninya hanya di dalam negeri dengan kata lain jago kandang.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Bali sebagai bagian dari kekayaan bangsa ini tidak cukup sekali telah menjadi korban peledakan bom. Dan jelas dinyatakan bahwa pelakunya adalah anak-anak negeri sendiri, bahkan beberapa pelaku tersebut sudah mendapatkan ganjarannya di ujung senapan regu tembak.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pagi tadi, kembali bangsa ini diuji. Jakarta diteror oleh meledaknya 2 bom. Belum diketahui secara jelas penyebab dan siapa yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Tapi menilik berbagai pengalaman yang terjadi beberapa tahun terakhir bukan tidak mungkin peristiwa ledakan bom kali ini juga dimotori oleh anak-anak bangsa sendiri.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kenapa mereka masih juga hidup di negeri kita sementara mereka tidak punya nyali membuat teror di negeri orang dan beraninya cuma menyengsarakan saudara-saudara kita sendiri. Sebagai jago kandang, mereka ini benar-benar bukan lagi manusia. Tubuh saja manusia, tapi otak dan perasaannya murni binatang. &lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-6131596379869877207?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/6131596379869877207/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=6131596379869877207&amp;isPopup=true' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/6131596379869877207'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/6131596379869877207'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/07/jago-kandang.html' title='JAGO KANDANG'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-311212180348340349</id><published>2009-07-16T09:44:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.689-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurang kerjaan'/><title type='text'>BENARKAH?</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Saat jalan-jalan di dunia maya tanpa sengaja menemukan sebuah web yang mau memberikan dolar secara cuma-cuma. Benarkah?&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tidak ada salahnya saya coba mendaftar. Tanpa ribet, hanya sebentar saja sudah terdaftar. Tapi syaratnya harus menginstal sebuah program bernama TickerBar. Dengan bekal sedikit keberanian-sebab akhir-akhir ini banyak virus bertebaran, dari virus H1N1 sampai H1N5-saya coba menginstalnya. Dan jreng… muncullah tickerBar itu persis di atas Mozilla saya. Loh kok gitu, jadi sempat kaget juga.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tapi, anti virus saya kok nyante aja, gak ada peringatan sama sekali. Wah berarti aman. Beberapa saat saya menunggu, dan tidak ada masalah. Sambil bekerja di rumah, saya tetap on line. Printer terus saja mencetak uang eh foto maksudnya, karena pelanggan terus berdatangan sampai pukul 10.30 tadi, bahkan ada beberapa orang yang ninggalin kerjaan. Jadi belum sempat nengok si “Bar” baru itu.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Selesai mengerjakan tugas, coba baca-baca di Web yang punya “Bar” itu, ternyata ada sesuatu yang bikin tanda tanya, sebab di akun saya dolarnya sudah nambah 0,01 dolar. Penjelasannya pakai bahasa asing jadi saya tidak begitu paham, kurang lebih ia mengatakan bahwa kita dibayar $0,01 per jamnya jika online. Dan itu terbukti dengan bertambahnya jumlah akun saya yang tadinya 0 saat baru saja mendaftar.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Benarkah? Ada yang mau coba &lt;a href="http://tickerbar.info/join_now.ghc?r=226380417"&gt;ini&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-311212180348340349?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/311212180348340349/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=311212180348340349&amp;isPopup=true' title='14 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/311212180348340349'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/311212180348340349'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/07/benarkah.html' title='BENARKAH?'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>14</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-7691064389960676772</id><published>2009-07-15T17:32:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.697-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengalaman'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ngawur'/><title type='text'>JALAN PINTAS</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;Jalan pintas adalah sebuah kata majemuk yang kurang lebih bermakna sebuah jalan yang diambil agar cepat sampai ke tempat tujuan. Jalan ini kita ambil untuk menghemat waktu, tenaga dan biaya. Ada alasan lain kenapa saya seringkali mengambil jalan pintas, yaitu menghindari kemacetan. Tentu saja kita bisa mengambilnya apabila “&lt;em&gt;Available&lt;/em&gt;”. Jika tidak, artinya kita telah memaksakan kehendak. Dan akan banyak pelanggaran yang diakibatkannya. Dan pastilah ia sangat beresiko, baik terhadap diri sendiri maupun orang lain bahkan bisa membahayakan jiwa sesama.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Satu contoh, untuk menyeberang jalan raya-biasanya di kota-kota besar-telah disediakan jembatan penyeberangan. Letak jembatan itu masih harus menempuh jarak 100 meter, padahal tempat yang kita tuju hanya 100 meter saja di seberang jalan. Apabila kita mengikuti arus yang seharusnya ditempuh kita menghabiskan waktu dan tenaga untuk berjalan sebesar kurang lebih 300 meter, 100 meter untuk berjalan menuju jembatan, 100 meter menyeberang di atas jembatan dan 100 meter dari jembatan ke tempat tujuan.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Seharusnya, keadaan ini tidak “&lt;em&gt;available&lt;/em&gt;” bagi kita untuk mengambil jalan pintas. Tapi seringkali kita mengabaikannya dan langsung saja menyeberang jalan tanpa memperdulikan keselamatan bersama para pengguna jalan. Padahal harapan kita sama, yaitu selamat sampai ke tempat tujuan. Tapi, dengan kenekatan tersebut siapa yang mau menjamin kita selamat sampai ke tempat tujuan? 50-50, itulah perbandingannya, kalau berhasil artinya kita selamat, kalau tidak bisa-bisa mati di tengah jalan karena disambar truk gandeng yang sedang melaju kencang. Beresiko dan sangat membahayakan.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Dalam keseharian kita seringkali saya menemukan orang-orang yang suka mengambil resiko dengan seenaknya mengambil jalan pintas. Tidak sedikit pula saya menemukan perilaku tersebut pasti menimbulkan kerugian banyak kalangan.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Contoh kasus lagi dan ini nyata, saya selalu mengambil jalan pintas bila pergi ke kota. Jalan yang saya lalui itu adalah jalan tembusan dari dan menuju sebuah 2 komplek perumahan. Perumahan ini tergolong besar dan memiliki dua pintu gerbang yang berada di arah yang berlawanan. Dengan melalui jalan ini saya menghemat waktu sekitar 10 menit untuk sampai ke tempat tujuan. Prasarana yang saya lalui tersebut juga cukup bagus, karena sudah beraspal walau kanan kiri jalan masih dipenuhi sawah ladang.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Tidak lebih dari 2 tahun prasarana jalan tersebut sudah hancur, bahkan saya harus membuang waktu 15 menit bila saya melaluinya. Jalan itu kini tidak lagi patut disebut sebagai jalan pintas. Kerusakan jalan yang relatif cepat ini bila diamat-amati disebabkan oleh tidak disiplinnya pengemudi truk besar dengan muatannya yang penuh. Mereka-sepertinya halnya saya tadinya juga bermaksud mengambil jalan pintas, tapi mereka tidak memperhatikan kelas jalan yang mereka lalui. Mereka tidak mengindahkan rambu lalin yang memberitahukan kendaraan apa saja yang bisa melewati jalan tersebut. Dan pelanggaran kecil ini tidak ditindak sehingga telah merusak prasarana yang ada.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;2 contoh ini mungkin cukup bagi kita untuk belajar bagaimana melalui jalan pintas yang benar. Jangan sampai kita memaksakan kehendak kita sehingga banyak orang yang dirugikan karena jalan pintas yang kita lalui itu memang tidak seharusnya bisa dilalui.&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-7691064389960676772?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/7691064389960676772/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=7691064389960676772&amp;isPopup=true' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/7691064389960676772'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/7691064389960676772'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/07/jalan-pintas.html' title='JALAN PINTAS'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-1037718031176360931</id><published>2009-07-07T19:36:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.704-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ngawur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurang kerjaan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Anekdot'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Omong Kosong'/><title type='text'>BEBERAPA HARAPAN</title><content type='html'>&lt;p&gt;Pilpres telah digelar hari ini. Hari-hari sebelumnya sempat terdengar di telinga saya beberapa harapan terlontar dari beberapa mulut. Harapan tersebut antara lain:&lt;/p&gt;  &lt;ol&gt;   &lt;li&gt;1.&amp;#160;&amp;#160; Orang Miskin (yang paham P-4) berharap :      &lt;ol&gt;       &lt;li&gt;Semoga presiden terpilih nanti benar-benar mampu memimpin bangsa ini ke arah kesejahteraan rakyatnya sesuai dengan amanat UUD’45 dan Pancasila. &lt;/li&gt;     &lt;/ol&gt;   &lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;2.&amp;#160;&amp;#160; Orang Miskin (yang awam) berharap :      &lt;ol&gt;       &lt;li&gt;Semoga presiden terpilih nanti bisa menyulap yang miskin jadi kaya, tanpa kekurangan.          &lt;ol&gt;           &lt;ol&gt;             &lt;ul&gt;               &lt;li&gt;&lt;/li&gt;             &lt;/ul&gt;           &lt;/ol&gt;         &lt;/ol&gt;       &lt;/li&gt;     &lt;/ol&gt;   &lt;/li&gt;    &lt;li&gt;3.&amp;#160;&amp;#160; Pengusaha berharap :      &lt;ol&gt;       &lt;li&gt;Semoga presiden terpilih nanti bisa memperjuangkan hak-hak dagang dan memperkecil pajak ekspor impor serta tidak berpihak pada buruh saja sehingga usahanya tidak pernah merugi. &lt;/li&gt;     &lt;/ol&gt;   &lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;4.&amp;#160;&amp;#160; Kaum Buruh (pinter) berharap :      &lt;ol&gt;       &lt;li&gt;Semoga presiden terpilih bisa memperjuangkan hak-hak buruh dan memperkecil pajak ekpor-memperbesar pajak impor sehingga bosnya untung dan gaji buruh meningkat. &lt;/li&gt;     &lt;/ol&gt;   &lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;5.&amp;#160;&amp;#160; Pekerjanya TPS yang tidak pernah bersyukur berharap :      &lt;ol&gt;       &lt;li&gt;Semoga Ada Pilpres putaran kedua. &lt;/li&gt;     &lt;/ol&gt;   &lt;/li&gt;    &lt;li&gt;&lt;/li&gt;    &lt;li&gt;6.&amp;#160;&amp;#160; Orang awam yang bijaksana berharap :      &lt;ol&gt;       &lt;li&gt;Semoga PILPRES tahun ini sukses tanpa banyak kendala, tidak ada pertikaian mengenai hasil penghitungan. Pokoknya semua lancar dengan presiden terpilih sesuai dengan harapan seluruh rakyat Indonesia. Tentunya tidak ada putaran ke-2, sekali saja cukup. Dan Lanjutkan perjuangan…. &lt;/li&gt;     &lt;/ol&gt;   &lt;/li&gt; &lt;/ol&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-1037718031176360931?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/1037718031176360931/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=1037718031176360931&amp;isPopup=true' title='14 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/1037718031176360931'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/1037718031176360931'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/07/beberapa-harapan.html' title='BEBERAPA HARAPAN'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>14</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-2625342893584009881</id><published>2009-07-05T08:31:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.711-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Nyata'/><title type='text'>Sisa Kenangan</title><content type='html'>&lt;span style="color:Blue;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Membongkari file-file lama nemu video kenangan tahun 2002. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Melas&lt;/span&gt; juga masa-masa itu. Teringat saat saat bersama kawan-kawan ketika malam menjelang. Kemana mereka sekarang, apa kabar kalian semua. Aku rindu masa-masa itu.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan hanya inilah yang tersisa.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:Blue;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-22bf898059ceb99b" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.blogger.com/img/videoplayer.swf?videoUrl=http%3A%2F%2Fvp.video.google.com%2Fvideodownload%3Fversion%3D0%26secureurl%3DqAAAAO3T1daHheEeH3ZcEQIwEb8sliOY_KcWpRF90F3J-ZEaWNWBVLk-TG4MlXEH1CA0FBtCp_JqlIForrGi46DOQ8AjwsFI4AbJgbt2t4o8Xz1gUecmQwybyJRv0qrbLCsLMzjse5KOTUJEvBLviqL-geTq1XsxlWUWYsbS68KDKVE294-HwNWpCfCllLFkZgfZUtDXdFekO7hJ2_6l_6AIEDY1Wfq-jemUp4cvxCPu4d-G%26sigh%3DJwiDfujcHyIi0FNzcht5OxQcmRY%26begin%3D0%26len%3D86400000%26docid%3D0&amp;amp;nogvlm=1&amp;amp;thumbnailUrl=http%3A%2F%2Fvideo.google.com%2FThumbnailServer2%3Fapp%3Dblogger%26contentid%3D22bf898059ceb99b%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw320%26sigh%3DE5ER1b_y0RPRDYGyfFzUp4ehBe4&amp;amp;messagesUrl=video.google.com%2FFlashUiStrings.xlb%3Fframe%3Dflashstrings%26hl%3Den"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;embed width="320" height="266" src="http://www.blogger.com/img/videoplayer.swf?videoUrl=http%3A%2F%2Fvp.video.google.com%2Fvideodownload%3Fversion%3D0%26secureurl%3DqAAAAO3T1daHheEeH3ZcEQIwEb8sliOY_KcWpRF90F3J-ZEaWNWBVLk-TG4MlXEH1CA0FBtCp_JqlIForrGi46DOQ8AjwsFI4AbJgbt2t4o8Xz1gUecmQwybyJRv0qrbLCsLMzjse5KOTUJEvBLviqL-geTq1XsxlWUWYsbS68KDKVE294-HwNWpCfCllLFkZgfZUtDXdFekO7hJ2_6l_6AIEDY1Wfq-jemUp4cvxCPu4d-G%26sigh%3DJwiDfujcHyIi0FNzcht5OxQcmRY%26begin%3D0%26len%3D86400000%26docid%3D0&amp;amp;nogvlm=1&amp;amp;thumbnailUrl=http%3A%2F%2Fvideo.google.com%2FThumbnailServer2%3Fapp%3Dblogger%26contentid%3D22bf898059ceb99b%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw320%26sigh%3DE5ER1b_y0RPRDYGyfFzUp4ehBe4&amp;amp;messagesUrl=video.google.com%2FFlashUiStrings.xlb%3Fframe%3Dflashstrings%26hl%3Den" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Crudi%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Crudi%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Crudi%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://www.buyblogreviews.com"&gt;&lt;img src="http://www.buyblogreviews.com/sponsoredImages/sponsoredpost.gif" alt="Blog Advertising" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-2625342893584009881?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/2625342893584009881/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=2625342893584009881&amp;isPopup=true' title='19 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/2625342893584009881'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/2625342893584009881'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/07/sisa-kenangan.html' title='Sisa Kenangan'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>19</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-7858523580201119046</id><published>2009-07-03T20:16:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.723-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengalaman'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ngawur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurang kerjaan'/><title type='text'>SCHEDULE</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CMELISS%7E1.B%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C05%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Entah apa maksud dari judul tersebut, tapi yang jelas mungkin itu berarti rencana tindakan, mungkin juga rencana kegiatan atau agenda suatu pekerjaan yang harus diselesaikan. Terus terang malas mencari definisi “schedule” yang sebenarnya. Biarlah otak awam yang saya miliki saja yang bicara.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Seorang teman mengeluh tentang “schedule” pekerjaannya sangat banyak, ia merasa berat akan melaksanakan semua kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan hari itu. Ia jadi enggan berbuat sesuatu sebab dirasa semua pekerjaan itu tidak akan bisa ia selesaikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Meskipun ia seorang teman, tapi ia adalah seorang manajer. Jadi apa boleh dikata, sayapun hanya diam mendengar keluhannya. Tapi dalam hati saya sempat terlintas sebuah ungkapan, “Bagaimana bisa selesai kalau setiap hari memulainya selalu terlambat.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Sebenarnya bukan karena beliau ini datang terlambat, tapi setiap sampai di meja kerja yang ia lakukan hanya berfikir kemudian mengeluh mengenai pekerjaannya. Keterlambatan melakukan kegiatan itu terhambat karena waktunya habis untuk berfikir. Kenapa beliau harus berfikir sebelum bertindak? Bukannya lekas bertindak sesuai dengan schedule yang telah dibuat?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Menurut saya yang ia fikirkan itu-kalau menilik dari keluhannya-mungkin karena schedulenya selalu penuh dan bertambah setiap hari.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Tapi menurut hemat saya, schedulenya bertambah karena ada beberapa kegiatan yang harusnya dilaksanakan pada hari sebelumnya tidak terlaksana, akhirnya mundur pada hari berikutnya. Demikian seterusnya hingga ia merasa pekerjaannya semakin banyak.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Sesederhana itu yang saya fikirkan. Jadi jelas, kenapa tidak kita selesaikan pekerjaan sesuai schedule hari ini hingga tidak membebani pekerjaan untuk esok?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.buyblogreviews.com/"&gt;&lt;img src="http://www.buyblogreviews.com/sponsoredImages/sponsoredpost.gif" alt="Blog Advertising" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-7858523580201119046?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/7858523580201119046/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=7858523580201119046&amp;isPopup=true' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/7858523580201119046'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/7858523580201119046'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/07/schedule.html' title='SCHEDULE'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-5361612703103891676</id><published>2009-07-01T23:03:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.734-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Nyata'/><title type='text'>MISTERI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SkxUS9UIs0I/AAAAAAAAANk/AoZzHAwZLiE/s1600-h/misteri.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SkxUS9UIs0I/AAAAAAAAANk/AoZzHAwZLiE/s400/misteri.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5353746741710074690" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;strong&gt;Coba perhatikan baik-baik&lt;/strong&gt;, menurut anda kira-kira gambar apa yang berwarna putih dan mendominasi foto di atas?&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Saya tidak hendak membuat isyu atau sekedar iseng dan &lt;em&gt;sensasi kacangan&lt;/em&gt; semacam berita-berita media massa yang berkedok infotainment tapi sebenarnya adalah gossip murahan yang dijual bebas, semacam kisah cinta Manohara, isyu selingkuhnya Rosa dengan Pasya Ungu, bentrok dalam rumah tangga Cici Paramida, foto bugil artis dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Apalagi kini sedang panas-panasnya suhu perpolitikan negeri ini yang beberapa hari lagi akan segera melaksanakan Pemilu Presiden. Pastilah banyak isyu-isyu yang terhembus untuk saling menyerang di kalangan para pengikut capres. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Kembali kepada foto yang sengaja saya posting ini. Sebelumnya akan saya perjelas, bahwa meskipun profesi saya sebagai tukang foto dengan sedikit memiliki kemampuan mengolah gambar menggunakan Adobe Photoshop, tapi saya benar-benar tidak berpartisipasi mengolah foto tersebut sehingga menjadi demikian. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Foto itu asli. Saya mendapatkannya dari seorang pelanggan yang selalu menggunakan jasa cetak foto dari &lt;em&gt;home studio&lt;/em&gt; saya. Hari itu, Selasa 30 Juni 2009 seperti biasa ia datang untuk mencetak gambar dari HP-nya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Gambar itu diambil menggunakan HP merk Nokia 6680 pada Hari Senin Malam di Desa Tirtoasri Kec. Tempurejo Kab. Jember Jawa Timur. Desa ini terletak kurang lebih 10 km ke arah timur dari desa saya. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Menurut keterangan pemilik HP, foto tersebut diambil ketika ada acara lepas pisah sebuah sekolah di desa itu. Di sekitar tempat berlangsungnya acara perpisahan ada sebuah surau kecil, di sanalah gambar itu diabadikan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Masih menurut pemilik foto itu, 3 anak yang siap menampilkan tari-tarian meminta kerabatnya untuk merekam gambar dan ada 3 buah media digunakan untuk berfoto, 1 kamera digital, 2 yang lain adalah HP berkamera dengan merk yang berbeda. Salah satu hasilnya adalah foto di atas.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Hasil pengambilan foto dari 3 media yang berbeda itu mendapatkan gambar yang serupa. Dan inilah yang membuat gempar malam itu. Hingga acara perpisahan yang seharusnya meriah menjadi kalang kabut dan terhenti di tengah jalan. Penonton dan undangan berhamburan pergi dari lokasi. Hampir semua orang ketakutan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Menurut pemilik hand phone gambar putih itu adalah gambar &lt;strong&gt;POCONG.&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Ketika tulisan ini saya buat saya belum mengklarifikasikannya secara detail mengenai kejadian tersebut. Bahkan saya gagal mendapatkan 2 foto dari media yang lain. Mungkin sudah terhapus karena ketakutan. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-5361612703103891676?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/5361612703103891676/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=5361612703103891676&amp;isPopup=true' title='13 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/5361612703103891676'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/5361612703103891676'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/07/misteri.html' title='MISTERI'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SkxUS9UIs0I/AAAAAAAAANk/AoZzHAwZLiE/s72-c/misteri.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>13</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-4049239944310632852</id><published>2009-06-30T05:56:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.744-07:00</updated><title type='text'>TIGA POSISI PEMIMPIN</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Pemimpin identik dengan orang yang selalu berada di depan untuk memimpin, mempertanggungjawabkan dan memiliki wewenang lebih dari para anggotanya. Pemimpin mempunyai kuasa untuk menentukan langkah dan arah dari sekumpulan orang yang dipimpinnya. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Pengertian itu mungkin salah. Maaf, saya sengaja menulis tanpa referensi yang seharusnya. Jadi pengertian tersebut sangat subyektif karena dipandang dari kaca mata saya pribadi dan hanya berdasarkan pengalaman, tanpa memiliki pengetahuan khusus di bidang kepemimpinan (&lt;em&gt;leadership&lt;/em&gt;)&lt;em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Kepemimpinan banyak diulas dalam berbagai buku bahkan seminar-seminar tentang kepemimpinan. Banyak para ahli menuliskan bagaimana cara-cara menjadi pemimpin yang sukses. Dengan mudah buku-buku itu dapat kita peroleh dan kita pelajari. Tapi dalam kenyataan, memiliki dan membaca buku-buku itu belum sepenuhnya membuat para pemimpin itu sukses.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Satu contoh nyata, di tempat kerja saya ada seorang manajer yang gagal dalam melaksanakan tugasnya karena dianggap kepemimpinannya jelek. Saya mengenal betul orang itu,  buku-buku tentang kepemimpinan banyak sekali dimilikinya. Seminar-seminar juga sering diikutinya. Ia duduk dalam jabatannya hanya karena kualifikasi pendidikannya memadai. Secara pribadi kepada saya Ia pernah mengakui bahwa ia tidak berhasil memimpin para stafnya, kenapa? Saya bilang bahwa ia belum berhasil dan bukan tidak bisa.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Secara awam saya menjelaskan 3 hal minimal yang harus dilakukan untuk seorang pemimpin. Meminjam istilah Ki Hajar Dewantara : &lt;em&gt;Ing Ngarso Sung Tulodho, Ing Madya Mbangun Karsa, Tut Wuri Handayani.&lt;/em&gt; Apa hubungannya?&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Begini,&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;em&gt;Ing Ngarso Sung Tulodho&lt;/em&gt; kurang lebih berarti Di Depan Memberikan Contoh. Sebagai seorang pemimpin bukan saja bebas memerintah seenak perutnya, mengawasi dan menindak tegas anak buahnya yang melanggar aturan yang ada. Tapi pemimpin harus bisa membuat mereka mengikuti aturan dengan cara memberikan contoh bagaimana tidak melanggar aturan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Artinya, pemimpin itu tidak kebal akan peraturan. Aturan yang ada adalah untuk semua, contoh: kalau jam kerja dimulai pukul 8 pagi, jadi pemimpin atau atasan jangan bisanya hanya marah-marah saja pada mereka yang datang terlambat. Sementara dia sendiri datangnya jam 9. Kalau kita jadi atasan, datanglah jauh lebih awal dari jam kerja yang sudah ditetapkan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Ini adalah semacam pemberian contoh kepada para bawahan untuk berdisiplin datang tepat waktu.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Demikian juga pada aturan-aturan yang lain. Sebelum kita sebagai atasan memarahi lalu memberi tindakan kepada anak buah yang melanggar sepatutnya kita telah melakukan hal yang benar terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Begitulah, seorang pemimpin harus bisa selalu memberikan contoh dan teladan bagi para bawahannya. Inilah posisi pemimpin yang pertamam, berada di depan memberikan contoh.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Hal kedua,&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;em&gt;Ing Madya Mbangun Karsa&lt;/em&gt;, kurang lebih ini bermakna Di Tengah Membangun Minat dan Keinginan serta memberikan dukungan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Sebagai pemimpin tidak selalu berarti berada di depan. Pemimpin juga harus bisa memposisikan diri di antara para anggotanya. Ia dituntut untuk mengerti gejolak yang terjadi pada para anggotanya. Dengar dan kumpulkan keluh kesah, permasalahan yang dihadapi mereka bahkan ide-ide yang muncul dari mereka. Setelah itu berikan saran-saran serta dukungan pada ide-ide brilian tersebut. Jangan membodohi anggota dengan mengesampingkan minat dan keinginan mereka dan  menganggap bahwa ide kita sendiri yang paling benar.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Contoh : jika ada permasalahan yang berhubungan dengan kinerja kelompok kita, sebaiknya kita juga meminta pendapat para &lt;em&gt;member&lt;/em&gt; untuk ikut serta memecahkan permasalahan tersebut. Anggaplah permasalahan yang timbul itu adalah permasalahan bersama yang harus diselesaikan secara musyawarah. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Hal terakhir,&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;em&gt;Tut Wuri Handayani&lt;/em&gt;, artinya di belakang mengikuti sebagai penurut yang baik serta mendukung segala kebijakan beserta peraturan-peraturan yang ada.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Pemimpin sememangnya juga harus mengerti dan ikut serta merasakan dan melakoni apa yang dilakukan bawahannya baik dalam suka dan duka. Pada posisi ini kita dituntut untuk bisa menjadi anggota. Apa yang anggota rasakan dan alami sebaiknya kita juga mengalaminya. Kita satukan diri kita dengan mereka di saat-saat mereka dalam kesedihan maupun dalam kesukacitaan. Kita baurkan diri kita jauh ke dalam keaadaan mereka. Kita anggap diri kita setara dengan mereka seolah duduk sama rendah berdiri sama tinggi. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Pada posisi ini kita akan senantiasa dituntut menjadi bawahan dimana seringkali kita tertindas oleh aturan-aturan. Dengan merasakan apa yang dirasakan para &lt;em&gt;wong cilik&lt;/em&gt; yang mungkin susah, baik secara moril, materiil maupun spirituil diharapkan kita sebagai pemimpin akan lebih bijaksana dalam mengambil keputusan.  &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Demikianlah, seorang pemimpin memang harus fleksibel. Bisa berada pada tiga posisi yang berbeda pada waktu yang bersamaan. Depan, tengah dan belakang. Memang susah. Tapi ini pernah saya lakoni hingga saya pernah sukses memimpin sebuah kelompok kecil di tempat kerja beberapa tahun silam.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-4049239944310632852?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/4049239944310632852/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=4049239944310632852&amp;isPopup=true' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/4049239944310632852'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/4049239944310632852'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/06/tiga-posisi-pemimpin.html' title='TIGA POSISI PEMIMPIN'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-3204070915990902348</id><published>2009-06-18T04:18:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.755-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengalaman'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apa adanya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Nyata'/><title type='text'>SULAP? : FOTO HITAM PUTIH JADI WARNA</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Bicara tentang &lt;em&gt;klise&lt;/em&gt; mengingatkan kejadian beberapa hari lalu di home studio saya.  Seorang customer cewek muda dan cantik datang dengan membawa lembar foto hitam putih ukuran 4x6 hasil cetak dari foto studio lain yang masih memiliki layanan foto hitam putih konvensional.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Dengan malu-malu si cantik yang baru lulus sekolah menengah atas setahun silam ini meminta saya agar foto hitam putihnya tadi dijadikan foto warna, sebab ternyata salah. Rupanya mini studio saya juga terkenal bisa merubah foto hitam putih jadi warna. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Dengan sabar dan berlama-lama (sengaja-mumpung cantik, xhi xhi xhi…!)  saya jelaskan kalau foto hitam putih dijadikan warna hasilnya tidak alami, akan kelihatan kalau foto tadi hasil reka komputer dan sebaiknya tidak digunakan untuk urusan resmi seperti melamar kerja atau persyaratan formal lainnya. Dan saya sarankan untuk berfoto di studio &lt;em&gt;kumuh&lt;/em&gt; saya saja. (Kalau mau, lumayan kan, bisa ngintip orang cantik lewat lobang kamera)&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Tapi nampaknya dia tidak mau foto lagi, ia &lt;em&gt;brengkel &lt;/em&gt;agar foto hitam putihnya itu saja dijadikan warna. Yaaa.... apa boleh buat. Sebagai pemberi jasa layanan yang berusaha baik terpaksa harus menuruti apapun permintaan konsumen dengan catatan tidak ada unsur pelanggaran pidana dan pemalsuan dokumen.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Setelah ada kesepakatan dari si gadis bahwa resiko ditanggung sendiri jika ada &lt;em&gt;komplain&lt;/em&gt;, maka saya segera meminta klise dari fotonya untuk dipindai (scan) dan direka-reka kemudian dicetak jadi berwarna. Tapi dia bilang klise-nya tidak dibawa. Akhirnya saya minta foto yang sudah jadi. Dia menyerahkan sebuah bungkus kecil berisi foto hitam putih berukuran 4x6 sejumlah 10 lembar.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Setelah proses memindai foto selesai saya serahkan foto-foto itu kembali. Tiba-tiba raut muka dia tampak aneh karena terkejut. Lalu katanya, "Lho, mas fotonya kok masih hitam putih? Katanya bisa berubah warna?"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Thoeng...oeng...oeng eeeeeeeeeeeeeeeeng....! Saya lebih terkejut. Dalam hati saya &lt;em&gt;mbatin&lt;/em&gt;, "Ini cewek cantik tapi o'on.... Memangnya saya tukang sulap?"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-3204070915990902348?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/3204070915990902348/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=3204070915990902348&amp;isPopup=true' title='36 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/3204070915990902348'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/3204070915990902348'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/06/sulap-foto-hitam-putih-jadi-warna.html' title='SULAP? : FOTO HITAM PUTIH JADI WARNA'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>36</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-431662532836093041</id><published>2009-06-14T16:40:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.763-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ngawur'/><title type='text'>KLISE</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Dalam dunia fotographi kuno hanya dikenal klise tanpa pewarnaan. Klise terdiri dari dua warna jika telah dicetak menjadi lembaran-lembaran foto. Dengan sebutan negative, klise untuk foto hitam putih akan terlihat berbalik dari hasil cetaknya. Jika dalam foto berwarna hitam maka pada klise terlihat putih transparan. Dan sebaliknya bila di dalam foto berwarna putih maka pada klise terlhat hitam.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Seiring dengan perkembangan dunia fotographi, akhirnya ditemukan pula proses pewarnaan pada foto. Klise yang digunakan dalam foto warna memiliki tekhnik pencetakan terhadap kertas warna berbeda dengan foto hitam putih. Proses pencetakan foto warna sedikit lebih rumit dari cetak foto hitam putih.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Sama halnya foto hitam putih, foto warna sebelum era digital juga menggunakan klise. Klise pada foto warna yang disebut negatif juga memiliki perpaduan warna yang bertolak belakang dengan hasil foto pada hasil cetaknya. Tehknik pencetakan foto warna adalah perpaduan filter warna yang terdiri dari tiga warna, yaitu &lt;em&gt;Cyan&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;Magenta&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;Yellow&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Disamping negatif, dalam tekhnik foto celluloid ini juga ada istilah positif filem. Klise yang disebut sebagai positif terlihat &lt;em&gt;real&lt;/em&gt; seperti hasil cetakan foto yang langsung bisa dilihat. Karena warnanya tidak terbalik.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Positif filem seringkali digunakan untuk pembuatan filem layar lebar daripada untuk kebutuhan cetak foto warna, di samping memiliki harga yang relatif mahal tehnik pemotretan dengan positif filem secara tekhnis lebih rumit.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Dengan adanya perkembangan teknologi digital yang sangat pesat akhirnya muncullah pembuatan foto dan video atau filem dengan tehknik digital. Teknologi digital terkini meramu ribuan warna untuk membentuk sebuah foto. Era digital telah melupakan manusia dari kata "KLISE" itu sendiri. Kalau dulu mungkin kita pernah mendengar orang mengatakan, "Wah, cerita dalam novel anu terlalu klise!"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Kata &lt;em&gt;klise&lt;/em&gt; dalam kalimat tersebut menggambarkan isi cerita novel anu tadi terlalu kuno dan mengedepankan kehidupan yang diisi oleh &lt;em&gt;hitam&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;putih,&lt;/em&gt; dimana hitam menggambarkan kejahatan dan putih mengambarkan kebaikan. Secara klasik &lt;em&gt;putih&lt;/em&gt; akan selalu mengalahkan si &lt;em&gt;hitam&lt;/em&gt; pada akhir ceritanya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Dari perkembangan era klise yang hitam putih ke klise warna kemudian menjadi digital dapat kita bayangkan bahwa kehidupan manusia semakin hari semakin rumit. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Permasalahan yang dulu hanya antara hitam dan putih, kemudian ada foto warna yang diramu dari 3 jenis warna lalu berkembang lagi dalam ribuan warna pada era digital yang sangat kompleks.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Begitulah kehidupan manusia terus berkembang komplit bersama segala permasalahannya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Pernakah anda memperhatikan filem Indonesia atau Sinetron Indonesia? Lalu pernahkah membandingkannya dengan produksi filem dari luar negeri?&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Setujukah anda jika saya mengatakan bahwa filem Indonesia atau sinetron-sinetron Indonesia hanya hasil kreatifititas dengan hayalan yang kuno alias &lt;em&gt;klise&lt;/em&gt;? &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Saya berpendapat demikian karena hampir semua kisah yang ada hanya tentang hitam dan putih. Selalu saja ceritanya tentang perlawanan si baik (putih) dengan si jahat (hitam). Perjalanan cerita melelahkan pada sinetron bersambung yang dalam proses pembuatannya selalu kejar tayang itu sebenarnya memiliki cerita serupa tapi tak sama antara judul yang satu dengan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Kebanyakan, di awal kisah si baik dijaili oleh si jahat. Lalu ada tokoh penengah yang netral dan pada akhirnya tokoh hitam (antagonis) akan dikalahkan oleh si tokoh baik (putih).&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Dalam cerita-cerita itu selalu menggambarkan bahwa si baik (putih) adalah tokoh yang sangat lembut dan sangat baik hati serta selalu mengalah ditambah taat dalam beribadah. Dan si jahat (hitam)  selalu digambarkan sebagai orang yang perangainya selalu buruk dan tidak bisa berbuat baik barang sedikitpun.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Itulah gambaran cerita rata-rata yang ada dalam dunia perfileman dan pesinetronan di Indonesia. Terlalu &lt;em&gt;klise&lt;/em&gt; dan kuno, padahal kita tahu bahwa sebenarnya tekhnik pembuatannya pun sudah tidak bisa dibilang kuno.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Tidak bisakah para pekerja filem dan sinetron itu membuat cerita yang lebih bermutu dan penuh warna seperti perkembangan teknik digital fotographi yang penuh warna?&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-431662532836093041?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/431662532836093041/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=431662532836093041&amp;isPopup=true' title='12 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/431662532836093041'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/431662532836093041'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/06/klise.html' title='KLISE'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-764143654553534473</id><published>2009-06-11T00:50:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.773-07:00</updated><title type='text'>SENSASI</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Dunia keantikorupsian di negeri ini tiba-tiba terperangah ketika orang nomer satu yang memimpin perang gerilya terhadap para koruptor – Bapak Antasari Ashar – ditetapkan sebagai tersangka sebuah pembunuhan berencana. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Kasus ini kemudian memanas dan asapnya menyebar ke seluruh media massa sampai ke pelosok. Setiap saat yang kita dengar, lihat dan baca hanya seputar pembunuhan itu. Seketika itu pula beberapa nama yang tadinya tidak dikenal menjadi sangat populer. Sebut saja Rani Yuliani yang disebut-sebut sebagai bibit dari pembawa petaka kejadian itu.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Rani yang hanya seorang gadis (status) biasa menjadi sangat terkenal dalam sekejap. Blog pribadinya yang lama tidak terurus dengan hanya 2 posting sukses mendatangkan  trafik pengunjung yang luar biasa. Komentar yang masuk mencapai lebih dari seribu. Dari komentar berupa makian, pelecehan hingga ceramah yang sebenarnya semua itu tidak penting buat si empunya. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Walau sedemikian terkenalnya Rani, namun khalayak tidak tahu dimana keberadaannya. Para kuli berita tidak ada yang berhasil menemukan dimana gadis beruntung yang malang itu berada. Foto-foto Rani yang sering terpampang baik di dunia maya maupun pemberitaan media massa hanyalah foto usang yang tidak ter-&lt;em&gt;update&lt;/em&gt;. Tidak satupun dari ribuan para pemburu foto berhasil mengambil gambarnya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Nama Antasari dan Rani yang sedang naik daun dan terbang ke segala penjuru arah itu tiba-tiba hilang oleh ulah Kapal Perang Diraja Malaysia yang dengan sangat arogan, licik, pengecut  dan tidak professional telah melanggar batas kedaulatan RI di perairan Ambalat.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Dunia persatuan dan kesatuan Republik ini terusik untuk memerangi Malaysia. Kontroversipun terjadi. Pemberitaan tentang Ambalat menjadi lebih dominan dari seorang Rani yang tidak jelas dimana ujung pangkalnya. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Ketika Ambalat berusaha mengusir pemberitaan Antasari, mendadak media membeberkan kasus Manohara, perempuan muda cantik jelita yang berhasil melarikan diri dari sang suami. Kabarnya sang suami adalah seorang pangeran sebuah kerajaan di Malaysia sana.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Kasus Manohara menjadi kontroversi yang sengit meluber kemana-mana. Banyak kalangan dikecam karena sebuah kisah cinta yang gagal dari seorang perempuan muda yang pasti tidak patut disebut gadis itu. Kecam mengecampun terjadi. Semua pihak mau menang dan dianggap benar. Kisah biduk rumah tangga yang gagal itu menjadi rumit ketika ternyata ada unsur pidana. Manohara mengaku telah "dikerjai" oleh suaminya di luar kewajibannya sebagai seorang istri. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Kisah Manohara masih terus berlanjut ketika seorang Ibu yang suka bermain-main di dunia Maya tiba-tiba diciduk dan dimasukkan sel selama 21 hari karena diadukan telah mencemarkan nama baik sebuah intitusi besar melalui internet.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Ibu Prita Mulyasari dituduh telah mencemarkan nama baik RS Omni Internasional melalui email yang menyebar bagai virus itu. Pemberitaan Ibu Prita yang hampir membuat simpati banyak orang ini tidak terlalu dominan oleh karena ulah Manohara yang dengan gencarnya akan mensomasi sana sini.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Dari beberapa kisah dalam berita di media massa tersebut bisa dikatakan adanya sebuah sensasi. Baik sensasi yang disengaja maupun tidak. Kita bebas menafsirkan mana sensasi yang disengaja maupun tidak. Sensasi yang disengaja pastilah menguntungkan beberapa pihak.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Tapi, apakah Bapak Antasari diuntungkan dengan pemberitaan kasusnya? Apakah Rani dirugikan? Tentara Malaysia merugi karena dianggap pengecut? Apakah Ibu Prita bersuka cita dengan pemberitaan atas tuntutan RS Omni Internasional? Bukankah ibu muda ini tidak sengaja, ia hanya berusaha curhat pada teman-temannya, ia pun pasti tidak mau tulisannya berbuntut sedemikian panjangnya. Atau Manohara yang akan jadi selebritis kaya karena beberapa orang siap mengorbitkannya sebagai artis yang belum apa-apa sudah terkenal itu?&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Kini pemberitaan media massa terpecah antara Manohara dan Ibu Prita. Kisah Manohara seharusnya tidak butuh banyak simpati, karena bermula dari permasalahan cinta monyet gadis bau kencur dengan seorang pangeran muda. Sedangkan kisah Ibu Prita ibarat jatuh tertimpa tangga.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Dunia media kadang aneh,  penikmat berita sukanya yang hot-hot, obyek berita ada yang suka diberitakan hingga ke ranah privasi yang seharusnya ditutup rapat, entah apa untungnya si obyek dengan sukarela mau diberitakan bahkan ada yang sengaja memanggil pers untuk membeberkan masalah rumah tangga hingga ke tempat tidurnya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Ah………..!&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Tiba-tiba saya juga ketularan ingin terkenal, lalu bagaimana caranya? Ada ide? Tapi yang enak-enak saja, ya? Bukan seperti kasus.kasus tersebut di atas, terkenal dengan cara-cara mengerikan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-764143654553534473?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/764143654553534473/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=764143654553534473&amp;isPopup=true' title='16 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/764143654553534473'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/764143654553534473'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/06/sensasi.html' title='SENSASI'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>16</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-8569572215049098587</id><published>2009-05-28T17:31:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.781-07:00</updated><title type='text'>JODOH dan REJEKI</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Sering kita mendengar ungkapan, &lt;em&gt;Hidup, Mati Jodoh dan Rejeki ada di Tangan Tuhan.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;			&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Benarkah?&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Saya tidak tahu bagaimana menjawab pertanyaan itu. Kenyataannya, rejeki masih kita tentukan sendiri. Bagaimana kita bisa dapat rejeki kalau kita hanya diam di rumah tanpa melakukan usaha barang sedikitpun. Pencuri saja harus berhati-hati dan bekerja keras untuk tidak ketahuan. Perampok saja harus berusaha keras berlatih bela diri dan menggunakan senjata api agar kegiatan keperampokannya sukses. Untuk dapat undian sabun mandi saja harus rajin mengumpulkan bungkus bekasnya. Mana ada rejeki yang datangya seperti hujan tercurah dari langit. Tidak ada bukan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Mungkin benar rejeki ada di tangan Tuhan. Tapi manusia harus tetap berusaha.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Demikian juga dengan jodoh. Kenyataannya, manusia bebas memilih siapa jodoh yang cocok bagi dirinya, walau pada akhirnya belum sampai anaknya usia 5 tahun sudah bercerai. Kalau terjadi hal itu kita hanya tinggal bilang, mungkin belum jodohnya. Ironis memang, bila kita percaya jodoh di tangan Tuhan. (Belum jodoh kok sampai punya anak, bahkan ada yang anaknya lebih dari 3).&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Beberapa bulan lalu, seorang staf yang masih gadis (sebut saja Reni) datang pada saya secara pribadi minta &lt;span style='text-decoration:line-through'&gt;dinikahi&lt;/span&gt; saran mengenai pilihan pendamping hidupnya. Dengan terus terang ia mengatakan bahwa sedang mengalami kesulitan dalam memilih calon suami.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Saat itu dalam kehidupan pribadinya ada 2 orang lelaki yang tengah mendekatinya.  Menurutnya 2 orang ini memiliki kelebihan dan keurangan yang berbeda dan bertolak belakang. Untuk kapasitas rasa kasihnya dinilai sama bobotnya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Sebut saja lelaki pertama dengan Si A, lelaki kedua dengan Si B. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Si A adalah seorang yang cacat secara fisik. Maaf, kakinya invalid sejak lahir. Masalah penampilan pastilah terbatas karena keadaannya tersebut. Tapi ia  adalah seorang yang ulet dan kreatif dalam bekerja. Sehingga pada usianya yang relatif muda ia telah berhasil mengelola toko jual beli handphone milik sendiri yang sukses. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Sementara Si B usianya sebaya dengan Si A. Ia sehat jasmani dan rohani. Secara penampilan tidak kurang sedikitpun untuk dibilang keren. Meskipun ia seorang sarjana, tapi Si  B ini bukan tipe pekerja kreatif seperti Si A. Ia pemalas. Kerjanya asal-asalan. Hidupnya mengandalkan kedua orangtuanya yang bisa dibilang tidak miskin. Bidang kerjanya adalah serabutan. Suka hati dia mau kerja dan berhenti kapan saja. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Begitulah gambaran 2 lelaki pilihan yang membingungkan Reni. Ia harus pilih yang mana?&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Saya hanya memberi gambaran bahwa mungkin ia harus memilih Si A jika menginginkan kehidupan yang layak. Karena secara ekonomi pastilah Si A bisa menghadapi segala macam gejolak perekonomian global yang tengah terjadi. Si A adalah lelaki yang kreatif dan tahan banting dalam permasalahan tersebut. Terbukti ia bisa mandiri walau ia hanya seorang yang cacat dan notabene bukan anak orang kaya. Bahkan ia telah berhasil mengentaskan kemiskinan kedua orang tuanya, sekaligus masih mampu membiayai seorang adiknya yang sedang kuliah. Sementara Si B hanya seorang yang masih belum memiliki visi yang jelas tentang masa depannya. Terbukti ia masih hidup sebagai asuhan orang tua walau usianya telah menginjak dewasa.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Gambaran kedua, jika Reni tidak menginginkan kehidupan dengan materi cukup ia  boleh memilih Si B walau harus bekerja keras agar rumah tangganya yang ditopang oleh penghasilannya sendiri terus berlanjut, sedangkan Si B selalu tidak memiliki pengahasilan tetap.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Sementara itu Reni membuat suatu pernyataan sendiri yang membuat ia bingung, jika memilih Si A ia harus rela menahan malu karena suaminya adalah seorang yang cacat. Ia harus siap kemana-mana berjalan di samping lelaki yang tidak seimbang dalam berjalan. Bila memilih Si B ia bangga karena punya suami tampan dan keren, walau ia harus siap hidup dalam kekurangan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Saran saya selanjutnya, jika Reni bersikeras memilih Si B,  maka ia harus bisa merubah visi Si B terlebih dahulu. Ia harus merubah kebiasaan yang sekarang agar tidak hanya minta ditopang kedua orang tuanya. Usahakan Si B memiliki kegiatan positif atau setidaknya memiliki penghasilan tetap walau sedikit.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Demikian, bulan-bulan telah berlalu Si Reni kembali datang dengan suatu keputusan bahwa ia harus memilih Si B, karena orangtuanya tidak menghendaki putrinya bersuamikan orang cacat, masalah rejeki nanti Tuhan pasti bisa memberikan jalan. Saya tidak berkomentar sedikitpun, pilihan telah dijatuhkan. Itu hak Reni mau dengan siapa. Dan mereka telah resmi bertunangan, tapi Si B masih juga seperti sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Jodoh boleh memilih, tapi rejeki diserahkan Tuhan. Aneh. Mana ada rejeki kalau kita malas. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-8569572215049098587?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/8569572215049098587/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=8569572215049098587&amp;isPopup=true' title='32 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/8569572215049098587'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/8569572215049098587'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/05/jodoh-dan-rejeki.html' title='JODOH dan REJEKI'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>32</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-8204244214525044281</id><published>2009-05-23T11:42:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.790-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurang kerjaan'/><title type='text'>SAPI</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Dulu, salah satu pelajaran yang tidak saya sukai adalah pelajaran biologi. Karena itulah mungkin saya tidak bisa mengingat apa saja yang pernah dipelajari. Hanya sedikit yang masih &lt;em&gt;nyantol&lt;/em&gt; di otak sampai sekarang. Itupun pasti berhubungan dengan yang aneh-aneh bila diamati. Salah satunya adalah binatang yang bernama SAPI. Entah benar atau tidak, kalau salah ya biarkan saja, namanya juga tidak suka. Katanya, sapi itu adalah binatang memamah biak. Dalam batok kepala saya makna memamah biak berarti tidak pernah berhenti makan. &lt;em&gt;Ngemiiiiil…….&lt;/em&gt; saja pekerjaannya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Eiiit! Sorry ya? Bukan maksud saya mengatai anda yang suka &lt;em&gt;ngemil&lt;/em&gt; itu mirip sapi,… ha ha ha… Tapi, saya hanya mengingatkan, janganlah kita hidup seperti sapi. Saat kerja, narik grobak, narik bajak, tidur dan lain-lain hampir semua kegiatannya selalu dibarengi dengan &lt;em&gt;ngemil&lt;/em&gt;. Seolah-olah ia hidup hanya untuk &lt;em&gt;ngemil&lt;/em&gt;. Ia rela bekerja keras hanya untuk &lt;em&gt;ngemil&lt;/em&gt;. Bisa dibilang, hidup untuk makan, bukan makan untuk hidup. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Ungkapan "&lt;em&gt;Hidup untuk makan atau makan untuk hidup&lt;/em&gt;" mungkin sering anda dengar. Tapi sekarang saya tertarik untuk membuat ulasan yang setidaknya menurut pandangan saya pribadi. Apa yang terjadi bila &lt;em&gt;manusia hidup untuk makan, bukan makan untuk hidup? &lt;/em&gt;Yang terjadi pastilah hancurnya tatanan hidup dan kehidupan. Kepuasan tidak pernah ada batasnya. Kenyangnya perut belum cukup untuk menghentikan manusia dari pekerjaan memakan. Naluri manusiawinya hilang, bisa-bisa teman sendiri tega memakannya. Tidak ada lagi perikemanusiaan. Dan apakah ini terjadi pada kehidupan kita?&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Jawabnya adalah Ya, ada. Beberapa gelintir manusia memiliki sifat SAPI yang suka "makan". Mereka ini tidak menyadari bahwa hidup mereka untuk makan. Akhirnya apa yang terjadi? Banyak cara menjadi halal ketika mereka dengan sendiri atau berjamaah menghabiskan uang Negara. Walau penghasilan mereka telah lebih dari cukup menurut ukuran saya, tapi mereka dengan laparnya menggasak sana sini, tidak peduli orang-orang di sekitar mereka kelaparan. Pungutan liar jadi budaya yang memilukan. Mulut manis berbisa penuh dengan taring-taring tajam siap merobek-robek dan mengunyah bahkan menelan siapa saja yang ada di depannya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Akan berbeda halnya bila kita memiliki kebiasaan "&lt;strong&gt;makan untuk hidup&lt;/strong&gt;". Tabiat kita tidak akan serakah, karena kebutuhan makan adalah syarat agar ada energy yang masuk untuk bekal hidup, bukannya mengenyangkan perut sekenyang-kenyangnya hingga membuat naluri kemanusiaan hilang oleh otak-otak penuh nafsu angkara murka. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Orang yang bertabiat makan untuk hidup akan selalu berfikir "&lt;em&gt;apa yang bisa kita makan besok&lt;/em&gt;" tapi bagi mereka yang berpegang pada "hidup untuk makan" akan selalu berfikir "&lt;em&gt;Siapa yang akan kita makan besok&lt;/em&gt;"&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-8204244214525044281?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/8204244214525044281/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=8204244214525044281&amp;isPopup=true' title='26 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/8204244214525044281'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/8204244214525044281'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/05/sapi.html' title='SAPI'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>26</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-8708271998719810318</id><published>2009-05-20T08:30:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.799-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips'/><title type='text'>POSTING CEPAT DENGAN MICROSOFT OFFICE 2007</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Dari judulnya barangkali anda semua sudah tidak asing. Artikulasinya jelas, membuat posting dengan menggunakan Microsoft Office 2007.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Tapi tidak ada salahnya kalau saya coba berbagi pengalaman di sini. Ini tidak lepas dari permintaan seorang teman yang meminta agar saya memberikan cara-cara membuat artikel secara cepat menggunakan office. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Mulanya saya pikir Microsoft office 2007 hanya memiliki fitur tambahan yang sedikit saja dengan keluaran sebelumnya. Ternyata, tanpa sengaja ketika sedang ingin menulis, saya coba buka &lt;em&gt;new document&lt;/em&gt;, lho kok ada &lt;em&gt;new blog post&lt;/em&gt;. Iseng-iseng saya coba saja dan ikuti langkah-langkahnya, eh tidak tahunya malah langsung bisa berhubungan dengan bloger dan postingan tidak sengaja sayapun diterbitkan. Asyik juga. Akhirnya saya selalu membuat posting di blog dengan menggunakan program ini. Disamping mudah, cepat dan bisa membuat variasi huruf sesuka hati kita semudah kita membuat dokumen word.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Bagi anda yang belum mengenal dan ingin coba, seperti inilah langkah-langkahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SgxSWIkTxbI/AAAAAAAAAMI/UIYtKP_Oj-o/s1600-h/Untitled-1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SgxSWIkTxbI/AAAAAAAAAMI/UIYtKP_Oj-o/s320/Untitled-1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335730198737569202" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SgxSWbIiGpI/AAAAAAAAAMQ/BJdgleHl1zA/s1600-h/Untitled-2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SgxSWbIiGpI/AAAAAAAAAMQ/BJdgleHl1zA/s320/Untitled-2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335730203721341586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SgxSWRyxobI/AAAAAAAAAMY/iOMog7gzY8s/s1600-h/Untitled-3.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SgxSWRyxobI/AAAAAAAAAMY/iOMog7gzY8s/s320/Untitled-3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335730201214165426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SgxSWtwFEaI/AAAAAAAAAMg/mO35oYJbKSo/s1600-h/Untitled-4.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SgxSWtwFEaI/AAAAAAAAAMg/mO35oYJbKSo/s320/Untitled-4.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335730208719049122" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Pertama, buka program microshoft office anda lalu buka new dengan meng-klik menu seperti pada gambar – 1. Akan keluar menu seperti gambar-2. Pilih &lt;em&gt;new blog post&lt;/em&gt;, maka akan keluar tampilan new document khusus untuk menulis artikel di blog anda. Sebelum anda mulai menulis, sebaiknya anda mengatur akaun anda terlebih dulu agar artikel anda nanti bisa langsung dikirim ke dasbor bloger atau WP, bisa juga langsung di posting hanya dengan sekali klik. Untuk mengatur akaun anda klik pada menu &lt;em&gt;Manage Accounts&lt;/em&gt; (lihat gambar 3).  Setelah terbuka jendela baru seperti gambar-4 maka anda ikuti arahan selanjutnya. Ini pendting karena &lt;em&gt;word&lt;/em&gt; akan menghubungkan langsung lembar tulisan anda dengan bloger aau penyedia layanan blog lain seperti WP. Pilih layanan blog yang anda miliki. Jangan kwatir, ia bisa menyediakan lebih dari satu layanan. Anda tinggal memasukkan user name dan password saja. Dan anda tinggal pilih mana layanan yang dijadikan default sebagai tempat dimana anda akan memposting artikel yang hendak anda tulis.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Dengan menggunakan program ini kita bebas menggunakan fitur yang ada pada word. Kita tidak dituntut untuk mahir kode-kode penulisan untuk membuat tulisan rata tepi kanan kiri, tulisan dengan center (tengah), tulisan berwarna, tulisan miring, jenis huruf dan sebagainya. Pokoknya mudah sekali.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Kalau anda sudah selesai membuat artikel anda tinggal klik menu "Publish" (Klik pada tulisan "Publis" akan memudahkan anda memilih tulisan anda langsung diposting atau hanya dijadikan draft). Jika tulisan anda ingin diputus dengan &lt;em&gt;readmore&lt;/em&gt;, sebaiknya anda pilih "&lt;em&gt;Publish as draft&lt;/em&gt;", sebab anda masih harus mengatur pemutusan &lt;em&gt;readmore-&lt;/em&gt;nya melalui dasbor pada edit entry di Bloger (jika anda menggunakan layanan bloger).  Dan bila anda ingin tulisan anda langsung diposting, klik saja menu "&lt;em&gt;Publish&lt;/em&gt;" maka tulisan anda akan langsung terposting di Blog anda saat itu juga dengan catatan sambungan internet anda aktif.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Mudah bukan?&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Selamat mencoba&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-8708271998719810318?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/8708271998719810318/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=8708271998719810318&amp;isPopup=true' title='17 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/8708271998719810318'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/8708271998719810318'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/05/posting-cepat-dengan-microsoft-office.html' title='POSTING CEPAT DENGAN MICROSOFT OFFICE 2007'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SgxSWIkTxbI/AAAAAAAAAMI/UIYtKP_Oj-o/s72-c/Untitled-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>17</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-8203765983132389385</id><published>2009-05-18T08:57:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.806-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='AKU UNTUK NEGERIKU'/><title type='text'>BANGKIT</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;101 tahun silam, pada Hari Minggu, 20 Mei 1908 Pemuda Soetomo menyatakan bahwa hari depan bangsa dan Tanah Air ada di tangan bangsa sendiri. Bersama kawan-kawan yang sebelumnya melalui diskusi serta pertemuan demi pertemuan yang panjang akhirnya pada hari itu juga didirikan Perkumpulan Boedi Oetomo. Berdirinya organisasi ini telah direspon baik oleh semua kalangan sebagai bentuk organisasi yang nasionalis. Semangat persatuan dan persatuan berbangsa dan bertanah air Indonesia telah lahir. Walau perjalanan organisasi ini tidak berjalan mulus, tapi pada akhirnya Pemerintah selalu memperingatinya sebagai Hari Kebangkitan Nasional.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Seabad lebih satu tahun Kebangkitan Nasional lahir, apakah ini berarti jiwa nasionalis Bangsa Kita setua umurnya? Pertanyaan yang melesat begitu saja dalam pikiran saya. Entah apa jawabannya. Keadaan negeri ini sepatutnya lebih baik dari 101 tahun silam dimana negeri ini diperintah oleh bangsa asing. Keadilan dan kemakmuran tentulah sangat jauh dari kenyataan. Kini Negara yang kaya akan budaya dan sumber daya alam ini telah diperintah oleh bangsa sendiri, harapan kita adalah negeri yang makmur sejahtera. Bisakah?&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Semoga. Dan tugas kita tidak hanya sekedar berdo'a saja. Apalagi menuntut yang macam-macam pada pemerintah. Tunjukkan jiwa kebangsaan kita. Bagaimanapun juga negeri ini adalah milik kita bersama. Bangkitlah dan terus bangkit berjuang sesuai profesi kita. OK?&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Salam persatuan dan kesatuan. MERDEKA……………….!&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-8203765983132389385?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/8203765983132389385/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=8203765983132389385&amp;isPopup=true' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/8203765983132389385'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/8203765983132389385'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/05/bangkit.html' title='BANGKIT'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-194933195401949481</id><published>2009-05-18T08:00:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.815-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurang kerjaan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Omong Kosong'/><title type='text'>KETIKA HAMIL</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Dalam sebuah pertemuan ibu-ibu, Bu Panda membawa 2 anaknya. Satu putra berusia 7 tahun, satunya lagi putri berumur 5 tahun. Dua anak sekandung sepersusuan itu memilki sifat yang sangat jauh bertolak belakang. Si anak pertama banyak tingkahnya, maklum mungkin karena anak lelaki. Sementara anak keduanya sangat pendiam dan manis tidak banyak tingkah tapi kelihatan begitu cerdas. Terbukti ketika ada yang menanyainya, ia bisa menjawab pertanyaan tersebut dengan sangat lancar dan lucu walau jawabannya mungkin salah, maklum usianya baru 5 tahun.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Seorang ibu lain, sebut saja namanya Bu Norman. Ibu satu anak ini gemas sekali melihat tingkah anak Bu Panda yang menurutnya over acting itu. Dengan tidak sungkan-sungkan akhirnya Bu Norman memaksakan diri untuk bertanya mengenai anak itu pada ibunya,&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 70pt'&gt;Bu Norman    :    "Duuuuh, nuwun sewu, ya Jeng.... Saya penasaran ... kenapa anak ibu yang pertama kok nakal sekali gitu ya... Ndak seperti adiknya. Sudah pendiam, manis, lucu, pinter lagi....!!!?"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 70pt'&gt;Bu Panda    :    "Iya tu Bu...., ndak tahu kenapa.... saya sendiri kadang-kadang heran. Tapi saya juga sering berfikir. Mungkin itu juga karena salah saya, Jeng!"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 70pt'&gt;Bu Norman    :    "Lho memangnya kenapa. Apa ada yang salah? Waktu hamil barangkali?"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 70pt'&gt;Bu Panda    :    "Yaaaaah,..... itulah yang seringkali terpikir oleh saya."&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 70pt'&gt;Bu Norman    :    "Salah ngidam....?"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 70pt'&gt;Bu Panda    :    "Bukan....!"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 70pt'&gt;Bu Norman    :    "Lalu kenapa?"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 70pt'&gt;Bu Panda    :    "Gini lho, Jeng. Suami saya itu, waktu pengantin baru dulu seringkali bilang, kalau hamil nanti saya diminta suka muter musiknya Mozard. Menurut dia sih biar sang bayi nanti bisa jadi anak yang cerdas. Entah darimana ia dapat teori begituan..."&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 70pt'&gt;Bu Norman    :    "Emmm... Iya iya... saya juga pernah dengar tentang Mozart itu." &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 70pt'&gt;Bu Panda    :    "Ia tidak sekedar ngomong aja lho, Jeng! Keika tahu saya hamil ia belikan saya seperangkat alat stereo lengkap. Ada walk men, ada Hi Fi. Trus, dibelikan juga satu set kira-kira ada 10 keping CD Mozard. Komplit. Sebelum berangkat kerja ia menyempatkan diri memutar musik itu untuk saya. ....."&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 70pt'&gt;Bu Norman    :    "Emmmm..... terus..."&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 70pt'&gt;Bu Panda    :    "Tahu sendiri kan, Jeng. Musik itu membosankan! Tapi jadinya, ya seperti anak kedua itu. Sudah pendiam, pinter lagi."&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 70pt'&gt;Bu Norman    :    "Lho yang pertama kok ndak...?"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 70pt'&gt;Bu Panda    :    "Ya, itu dia masalahnya. Kalau suami saya pergi kerja, saya ganti Mozardnya dengan musik Rock, RnB, Dangdut kadang-kadang Koplo...."&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 70pt'&gt;Bu Norman    :    "Chk chk chk ... mungkin juga ya...?"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-194933195401949481?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/194933195401949481/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=194933195401949481&amp;isPopup=true' title='16 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/194933195401949481'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/194933195401949481'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/05/ketika-hamil.html' title='KETIKA HAMIL'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>16</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-702246703678217202</id><published>2009-05-16T08:00:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.828-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurang kerjaan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Omong Kosong'/><title type='text'>KAWIN PAKSA</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Ini adalah sebuah kisah lama yang tidak jelas siapa penulis atau pembuatnya. Saya juga sudah lupa dari mana cerita ini saya dengar. Kini saya coba ceritakan kembali dengan bahasa yang mutakhir. O ya, yang anti pornographi sebaiknya tidak membaca artikel ini.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Begini kisahnya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Masa itu adalah masa dimana orang tua suka menjodohkan anaknya. Anak seperti tidak punya otoritas dan kuasa dalam menentukan dan memilih calon istri atau calon suami bagi dirinya sendiri. Walau dengan berat hati bagaimanapun juga si anak akan tetap menuruti kemauan kedua orangtuanya agar tidak dicap sebagai anak durhaka.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Pak Kamto, sebut saja namanya begitu. (bukan nama sebenarnya) telah menjodohkan putranya bernama Kangmas dengan putri sahabatnya bernama Dimas. Perkawinan yang tidak didasari cinta kedua anak manusia itu berlangsung meriah dan megah. Maklum Pak Kamto adalah salah satu orang terpandang di desanya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Perkawinan telah berjalan selama 1 tahun. Tapi Pak Kamto belum juga mendapatkan tanda-tanda akan mendapatkan seorang cucu dari putra pertamanya itu.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Suatu hari Pak Kamto memanggil Kangmas. Ia sangat ingin sekali tahu kenapa sang menantu belum juga hamil, padahal seharusnya dengan usia perkawinan 1 tahun sudah menimang bayi mungil. Ini teori Pak Kamto, hari ini nikahan malam langsung tembak di tempat dan bulan depan si istri pasti terlambat bulan alias hamil.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Dengan teori tersebut Pak Kamto penasaran mengenai ketidakhamilan Si Dimas, istri anaknya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Saya tahu apa yang hendak Bapak bicarakan," Ujar Kangmas menebak apa yang hendak dibicarakan oleh Pak Kamto. "Sayapun sudah lama ingin membicarakannya."&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"O ya? Tentang apa coba?" Kata Pak Kamto&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Kenapa Dimas istri saya itu tidak hamil, bukan?" &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Tepat. Bapak dan ibumu ini sudah merindukan cucu, Kangmas! Usia pernikahan kalian kan sudah setahun, tapi kenapa belum ada tanda-tanda kehamilan." Ujar Sang Bapak, "Apa ada yang salah dengan…. Ehm… kesuburan kalian?"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Kangmas tersenyum, "Bapak bapak... saat bapak dan ibu berniat menjodohkan kami waktu itu, saya sudah bilang bahwa kami butuh waktu untuk saling dekat, untuk saling mengenal dan kemudian saling membutuhkan sebagai suami istri...."&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Lha,.... apa waktu setahun belum cukup untuk saling mengenal terus mendekat...?&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Kangmas menunduk dan mempermainkan kedua tangannya yang saling menggenggam dalam pangkuan. Lalu...&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Selama itu pun kami belum juga bisa saling dekat, Pak. Kami belum melakukan kewajiban kami sebagai suami istri. Bahkan kami mau mohon ijin untuk cerai....!"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Apa? Cerai..?" Pak Kamto terperanjat. Bukan saja jantung, bahkan bola matanya hampir copot karena terkejut.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Edan,... edan...edan... dunia memang sudah edan." Pak Kamto berdiri sambil berkacak pinggang.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Apa kamu ndak ingat. Pesta pernikahan kalian adalah yang terbesar di desa ini. Berapa biaya yang sudah keluar. Bapakmu ini orang terhormat dan terpandang. Kalian seenaknya sendiri mau minta cerai. Apa kata dunia, hah?" Pak Kamto mulai marah.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Tapi, Pak....kami benar-benar tidak cocok."&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Tidak cocok bagaimana. Yang namanya laki-laki dengan perempuan ya pasti cocok. Kalian saja yang tidak tahu bagaimana cara mencocokkannya." Kata Pak Kamto kesal. "Pokoknya, tidak ada perceraian. Kalian harus jadi suami istri sampai tua seperti bapak dan ibumu ini. Titik. Tidak ada alasan cinta dan tetek bengeknya itu."&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Kangmas hanya mengangguk lesu.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Besok malam kamu beserta istrimu temui bapak lagi. Sekarang Bapak mau ke tempatnya eyang, mohon petunjuk." Ujar Pak Kamto seraya ngeloyor meninggalkan Kangmas dalam ketakutan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Malam itu Pak Kamto bersama istrinya bertandang ke rumah orangtuanya, eyang si Kangmas untuk membicarakan masalah yang terjadi pada anak dan menantunya. Selesai meminta petunjuk Pak Kamto langsung pulang. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Keesokkan harinya Kangmas dan Dimas, suami istri yang tidak &lt;em&gt;atut&lt;/em&gt; itu menghadap Pak Kamto. Kedua mempelai yang masih original walau sudah setahun itu seperti ketakutan. Mereka seolah terdakwa yang menunggu vonis sang hakim. Tunduk seperti pesakitan di hadapan sidang.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Tapi anehnya, Pak Kamto tersenyum senyum melihat kedua pasang anak manusia itu. Ia yakin sekali bahwa petunjuk dari orang tuanya yang didapat kemarin akan berhasil menyatukan perkawinan mereka.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Kangmas,... dan kau Dimas..." Pak Kamto membuka acara pertemuan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Kedua pasang manusia yang berada dihadapan Pak Kamto tidak menjawab. Mereka mendongak dan memandang orang tua itu penuh harap.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Kalian boleh bercerai….!" Lanjut Pak Kamto.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Kedua orang muda itu wajahnya langsung &lt;em&gt;sumringah&lt;/em&gt;. Keinginan mereka untuk terbebas dari perkawinan paksa akan segera terpenuhi.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Eit, jangan senang dulu. Masih ada tapinya...." Ujar Pak Kamto lagi.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Ada syaratnya, Pak?" tanya Kangmas yang hampir bergembira ria itu.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Iya dong. Bapak kan sudah mengeluarkan banyak biaya dan tenaga untuk perkawinan kalian. Bukannya bapak mau kalian mengembalikan itu semua. Bapak hanya ingin kalian melakukan satu syarat saja sebelum kalian boleh benar-benar bercerai,"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Kedua manusia dewasa di hadapan Pak Kamto tiba-tiba saling berpandangan seperti menyetujui persyaratan itu.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Baiklah, Pak. Apa syaratnya?" Tanya Kamto kemudian.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Tanpa mempedulikan rasa heran dari anak dan menantunya itu, Pak Kamto mengeluarkan 2 buah biji asam jawa dari dalam kantung plastik di sakunya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Begini. Ini dua biji buah asam. Untuk Kangmas satu dan Dimas satu."&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Kangmas dan Dimas terheran-heran belum mengerti maksud orang tua itu.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Kalian harus mengadu dua biji buah asam ini sampai salah satunya pecah." Lanjut Pak Kamto menjelaskan sambil mengulurkan biji buah asam jawa itu kepada mereka masing-masing satu. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Dan ini perekat." Pak Kamto kembali mengulurkan sebuah botol kecil kepada mereka.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Caranya, lekatkan biji itu pada pusar kalian masing masing lalu adu dua biji itu, benturkan satu sama lain sampai salah satunya pecah. Nah mudah kan?"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Pak Kamto mengakhiri petunjuknya sambil tersenyum penuh kemenangan. Tapi kedua pasang suami istri itu belum juga mengerti maksudnya. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Ayo lekas pergi dan lakukan...!"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Tapi, Pak.????" Kangmas terbata.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Sudah.... lakukan itu dalam kamar kalian, mulai sekarang. Katanya mau cepat-cepat cerai."&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Dua orang itu masih tidak beranjak juga.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Baiklah, sini..!" Pak Kamto memanggil Kangmas agar mendekatinya."Biar bapak yang melekatkan biji itu pada pusarmu. Dan Dimas, sana pergi ke ibumu biar dia lekatkan biji asam itu ke pusarmu."&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Kangmas mendekati Bapaknya. Dimas pergi ke kamar ibunya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Proses melekatkan biji asam ke pusar Kangmas oleh bapaknya dan Dimas oleh ibu telah selesai.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Nah, sekarang juga kalian pergi masuk kamar. Adu dua biji asam jawa itu sampai pecah. Saya beri waktu kalian paling lama 3 bulan. Kalian harus melakukannya tiap hari bila ada kesempatan sampai biji asam itu benar-benar ada yang pecah."&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Jangan dibayangkan, proses adu dua biji asam itu pasti mengerikan. Sama saja dengan proses adu pusar antara dua manusia berlainan jenis. Apalagi mereka berdua harus sama-sama bertelanjang perut. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;1 bulan berlalu belum ada kabar pecahnya salah satu biji asam jawa dari Kangmas dan Dimas. Hingga bulan ke-3 pun telah terlampaui. Dan bulan ke-4 ternyata Dimas dikabarkan terlambat bulan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Ternyata proses adu buah biji asam jawa dengan pusar telah jitu membuat Kangmas dan Dimas sukses menjadi suami istri hingga beranak pinak.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-702246703678217202?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/702246703678217202/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=702246703678217202&amp;isPopup=true' title='15 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/702246703678217202'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/702246703678217202'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/05/kawin-paksa.html' title='KAWIN PAKSA'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>15</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-4527449831934645265</id><published>2009-05-15T08:00:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.837-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Nyata'/><title type='text'>BONGKAR PENGALAMAN PAHIT-5</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:#00b0f0'&gt;BAGIAN-5 : MELAMAR KERJA DAPAT MAKIAN&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Akhirnya giliran saya masuk kantor untuk wawancarapun tiba. Jam sudah menunjukkan pukul 11 siang. Pisang goreng pengganjal perut sepertinya sudah ludes dicerna usus. Terdengar suara &lt;em&gt;krucuk-krucuk&lt;/em&gt; dari &lt;em&gt;kampung tengah&lt;/em&gt; itu. Tapi saya tidak peduli. Sebab saya yakin masa depan cerah sedang menanti.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Saya ketuk pintu lalu membukanya, dan mengucap."Selamat siang, Pak!"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Silahkan." jawab seorang bapak-bapak muda yang akan mewawancarai. "Duduk...!"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Terima kasih, Pak!" Saya menyodorkan formulir yang sudah saya isi. Bapak itu melihatnya sekilas.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Persyaratannya?"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Ini, Pak." saya menyerahkan map kuning berisi lembar-lembar pesyaratan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Dibukanya map itu. Hanya sekilas saja dari lembar satu ke lembar yang lain. Kemudian ia menatap saya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Dari Jember, ya?&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"I..i..iyaa..."&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Tidak ada pengalaman kerja?" saya ditanya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Tidak ada, Pak. ...sebab sebenarnya saya juga masih bekerja di tempat asal saya...."&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Saya tidak sempat menyelesaikan kalimat saya yang jujur itu. Si bapak ini tiba-tiba menutup map kuning saya agak sedikit keras. Terkejut juga saya dibuatnya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Lalu....&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Mas,.... tolong anda lihat ke luar sana. Di sana masih banyak yang belum bekerja. Apa anda tidak sadar bahwa seharusnya anda lebih bersyukur karena sudah bekerja? Untuk apa anda masih &lt;em&gt;repot-repot&lt;/em&gt; cari pekerjaan lain.  Maaf saya tidak bisa pertimbangkan permohonan anda. "Silahkan..." tangannya mempersilahkan saya keluar ruangan. "masih banyak yang harus saya kerjakan untuk menolong mereka..."&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Terima kasih... Selamat siang, Pak!" Ucap saya seraya mengambil stofmap kuning milik saya dan segera beranjak keluar dari ruangan itu.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Saya merasa ucapan itu terlalu keras. Mungkin saya terlalu sensitif karena kelaparan. Pengorbanan dua hari ini terasa sia-sia. Sudah begitu masih diceramahi. Dengan langkah lunglai saya pergi dari tempat itu. Stofmap bersama isinya saya buang ke tempat sampah di halaman itu.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Saya harus cari makanan dengan sisa uang saya dan pulang.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='color:#00b0f0; font-family:Amaze'&gt;&lt;em&gt;&lt;span style='font-size:12pt'&gt;**************&lt;/span&gt;&lt;span style='font-size:28pt'&gt;Selesai&lt;/span&gt;&lt;span style='font-size:12pt'&gt;**************&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-4527449831934645265?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/4527449831934645265/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=4527449831934645265&amp;isPopup=true' title='18 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/4527449831934645265'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/4527449831934645265'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/05/bongkar-pengalaman-pahit-5.html' title='BONGKAR PENGALAMAN PAHIT-5'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>18</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-828486759615692861</id><published>2009-05-14T08:00:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.846-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Nyata'/><title type='text'>BONGKAR PENGALAMAN PAHIT-4</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:#00b0f0'&gt;BAGIAN-4&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Malam itupun saya tidur diantara para kuli bangunan yang ramah-ramah. Dengan sedikit menahan lapar saya tertidur. Saya diberi tempat di tengah-tengah, karena mereka tidak ingin terjadi sesuatu dengan saya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Keesokan harinya ketika saya terjaga, hari sudah terang. Matahari pagi membangunkan saya dengan sinarnya yang menerobos lewat atap yang belum dipasang genting. Rupanya saya benar-benar terlelap. Sampai-sampai saya tidak tahu jam berapa para pekerja itu bangun. Ketika membuka mata, tempat itu sudah sepi tinggal saya seorang beralaskan koran bekas pemberian mereka.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Saya &lt;em&gt;tingak-tinguk&lt;/em&gt; mencoba cari tahu dimana mereka. Nampaknya mereka sudah mulai aktivitasnya masing-masing. Saya lihat jam tangan sudah menunjukkan pukul 6.30. Saya segera pergi ke tempat mandi gratis di lingkungan itu.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Selesai mandi dan ganti baju saya segera mencari orang-orang yang telah berbaik hati memberi tumpangan untuk berpamitan dan mengucap terima kasih. Saya hanya bertemu dengan beberapa orang. Selebihnya hanya bisa saling melambaikan tangan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Agar tidak berkeringat saya pergi ke tempat wawancara dengan angkot. Biar tidak sarapan juga tidak masalah. Isi perutnya ditunda setelah wawancara sajalah, begitu rencana saya. Untuk sarapan cukup sebuah pisang goreng dan teh manis.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Sampai di tempat tujuan, seperti hari sebelumnya-suasana sudah ramai. Tapi saya yakin giliran saya pasti hari ini dan tinggal beberapa orang saja sebelum saya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='color:#00b0f0; font-family:Amaze; font-size:12pt'&gt;&lt;em&gt;Bersambung......&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-828486759615692861?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/828486759615692861/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=828486759615692861&amp;isPopup=true' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/828486759615692861'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/828486759615692861'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/05/bongkar-pengalaman-pahit-4.html' title='BONGKAR PENGALAMAN PAHIT-4'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-8384343422495319828</id><published>2009-05-13T08:00:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.854-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Nyata'/><title type='text'>BONGKAR PENGALAMAN PAHIT-3</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:#00b0f0'&gt;BAGIAN-3&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Ternyata waktu wawancara dibatasi sampai jam tiga. Pikiran saya mulai kacau ketika saya sadar bahwa saya tidak kebagian waktu. Terpaksa besok harus datang lagi. Pulang? Pasti tidak mungkin. Uang saya jelas kurang untuk datang lagi besok, saat itu saja uang tinggal 25 ribu.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Setelah hitung sana hitung sini akhirnya saya memutuskan untuk bermalam. Coba bayangkan. Satu kali perjalanan pergi untuk bus dan angkot 20 ribu. Makan plus rokok eceran 5 ribu. Sisanya cukup untuk makan besok paginya dan ongkos pulang.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Saya tidak terlalu pusing mau nginap dimana. Untuk kemungkinan terburuk, tidur di lingkungan Terminal Bungurasih-pun oke-lah. Untung saya bawa sepasang pakaian.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Dan benar. Waktu wawancarapun habis, padahal belum sampai pada urutan saya. Saya kembali ke Terminal Bungurasih dengan perasaan kecewa. Untuk membuang waktu dan &lt;em&gt;ngirit&lt;/em&gt; ongkos saya jalan kaki. Sampai di lingkungan Terminal Bus terbesar di Jawa Timur itu sudah hampir gelap. Lampu-lampu jalanan mulai dihidupkan. Saya segera cari tempat untuk mandi, kalau bisa cari yang gratis. Tapi tidak ketemu juga. Mana ada gratisan di kota? Buang kotoran sendiri saja harus bayar limaratus perak.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Ketika berputar-putar di lingkungan Terminal yang masih dalam pembenahan itu saya melihat ada sebuah bangunan setengah jadi dipenuhi oleh para pekerja bangunan yang sedang duduk-duduk istirahat. Mereka asyik bercengkrama dengan penerangan lampu yang redup. Gelap. Matahari sudah pergi ke peraduannya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Saya tertarik untuk bergabung dengan mereka. Pikir saya, mungkin saya lebih aman &lt;em&gt;ngampung&lt;/em&gt; menginap di sana. Dan ada tempat mandi gratis tentunya. Saya mendekati mereka dan memberi salam. Dengan ramah mereka mempersilahkan. Bahkan ketika saya mengatakan keinginan saya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='color:#00b0f0; font-family:Amaze; font-size:12pt'&gt;&lt;em&gt;Bersambung......&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-8384343422495319828?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/8384343422495319828/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=8384343422495319828&amp;isPopup=true' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/8384343422495319828'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/8384343422495319828'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/05/bongkar-pengalaman-pahit-3.html' title='BONGKAR PENGALAMAN PAHIT-3'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-5188341085906063304</id><published>2009-05-12T08:00:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.863-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Nyata'/><title type='text'>BONGKAR PENGALAMAN PAHIT-2</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:#00b0f0'&gt;BAGIAN-2&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Kembali ke pokok cerita.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Dari suka baca Koran ini saya dapat info lowongan kerja. Sebuah perusahaan farmasi. Dibutuhkan tenaga pemasaran minimal es em a. Ada gaji dan tunjangan plus insentif. Lumayan besar juga pendapatannya. Wah, ini sesuai dengan kualifikasi saya. Info tambahannya, bawa lamaran kerja komplit langsung datang untuk wawancara. Letaknya di Kota Sidoarjo dekat Surabaya sana.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Dengan penuh semangat saya mempersiapkan lembar-lembar persyaratan. Kebetulan masih awal bulan, ada sisa uang gaji sekitar Rp. 50.000. Cukuplah untuk ongkos perjalanan &lt;em&gt;bolak balik&lt;/em&gt; Jember-Sidoarjo dan makan. Wawancaranya hari Senin. Terpaksa saya ijin. Dan saya berangkat senin dinihari biar tidak terlambat.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Singkat cerita. Dari terminal Bungurasih saya naik angkot ke tempat tujuan yang berjarak sekitar 10 km. Pukul 8 pagi saya sudah sampai. Saya sempat terhenyak, karena saingan saya sangat banyak. Halaman kantor yang cukup luas tempat wawancara itu penuh dengan para pencari kerja seperti saya. Sebelum masuk halaman kami diberi sebuah formulir dilengkapi nomor urut antrian wawancara. Lumayan panjang juga, saya mendapatkan nomor urut sekitar seratusan lebih. Bisa sampai malam, begitu pikir saya. Padahal masih ada banyak lagi yang datang di belakang saya.&lt;span style='color:#00b0f0; font-family:Amaze; font-size:12pt'&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;     &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='color:#00b0f0; font-family:Amaze; font-size:12pt'&gt;&lt;em&gt;Bersambung......&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-5188341085906063304?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/5188341085906063304/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=5188341085906063304&amp;isPopup=true' title='11 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/5188341085906063304'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/5188341085906063304'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/05/bongkar-pengalaman-pahit-2.html' title='BONGKAR PENGALAMAN PAHIT-2'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-3467510124430119121</id><published>2009-05-11T08:00:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.870-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Nyata'/><title type='text'>BONGKAR PENGALAMAN PAHIT-1</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:#00b0f0'&gt;BAGIAN-1&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Bulan lalu saya membaca sebuah blog yang pada alinea pertamanya membahas tentang kejujuran pelamar kerja. Menurut penulis, kejujuran mereka adalah yang utama perlu dipertimbangkan di samping kualifikasi SDM-nya. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Saya jadi  bertanya-tanya sendiri, kejujuran yang seperti apa? Sebab, yang pernah saya alami justru kejujuran saya berbuntut makian. Wawancara yang saya lalui adalah mendengar kemarahan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Begini ceritanya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Tahun 1994 silam saya sudah bekerja pada sebuah instansi kesehatan swasta. Karena kualifikasi saya yang tidak mendukung, saya hanya kebagian tempat paling rendah. Saat itu bagi saya bukan masalah. Tapi namanya manusia, saya punya keinginan yang lebih. Maunya dapat kerja dengan gaji yang layak. Mumpung masih muda tidak ada salahnya saya coba cari kerja di tempat lain yang menjanjikan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Hobbi saya membaca. Baca Koran terutama. Pada umumnya, ketika masih sekolah orang baca Koran untuk bahan cari kliping. Lulus sekolah baca Koran cari lowongan. Kalau sudah mapan baca Koran untuk cari jodoh. Sudah kaya raya baca Koran untuk gaya……wahahahah….&lt;em&gt;intermezo&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='color:#00b0f0; font-family:Amaze; font-size:12pt'&gt;&lt;em&gt;Bersambung......&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-3467510124430119121?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/3467510124430119121/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=3467510124430119121&amp;isPopup=true' title='14 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/3467510124430119121'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/3467510124430119121'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/05/bongkar-pengalaman-pahit-1.html' title='BONGKAR PENGALAMAN PAHIT-1'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>14</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-9143674755765487370</id><published>2009-05-08T21:25:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.877-07:00</updated><title type='text'>GURU SENI</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Seorang guru diduga telah melakukan tindak kekerasan terhadap anak didiknya. Orang tua korban melaporkan kejadian itu pada polisi. Akhirnya si guru dipanggil pihak kepolisian untuk dimintai keterangan sebelum ditetapkan sebagai tersangka. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Ketika interograsi berlangsung,.....&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 56pt'&gt;Polisi    :        "Bapak mengajar mata pelajaran apa?"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 56pt'&gt;Guru    :        "Seni, Pak!"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 56pt'&gt;Polisi    :        "Seni apa?"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 56pt'&gt;Guru    :        "Seni Bela diri, Pak!"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 56pt'&gt;Polisi    :        "Boxer.....?"&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-9143674755765487370?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/9143674755765487370/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=9143674755765487370&amp;isPopup=true' title='20 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/9143674755765487370'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/9143674755765487370'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/05/guru-seni.html' title='GURU SENI'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>20</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-1609513468230547928</id><published>2009-05-03T00:58:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.884-07:00</updated><title type='text'>OBAT ANTI KORUPSI</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Mengingat terlalu besarnya kasus korupsi yang selalu meningkat setiap tahun bahkan hampir tiap bulan maka pemerintah &lt;em&gt;Negeri Khayalan Diri&lt;/em&gt; telah mendirikan sebuah Rumah Sakit Anti Korupsi. Rumah sakit ini setingkat dengan rumah sakit jiwa. Menurut para ahli kejiwaan, korupsi merupakan penyakit kronis yang disebabkan oleh virus dan yang menyerang hati nurani para korbannya. Jika hati nurani itu telah sakit maka jiwa dan pikiran mereka pun dianggap sakit. Karena fakta inilah maka para koruptor digolongkan sebagai penderita penyakit jiwa.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Pasien dengan diagnose penyakit korupsi akan dikirim ke laboratorium pemeriksaan jawatan kriminal dan kejahatan luar biasa departemen kepolisian pusat. Di sana sang pasien akan mendapatkan pemeriksaan secara ketat tanpa makan dan tidur selama 24 jam penuh. Setelah melalui pemeriksaan ini pasien akan dikirim kembali ke rumah sakit anti korupsi untuk dirawat inap. Sebelum ditempatkan pada ruang rawat inap, dokter ahli anti korupsi akan membuat wawancara khusus dengan si pasien untuk menentukan tingkat keparahan penyakitnya dan bagaimana kelanjutan pengobatannya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Untuk sementara tingkatan penyakit korupsi menurut para doter ahli rumah sakit itu terbagi menjadi 3 jenis, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Keterpaksaan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Ikut-ikutan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Kekayaan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Sederhana saja wawancara dokter ahli itu, karena pertanyaannya hanya sedikit mengulang hasil pemeriksaan awal.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Untuk pasien yang digolongkan pada kriteria pertama, dimana secara fakta dan bukti yang meyakinkan bahwa penderita telah terjangkit korupsi karena gaji kemudian terpaksa melakukan korupsi maka obatnya adalah jalan keliling kota dengan leher dikalungi sebuah papan seberat 1 kg bertuliskan "SAYA SEORANG KORUPTOR KELAS TERI" sambil meminta maaf pada semua orang yang ditemuinya. Obat ini tergolong ringan karena si pasien bukan orang kaya raya sebelum menjadi koruptor.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Sementara itu penderita pada golongan kedua, yang secara jelas telah terjangkit korupsi karena hanya iseng dan ikut-ikutan temannya maka obatnya sama dengan penyakit korupsi tingkat pertama, hanya sedikit berbeda pada berat papan yang dikalungkan. Pada pasien jenis ini dokter akan memberikan bobot papannya 2 kg bertuliskan "SAYA KORUPTOR KELAS ECEK-ECEK, JANGAN IKUT-IKUTAN SAYA." &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Untuk penyakit golongan ke tiga yang tergolong kronis, sebab alasan mereka berbuat korupsi adalah untuk mengumpulkan kekayaan. Kekayaan adalah harta yang tidak ada batasnya sehingga para koruptor kemungkinan sembuhnya adalah 0% maka pengobatannya langsung kepada pembersihan virus secara total. Pemisahan virus dari tubuh para koruptor hanya bisa dilakukan dengan memisahkan kepala mereka dari tubuh secara perlahan. Dengan pemisahan ini jiwa mereka akan tercabut dengan sangat sengsaranya sehingga sang viruspun enggan menyebar kepada yang lain.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Obat-obat anti korupsi itu telah diujicobakan pada kucing-kucing yang suka mencuri lauk tetangga. Dan dianggap paling ampuh untuk digunakan tanpa efek samping.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Satu hari setelah didirikannya rumah sakit anti korupsi ini, &lt;em&gt;Negeri Khayalan Diri&lt;/em&gt; telah mendapatkan ribuan kecaman dari seluruh dunia karena obatnya dianggap terlalu keras dan tidak manusiawi. Badan kesehatan dunia WHO menentang keras anggapan koruptor sebagai pengidap penyakit jiwa. WHO lebih mengkategorikan para koruptor sebagai pelaku tindak pidana. Bak anjing menggonggong kafilah tetap berlalu. Para pelopor pendiri rumah sakit anti korupsi tidak peduli dengan semua complain dan ancaman dari Negara tetangga yang akan memboikot Negara itu bila terus melanjutkan aksi kontroversinya terhadap para koruptor. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Demikian sekilas info.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-1609513468230547928?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/1609513468230547928/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=1609513468230547928&amp;isPopup=true' title='23 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/1609513468230547928'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/1609513468230547928'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/05/obat-anti-korupsi.html' title='OBAT ANTI KORUPSI'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>23</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-9133691324885411155</id><published>2009-04-27T21:22:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.894-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengalaman'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurang kerjaan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Omong Kosong'/><title type='text'>REVOLUSI</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Saya minta maaf pada teman-teman semua yang sering berkunjung ke sini. Karena hari-hari ini kalian akan menemukan postingan yang basi dan busuk. Kadaluarsa serta sangat amat kuno sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan ini saya tengah disibukkan dengan kegiatan di tempat kerja. Saking sibuknya, jangankan mengkoneksikan computer dengan internet, kentut saja serasa tidak sempat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun-tahun terakhir ini di negeri kita sedang gencar-gencarnya standarsisasi, sertifikasi, akreditasi, mutilasi, imunisasi…. (halah ngelantur....) &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari berbagai macam model –si –si an itu, instansi tempat saya bekerja sedang kalang kabut seperti kucing kecebur got, garuk sana garuk sini, jungkir balik, guling sana sini. Sibuk dengan dirinya sendiri, persis anjing kegatalan karena tubuhnya dihuni ratusan kutu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihak berwenang sedang menuntut instansi ini mempersiapkan diri untuk disurvei akreditasi. Tuntutannya tidak tanggung-tanggung, dalam survey ini harus lulus. Kalau tidak, ngeeek!!!! – potong leher masak dikuali atau dimakan mentah-mentah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Bah, saya kira itu omong kosong. Kalau saja pihak yang berkepentingan konsisten pastilah instansi ini sudah lama ditutup. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak 2007  saya telah diserahi tugas untuk masuk ke dalam tim khusus yang mempersiapkan segala tetek bengek tentang akreditasi itu. Saya sempat komplain pada atasan karena kualifikasi saya secara formal bukan saja tidak cukup, tapi amat sangat kurang sekali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Saya tidak tahu alasannya kenapa saya diikutsertakan ke dalam tim itu, bahkan masuk dalam tim inti. Ini benar-benar gila. Saat ini bukan kehormatan yang saya cari, tapi penghidupan yang layak atau paling tidak bisa mendapatkan gaji sesuai UMR yang berlaku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi namanya bawahan yang masih butuh makan, apa saja perintah big bos harus dilaksanakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembelajaran materipun dimulai. Saat itulah saya tahu bahwa instansi ini benar-benar jauh dibawah standar minimal yang ditetapkan. Borok-borok dan kutu busuk dalam tubuh manajemen tercium amis. Sistem yang amburadul tak terkendali. Kami dalam satu tim sudah ingin bunuh diri massal, sebab sepertinya pekerjaan kami sangat sulit, sesulit mengangkat Anak Gunung Krakatau ke daratan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua tahun berlalu, tidak ada hasil kerja tim yang nampak. Analisis sementara mengatakan bahwa perubahan tidak akan terjadi tanpa ada kemauan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kualifikasi sdm secara akademis belum cukup tanpa niat dari masing-masing oknum. Dimulai dari tingkat manajer tertinggi yang sulit merubah kebiasaan buruk dalam mengatur hingga tingkat pelaksana yang suka seenaknya dalam bekerja karena alasan gaji yang pas-pasan. Semuanya Hampir tidak masuk akal untuk dirubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu tahun kemudian (2008) beberapa anggota tim khusus menyerah kalah. Mereka berhenti kerja lalu pergi entah kemana, tak tentu rimbanya. Pergi menghilang mencari tempat penghidupan baru yang mudah tanpa beban, begitu katanya. Bahkan ketua tim-nya kabur tanpa bekas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dari situlah saya muncul ke permukaan. Nasi terlanjur ditelan, tidak mungkin dimuntahkan. Dan saya terlanjur tercebur terlalu dalam. Mustahil ikut juga melarikan diri seperti pengecut yang mementingkan diri sendiri tanpa mau bertanggung jawab. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu kebijakan tim ada di tangan saya. Perubahan frontal dan besar-besaran akan saya mulai. Tidak peduli saya lulusan apa. Apa yang saya dan tim inginkan harus dilaksanakan. Tidak peduli mereka alumni mana, kalau mau bekerja dan mendapatkan penghasilan dari instansi ini harus melaksanakan tugasnya sesuai aturan. Itu intinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Perubahan pun dimulai. Gaji semua staf dinaikkan sesuai standar minimal. Usulan awal terlaksana. Tapi perubahan belum mencapai 25% target. Tahun 2008 berakhir. Batas persiapan akreditasi tinggal satu tahun. Kini adalah masa-masa sulit kami untuk merubah segalanya. Kami bergerilya dari kolong-kolong manajemen tertinggi hingga lorong-lorong pekerja bawahan. Aturan demi aturan yang benar dalam bekerja sedang kami paksakan untuk dilaksanakan. Penyaringan tenaga kerja baru diperketat sedemikian rupa, karena kami ingin sdm yang bermutu dan penuh tanggung jawab, yang tidak saja menuntut hak tapi juga sadar akan kewajibannya. Persyaratan tingkat kualifikasi ketenagaannya ditinggikan. Dan sebagainya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami bersyukur, akhir bulan ini kami sudah mendapatkan tingkat kemajuan hingga 60%. Dan yang paling penting, kabar gembiranya adalah gaji saya bersama beberapa orang dari satu tim  sudah ditambah bonus karena berhasil merevolusi keadaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;. Memang, dalam hal apapun kita harus bekerja keras untuk mendapatkan yang terbaik, bukan berharap mukjizat datang begitu saja&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-9133691324885411155?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/9133691324885411155/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=9133691324885411155&amp;isPopup=true' title='21 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/9133691324885411155'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/9133691324885411155'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/04/revolusi.html' title='REVOLUSI'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>21</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-4524834167644017037</id><published>2009-04-21T03:17:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.902-07:00</updated><title type='text'>KONTRAKTOR</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Saya sering merasa heran kenapa orang selalu menanyakan perihal asal usul saya. Terutama mereka yang baru mengenal pribadi dan reputasi saya. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Sampeyan aslinya mana, Mas?" begitu pertanyaannya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Sesering saya mendapatkan pertanyaan itu, sesering itu pula saya bingung mau menjawabnya. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Darimana asli saya?&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Saya hampir tidak tahu. Saya lahir di sebuah desa di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Menurut cerita Bapak dan Emak saya, pada usia pertama saya sudah meninggalkan desa. Beberapa bulan bertempat di pinggir Kota Malang, beberapa bulan agak ke tengah kota, selanjutnya pindah lagi di lingkungan Angkatan Darat, bulan-bulan berikutnya di lingkungan Angkutan Darat.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Usia ke-4 keluar dari Malang. Di tempat baru ini juga pindah pindah lokasi, dari perkampungan tempe sampai ke perkampungan para guru. Di desa lintas timur propinsi ini saya tinggal cukup lama, hingga lulus es em pe. Sementara ortu pindah lebih ke arah timur mendekati pinggiran JATIM, saya malah kembali ke ke Kota Malang untuk sekolah es em a.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Selepas es em a kembali ke desa kelahiran beberapa bulan. Kemudian pergi Kota Pahlawan sekitar tiga bulan. Dan seterusnya dan seterusnya. Petualangan dimulai. Gaya hidup yang bisa dibilang nomaden atau tidak menetap.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Itulah yang sering saya jelaskan jika ada waktu agak panjang untuk berkenalan. Jawaban yang tidak singkat untuk sebuah pertanyaan,"Aslinya mana, Mas?"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Tapi tidak semua orang yang bertanya bisa mendapatkannya. Paling &lt;em&gt;pol&lt;/em&gt; saya hanya tersenyum dan bilang,"Ceritanya panjang, Mbak, Mas, Bapak-bapak, Ibuk-ibuk....."&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Ujung-ujungnya, mereka akan tanya,"Lho, sering pindah-pindah kenapa?" "Orang tua kerja apa?" "ABRI, ya?" "Guru,ya?" dan seterusnya dan sebagainya .....&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kalau mereka yang tanya usianya di bawah saya, saya akan jawab,"Kami ini keluarga besar &lt;em&gt;kontraktor&lt;/em&gt;,..... maksudnya,.... pindah-pindah rumah kontrakan, alias ngontrak."&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-4524834167644017037?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/4524834167644017037/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=4524834167644017037&amp;isPopup=true' title='30 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/4524834167644017037'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/4524834167644017037'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/04/kontraktor.html' title='KONTRAKTOR'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>30</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-7467586465149507160</id><published>2009-04-20T11:07:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.908-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='AKU UNTUK NEGERIKU'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apa adanya'/><title type='text'>Setiap 21 April</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Pagi masih terlalu muda. Teman-teman berteriak-teriak ramai sekali dalam perjalanan menuju ke sekolah. Mereka penuh sukacita mengolok-olok teman-teman wanita yang berkebaya. Warna-warni. Dengan sanggul besar di belakang kepalanya. Aneh. Saya juga melihatnya tapi tidak ikut serta meneriakinya. Hanya geli melihat kanak-kanak seusia saya sudah mengenakan pakaian adat jawa itu. Yang saya rasakan hanya gembira karena hari itu tidak ada pelajaran seperti biasa.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Itulah sedikit dari yang saya ingat saat masih kelas empat sekolah dasar. Pada hari itu di sekolah hanya ada kegiatan khusus untuk siswa perempuan. Lomba merangkai bunga, menyulam dan sebagainya. Para siswa lelaki kebanyakan hanya jadi penonton dan hanya beberapa yang turut serta membantu panitia. Hari itu Hari Kartini.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Begitulah setiap tahun selalu diperingatinya 21 April sebagai Hari Kartini. Katanya, hari kebangkitan kaum wanita Indonesia dari keterpurukan. Dan entah apa lagi. Saya sudah lama melupakannya. Saya benar-benar tidak tahu apa filosofi yang terkandung pada hari itu sampai dengan saat ini. Buku,"HABIS GELAP TERBITLAH TERANG," Karya RA. Kartini itu pun belum sempat saya baca. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Hanya dari pelajaran sejarah saya masih mengingat 21 April sebagai peringatan Hari Kartini. Dan sejauh ini yang saya mengerti bahwa sebenarnya Kaum wanita juga turut berperan dalam perjuangan bangsa ini. Dan setelah dewasa, saya lebih memahami bahwa wanita Indonesia memang sepatutnya tidak saja mampu hanya urusan dapur dan tempat tidur. Tapi lebih dari itu.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Bangkitlah Kartini-Kartini muda. Bela Bangsa tercinta ini tanpa tetes air mata.&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-7467586465149507160?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/7467586465149507160/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=7467586465149507160&amp;isPopup=true' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/7467586465149507160'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/7467586465149507160'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/04/setiap-21-april.html' title='Setiap 21 April'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-1249016484385373521</id><published>2009-04-18T07:00:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.915-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurang kerjaan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Anekdot'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Omong Kosong'/><title type='text'>JADI CALEG</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Pemilu legislative tahun 2009 sudah berlalu. Tapi suasananya masih hangat. Hangatnyapun  bukan hangat-hangat tahi ayam, tapi hangatnya pisang goreng yang enak untuk dinikmati saat keadaan di luar sana hujan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Beberapa teman asyik membincangkan suasana pemilu tersebut. Ada yang mengkritik pelaksanaannya. Ada yang membicarakan kemungkinan hasil akhirnya. Ada yang mengunggulkan partai idolanya. Ada pula yang menyesalkan para caleg yang dimungkinkan "gila" ketika kalah. Dan banyak lagi yang lainnya. Giliran saya yang bicara malah bikin mereka semua terpana.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Saya bilang, "Saya akan maju jadi caleg tahun depan."&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Ada yang dukung, "Siiip, Mas. Saya dukung. Sampeyan sudah populer lho!"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Ada yang heran, "Kayak katak merindukan bulan. Jangan mimpi!"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Ada yang tanya, "Sudah siap gila?"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Saya jawab, "Saya jadi caleg, bukan cagil. Calon legislatif bukan calon orang gila"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Ada yang Tanya lagi,"Sudah kaya? Seberapa banyak uangmu buat nyangoni rakyat, biar mereka mau memilih."&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Saya jawab,"Aku bukan mau nyangoni rakyat, aku kan wakil rakyat, ya mereka harusnya yang nyangoni aku. Aku kan mau jadi pembawa suara mereka di DPR, ya mereka yang harusnya memperjuangkan suara agar aku terpilih. Aku kan yang nantinya memperjuangkan nasib mereka, ya merekalah yang harus memperjuangkan agar aku bisa duduk di kursi parlemen. Mereka semua harus menggalang dana dan suara agar aspirasi mereka tersampaikan. Jadi kenapa aku harus jadi orang kaya dulu untuk maju caleg. Dan aku tidak akan pusing-pusing cari pinjaman uang pada rentenir hanya untuk menang. Dan aku pasti menang tahun depan, sebab tidak ada pesaingnya,"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Ada yang kecewa, "Yaaa memang, tahun depan mana ada pemilu legislatif?"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Saya bilang, "Nah.... ini baru benar!"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-1249016484385373521?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/1249016484385373521/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=1249016484385373521&amp;isPopup=true' title='21 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/1249016484385373521'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/1249016484385373521'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/04/jadi-caleg.html' title='JADI CALEG'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>21</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-3973794882215374831</id><published>2009-04-14T11:00:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.921-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apa adanya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Anekdot'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Nyata'/><title type='text'>TAKUT DENGAN BARANG BARU</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Awal bulan ini instansi tempat saya bekerja ada staf baru. Seorang wanita yang masih pantas disebut gadis belia. Cantik. Berkacamata. Drop out dari sebuah PTS entah jurusan apa. Dari angin lalu yang berhembus mulut ke mulut terdengar kabar bahwa dia ini terpaksa &lt;em&gt;mrotol&lt;/em&gt; kuliahnya karena kekurangan biaya. Dan masuknya karena ada kemudahan sebab sang bapak adalah sopir pribadi dari salah satu investor. Ada &lt;em&gt;kolusi&lt;/em&gt;, begitulah kira-kira.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Peraturan tentang kepegawaian yang mengatur kedisiplinan di kantor ini sangat kurang perhatian para pegawainya. Rata-rata mereka seenak &lt;em&gt;udel&lt;/em&gt;-nya sendiri datang dan pulang kerja. Datang selalu kesiangan, pulang sebelum waktunya. Kebiasaan buruk untuk sebuah institusi swasta yang memberikan pelayanan kepada masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Kalau saya, bisa dibilang pekerja VIP. Artinya lebih seenaknya sendiri datang dan pulang kerja. Tapi waktu kerja justru melebihi siapapun. Kadangkala datang sebelum pintu utama dibuka, bahkan lantainya belum disapu. (Karena tukang &lt;em&gt;nyapunya&lt;/em&gt; saya sendiri) Pulang juga ketika yang lain mungkin sudah pada &lt;em&gt;ngorok&lt;/em&gt;. Seolah-olah institusi ini milik saya pribadi. Yang pasti kegiatan saya sehari-hari tidak akan membuat yang lain iri hati. Sebab apa yang saya lakukan tidak bisa mereka kerjakan. Itu kelebihannya. Gaji yang saya terima pun harusnya setingkat para menejer. Ini yang penting bagi saya, &lt;em&gt;pendapatan&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Walau VIP, sebenarnya saya bukan apa-apa. Karena jabatan menejer mempunyai kualifikasi minimal lulusan D3. Jadi pada struktur organisasi pastilah nama saya tidak nampak. Jebolan es-em-a tidak ada pada standar minimal. Saya hanya bekerja di belakang layar. Jadi sutradara, tapi setingkat &lt;em&gt;cleaning servise&lt;/em&gt;. Wah jadi curhat nih.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Kebiasaan buruk yang sesuka hati itu seperti penyakit kronis yang tidak pernah bisa disembuhkan. Kalaupun ada tindakan, paling &lt;em&gt;banter&lt;/em&gt; satu atau dua hari saja tertib, sisanya kembali ke zaman purba.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Dengan diperkerjakan tenaga baru - si gadis cantik itu - tiba-tiba saja kedatangan para staf terlihat tertib. Kebiasaan &lt;em&gt;ngaretnya&lt;/em&gt; hilang sama sekali. Waktu pulangpun, sesuai dengan peraturan yang ada. Selidik punya selidik, e...e... ternyata si gadis baru ini adalah kaki tangan bos besar yang punya tugas mencatat secara manual siapa saja yang suka datang terlambat dan pulang mendahului.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Ketika istirahat siang, dalam sebuah pergunjingan kebetulan saya ikut ngumpul. Mereka asyik &lt;em&gt;ngrasani&lt;/em&gt; si gadis kaki tangan bos ini. Saya nyeletuk sesuka hati,"Peraturan ndak ditakuti, sama barang baru malah takut...."&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-3973794882215374831?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/3973794882215374831/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=3973794882215374831&amp;isPopup=true' title='11 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/3973794882215374831'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/3973794882215374831'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/04/takut-dengan-barang-baru.html' title='TAKUT DENGAN BARANG BARU'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-5083002707935352290</id><published>2009-04-12T11:00:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.927-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurang kerjaan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Anekdot'/><title type='text'>MEMBANTU PEMERINTAH</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Seorang teman yang kebetulan adalah PNS, datang ke rumah minta tolong scan foto-foto untuk dijadikan file. Sesuai kebijakan pelayanan saya, sebenarnya saya tidak menerima layanan scan saja, tapi cetak foto dari memori, HP, kamera digital termasuk scan (pindai).&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Saya minta maaf sama dia karena tidak bisa bantu. Pekerjaan lain masih banyak. Foto-foto yang dibawanya cukup banyak. Lebih seratus lembar. Kalau saya putuskan untuk mengerjakan pasti saya dibilang tidak bijak karena yang lain saya tolak. Dengan argumen ini saya berusaha untuk menolaknya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Tapi nampaknya teman saya ini tidak bisa terima alasan saya. Ia mau bayar berapa saja, sebab ini urusan administrasi di tempat kerjanya. Ia merayu saya sambil mengatakan,"Ayolah, tolong. Apa salahnya membantu pemerintah?!!!"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Sambil tersenyum saya balas menjawab,"Apa gak salah, pemerintah kok dibantu? Bukankah kalian yang harusnya melayani rakyat?"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;He...he... he ... kalau dia ini bukan teman, saya pasti tidak berani bercanda begitu. Bisa kena pasal subversif barangkali.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-5083002707935352290?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/5083002707935352290/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=5083002707935352290&amp;isPopup=true' title='11 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/5083002707935352290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/5083002707935352290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/04/membantu-pemerintah.html' title='MEMBANTU PEMERINTAH'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-6665635289891358742</id><published>2009-04-09T11:00:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.934-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Award'/><title type='text'>MIMPI JADI BLOGER-2</title><content type='html'>&lt;span xmlns=""&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Singkat cerita, tiga bulan sudah saya aktif ngeblog. Ada juga manfaatnya. Bisa mengenal berbagai macam karakter orang lain melalui tulisannya. Bisa melihat-lihat foto pemandangan tempat wisata di negeri ini yang jelas-jelas belum pernah dan mungkin tidak akan pernah saya kunjungi. Bisa belajar bagaimana mengirit listrik. Dan sebagainya dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Terakhir, ternyata bisa juga dapat award. Bahkan dalam satu minggu sudah dapat beberapa award dari teman-teman bloger. Mungkin award ini adalah sebuah bukti bahwa mereka ada respek terhadap blog ini. Terima kasih untuk teman-teman yang sudah membagikan awardnya, juga teman-teman semua yang telah sudi dan rajin berkunjung ke blog ini.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Setelah capek memunguti award dari Sabang sampai Merauke, bahkan ke Tanah Melayu segala. Tiba di rumah saya pilah sana pilih sini karena ada yang sama. Dan inilah award-award itu ..........&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SdySY2OeYhI/AAAAAAAAAJ4/nU-N46TRg6s/s1600-h/bbnacar-1+%26+Semar.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5322289815215825426" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 112px; CURSOR: hand; HEIGHT: 130px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SdySY2OeYhI/AAAAAAAAAJ4/nU-N46TRg6s/s200/bbnacar-1+%26+Semar.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SdySYjWtHtI/AAAAAAAAAJo/F7opn54H1ig/s1600-h/bbancar-3+%26+Semar.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5322289810150072018" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 175px; CURSOR: hand; HEIGHT: 115px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SdySYjWtHtI/AAAAAAAAAJo/F7opn54H1ig/s200/bbancar-3+%26+Semar.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;Yang ini dari : &lt;a href="http://bocahbancar.wordpress.com/"&gt;Bocah Bancar&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://semar-badra-naya.blogspot.com/"&gt;Semar&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SdySYjRNO4I/AAAAAAAAAJw/LuO5L-LrzgY/s1600-h/bbancar-4+%26+phiy+%26+Semar.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5322289810127010690" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 149px; CURSOR: hand; HEIGHT: 185px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SdySYjRNO4I/AAAAAAAAAJw/LuO5L-LrzgY/s200/bbancar-4+%26+phiy+%26+Semar.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;Yang ini dari : &lt;a href="http://bocahbancar.wordpress.com/"&gt;Bocah Bancar&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://semar-badra-naya.blogspot.com/"&gt;Semar&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://airudesu.co.cc/"&gt;Phiy&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SdySYPbewsI/AAAAAAAAAJg/942kYog5GKA/s1600-h/bbancar-2+%26+Semar.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5322289804801393346" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 193px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SdySYPbewsI/AAAAAAAAAJg/942kYog5GKA/s200/bbancar-2+%26+Semar.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div align="center"&gt;Yang ini dari : &lt;a href="http://bocahbancar.wordpress.com/"&gt;Bocah Bancar&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://semar-badra-naya.blogspot.com/"&gt;Semar&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://attayaya.blogspot.com/"&gt;Attayaya&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SdyrRp1VP0I/AAAAAAAAAKQ/A0HjRX3gnyQ/s1600-h/Super-Follower-Fanny.png"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5322317179420753730" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 196px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SdyrRp1VP0I/AAAAAAAAAKQ/A0HjRX3gnyQ/s200/Super-Follower-Fanny.png" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Yang ini dari : &lt;a href="http://just-fatamorgana.blogspot.com/"&gt;Fanny&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/Sdyw3eezg1I/AAAAAAAAAKg/Rdy_4p29m4E/s1600-h/award+dwina2.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5322323326766646098" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 125px; CURSOR: hand; HEIGHT: 125px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/Sdyw3eezg1I/AAAAAAAAAKg/Rdy_4p29m4E/s200/award+dwina2.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/Sdyw3KSRnaI/AAAAAAAAAKY/5mTKwLl2Qrs/s1600-h/dwina+imut1.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5322323321345383842" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 125px; CURSOR: hand; HEIGHT: 132px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/Sdyw3KSRnaI/AAAAAAAAAKY/5mTKwLl2Qrs/s200/dwina+imut1.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/Sdyw3h--WfI/AAAAAAAAAKo/ge9gO6XStWA/s1600-h/award+dwina3.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5322323327706880498" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/Sdyw3h--WfI/AAAAAAAAAKo/ge9gO6XStWA/s200/award+dwina3.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang tiga dari bawah ini dari :&lt;a href="http://dwinacute.blogspot.com/"&gt;Dwinacute&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan untuk nama-nama di bawah ini silahkan ambil award di atas. Suka hati kalianlah yang mana. Ambil yang kalian belum punya. OK? Pahamkan? Kalau belum punya semua, ya ambil semua. Ini dia nama-nama itu :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.gratisanboy.co.cc/"&gt;Gratisan Boy&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://leneng.blogspot.com/"&gt;Boyke Satria Negara&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://ophie-kreasi.blogspot.com/"&gt;Ophie Chien&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://ponggi.blogspot.com/"&gt;Anggi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://sriagustianimonoarfa.blogspot.com/"&gt;Jeng Sri&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://airudesu.co.cc/"&gt;Phiy&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://chez-vies.blogspot.com/"&gt;Phi Phi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.danielmahendra.com/"&gt;Penganyam Kata&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://jonk-katropolis.blogspot.com/"&gt;JONK&lt;/a&gt;&lt;br/ &gt;&lt;br /&gt;Yang namanya berubah lebih pendek dari RCO &lt;a href="http://wawawuwiwowa.blogspot.com/"&gt;S.A.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bocahbancar.wordpress.com/"&gt;Bocah Bancar&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://semar-badra-naya.blogspot.com/"&gt;Semar&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://awamologi.blogspot.com/"&gt;Bahtiar&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://dwinacute.blogspot.com/"&gt;Dwinacute&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://riosisemutbuah.blogspot.com/"&gt;Rio Si Semut&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://big-sugeng.blogspot.com/"&gt;Big Sugeng&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://queenie-write-a-blog.blogspot.com/"&gt;HENNY&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://barang-x.blogspot.com/"&gt;Joo Izzy&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://reswari.blogspot.com/"&gt;Reswari&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://ti-sky.blogspot.com/"&gt;Linda Belle&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.te3ka.blogspot.com/"&gt;Te3ka&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://tembangpejalan.wordpress.com/"&gt;M A L&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://sepurkluthux.blogspot.com/"&gt;SEPUR&lt;/a&gt;&lt;br/ &gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://kakega.blogspot.com/"&gt;Kak EGA&lt;/a&gt;&lt;br/ &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ada yang terlupa saya mohon maaf. Ini adalah nama-nama bloger yang blognya sering saya kunjungi.&lt;br /&gt;Tugasnya, bagikan pada teman-teman lain yang mungkin belum saya kenal, tapi akrab dengan kalian dan darimana kalian dapatkan.&lt;br /&gt;Ayo cepetan, mari kita ramaikan PEMILU 2009. Oh sudah berlalu ya? Kita ramaikan dunia para bloger dengan penuh semangat. Semakin banyak semakin ok kan?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span xmlns=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-6665635289891358742?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/6665635289891358742/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=6665635289891358742&amp;isPopup=true' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/6665635289891358742'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/6665635289891358742'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/04/mimpi-jadi-bloger-2.html' title='MIMPI JADI BLOGER-2'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SdySY2OeYhI/AAAAAAAAAJ4/nU-N46TRg6s/s72-c/bbnacar-1+%26+Semar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-3222051030538311426</id><published>2009-04-08T02:09:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.945-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Award'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apa adanya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Nyata'/><title type='text'>MIMPI JADI BLOGGER</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Kalian pernah lihat profil saya?&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Disana tertulis aktif sejak April 2008. Tidak penting berapa kali sudah dilihat, sebab yang paling sering lihat saya sendiri. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Bulan dan tahun itu menunjukkan secara praktisnya saya &lt;em&gt;nebeng&lt;/em&gt; blogger.com&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Resminya saya mulai benar-benar aktif sejak akhir Tahun 2008.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Tadinya, koran langganan saya sering menuliskan artikel-artikel tentang blog dan blogger. Saya tertarik. Apa sih bloger itu? Di sana banyak menjelaskannya. Intinya, blog cocok untuk orang yang doyan nulis atau baru belajar. Bisa juga untuk sekedar iseng bikin tulisan. Ada pula yang menghasilkan dolar dsb.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Saya rasa sesuailah dengan minat baca tulis saya. Maka kemudian saya mulai coba. Tapi selalu gagal. &lt;em&gt;Mangkraklah &lt;/em&gt;blog saya. Tidak terurus.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Tapi saya terus belajar dan mencari. Kalau pas &lt;em&gt;nganggur,&lt;/em&gt; saya baca-baca blog hingga akhirnya saya temukan beberapa panduan membuat blog. Sebelumnya saya sudah sering menulis. Lumayan banyak saya punya tulisan. Saya buat dengan MS Word, dan tersimpan begitu saja. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Saya coba posting dengan tulisan pendek. Hasilnya aneh ketika tampil di blog. Satu dua tulisan berhenti lagi, tanpa posting. Tapi saya terus belajar bikin tampilan blog supaya enak dilihat sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Akhirnya saya lihat tampilan tema blog saya mulai bisa diterima dengan mata normal Hingga pada akhir tahun lalu, ketika baca-baca sebuah blog saya menemukan sebuah tulisan mengenai kompetisi blog. "Aku Untuk Negeriku." Kriterianya begini dan begitu. Saya tidak berfikir panjang lagi. Saya pun mendaftar. Saya langsung bongkar-bongkar tulisan lama untuk diposting. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Edit sana edit sini. Buat postingan terjadwal. Cukup untuk beberapa hari hingga satu bulan. Saya tinggalkan utak utik blog untuk menyapa para peserta kompetisi yang diadakan oleh Blog Bugiakso itu. Sehari bisa 10 – 20 blog saya baca dan berikan komentar. Harapan saya bisa mendapat kenalan. Dan benar, dari ratusan peserta yang sempat saya kunjungi ada beberapa saja yang berkunjung balik, tidak sampai 25 persen. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Ada sekitar sepuluh bloger atau lebih ternyata suka kembali mengunjungi blog ini walaupun kompetisi sudah berakhir. Tapi ada banyak yang suka saya kunjungi namun tidak mau berkunjung balik, padahal blog itu selalu update hampir setiap hari. Percuma saja saya komentar dengan meninggalkan jejak. Akhirnya kalau saya komentar di situ saya bikin anonim saja.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Maka akrablah saya dengan para bloger tersebut. Sehingga saya pun menyukai mereka. Sekarang menjadi bloger bukan lagi mimpi. Mengasyikan sekali. Bahkan saya sering mimpi baca blog. He he ...&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Bersambung ya..... kebanyakan.  &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-3222051030538311426?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/3222051030538311426/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=3222051030538311426&amp;isPopup=true' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/3222051030538311426'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/3222051030538311426'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/04/mimpi-jadi-blogger.html' title='MIMPI JADI BLOGGER'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-1193289482828179257</id><published>2009-04-03T11:00:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.954-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurang kerjaan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Omong Kosong'/><title type='text'>RAYUAN MAUT</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Seorang manusia keturunan Adam alias lelaki sedang melakukan P-D-K-T  (Pendekatan) pada seorang keturunan Hawa yang berstatus gadis lajang. Saat itu si lelaki mengajak wanita idamannya ini ke sebuah rumah makan lesehan santai berdinding bambu &lt;span style='text-decoration:line-through'&gt;runcing&lt;/span&gt;. Sambil makan rehat tengah hari lelaki itupun gencar melancarkan serangan-serangan rayuan gombalnya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;Lelaki    :&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Sebenarnya sudah lama aku menginginkan saat-saat seperti ini. Bahagia rasanya bisa berdua-dua denganmu. Aku bisa leluasa memandang wajahmu yang cantik. Aku bisa sepuas-puasnya menikmati keharuman tubuhmu."&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Lelaki ini pasti bohong, kalau sudah tengah hari begitu wanginya sudah hilang ganti bau keringat.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;Wanita    :&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;(Diam tanpa ekspresi. Mulutnya asyik menikmati makan siangnya)&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;Lelaki    :&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Akhir-akhir ini aku kesulitan tidur. Wajahmu selalu saja hadir menemani hari-hariku. Ingin rasanya aku selalu berada di dekatmu. Seandainya kamu mau menjadi kekasihku, apapun yang kau minta akan kuberikan."&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;Wanita    :&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;(mulai tertarik dengan kalimat terakhir ini)&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;Lelaki    :&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;"Bagaimana, dik? Bersediakah dirimu jadi kekasihku?."&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;Wanita    :&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;(memberikan sedikit senyumannya, dimanis-maniskan) &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;"Masih kupikirkan....!"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;Lelaki    :&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Percayalah, aku akan berusaha sekuat tenagaku untuk memenuhi segala keinginanmu." &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;(Menghela nafas sejenak)&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Katakan padaku, apa yang kamu inginkan seandainya kita menjadi sepasang kekasih?"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;Wanita    :&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;(kembali memberikan senyumannya)&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Em...mmm... aku hanya mau kau berikan aku bunga dan taruh di atas meja dalam kamar kosku, setiap hari"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;Lelaki    :&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;(tersenyum lebar)&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Wah, itu mudah sekali, dik. Katakan, bunga apa yang kamu suka untuk kuantarkan!"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;Wanita    :&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;"Bunga Deposito!!!!!"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: center'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Mampus dah!!!!!!!!!!!!!!!!&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-1193289482828179257?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/1193289482828179257/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=1193289482828179257&amp;isPopup=true' title='33 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/1193289482828179257'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/1193289482828179257'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/04/rayuan-maut.html' title='RAYUAN MAUT'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>33</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-4759954691744785750</id><published>2009-04-01T11:00:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.964-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apa adanya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Anekdot'/><title type='text'>AIR MATA</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Sebuah negara kaya raya berbendera warna pelangi, namanya Republik Warna Warni. Pada agenda tahun ini pemerintahnya sedang memulai suatu kebijakan baru yaitu menyelamatkan manusia dari kemiskinan dan penderitaan. Sang presiden menyebarkan untusannya untuk membuat survei ke seluruh bangsa-bangsa di dunia.&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Tujuan daripada survei ini adalah untuk mengetahui apa barang termurah dan termahal. Hasil survei itu akan menentukan bangsa mana yang perlu pertolongan agar harganya turun dengan cara membeli barang dari negara lainnya yang memiliki harga paling murah kemudian memberikan secara cuma-cuma. Survei yang dilakukan berdasarkan fakta dan data-data valid pada 10 tahun terakhir.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Tiga bulan masa survei telah berakhir. Para utusan telah kembali. Saatnya mereka menyampaikan laporan hasil surveinya masing-masing. Tiba pada giliran utusan yang ditugaskan ke Indonesia untuk menyampaikan laporan, Sang Presiden tercenung bagai patung mendengarkannya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Apa yang termahal dan termurah di negeri ini berdasarkan fakta dan data pada sepuluh tahun terakhir adalah sesuatu yang diluar dugaan. Sembilan puluh sembilan persen harga barang tergolong paling mahal, mulai dari pulsa sampai mobil, bahan pangan dan obat-obatan bahkan hasil pertanian sendiripun seringkali sulit dibeli masyarakatnya. Dan barang yang paling murah hanya satu yaitu air mata. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Sesuai data yang diperoleh, bangsa ini seringkali membuang-buang air matanya karena penderitaan yang disebabkan oleh fenomena alam dan ketamakan manusia. Data lengkap tentang kerusuhan-kerusuhan, pembunuhan masal, demontrasi brutal, bom Bali yang tidak cukup sekali dan ironisnya didalangi oleh anak bangsa sendiri, korban tsunami paling banyak. Dan sebagainya dan sebagainya. Kemudian terakhir adalah korban luluh lantaknya penduduk Situ Gintung pada 27 Maret 2009 kemarin.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Murahnya air mata itu tidak mungkin dibeli oleh Republik Warna Warni. Hanya Tuhan yang mempu menghapusnya. Begitu pikir Sang Presiden.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-4759954691744785750?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/4759954691744785750/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=4759954691744785750&amp;isPopup=true' title='13 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/4759954691744785750'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/4759954691744785750'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/04/air-mata.html' title='AIR MATA'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>13</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-3168973628978977460</id><published>2009-03-30T11:00:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.971-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurang kerjaan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apa adanya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Anekdot'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Nyata'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Omong Kosong'/><title type='text'>REST ROOM</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Inilah akibatnya jadi pemalas. Masa sekolah dulu, saya alergi dengan Pelajaran Bahasa Inggris. Ironis, sebab waktu SMA saya mengambil jurusan Budaya-waktu itu popular dengan sebutan jurusan A-4. Akibatnya saya adalah murid terbelakang di bidang ini. &lt;span class="fullpost"&gt;Untung masih bisa lulus dengan hasil ujian 5. Wah rekor! Setelah lulus, semua baik-baik saja. Tidak terasa dampaknya dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa bulan kemudian barulah saya mulai menyesali kebodohan itu. Saat saya jadi abang bakso si Pulau Dewata Bali. Hancur lebur telinga ini bila yang makan bakso turis asing. Kalau saja rombong baksonya enteng, mungkin saya langsung kabur melarikan diri.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Memang penyesalan selalu datang belakangan, persis polisi dalam sinetron Indonesia yang hadir setelah si penjahat bertekuk lutut oleh kepahlawanan tokoh protagonisnya. Karena ketidakmampuan berbahasa asing saya dibikin malu oleh ulah sendiri, malunya juga pada diri sendiri. Konyol.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Begini ceritanya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Hari itu adalah hari ketiga saya berada di negeri jiran Malaysia. Sudah menjadi kebiasaan saya kalau di tempat baru selalu sulit untuk dapat tidur. Pada malam kedua saya masih belum bisa memejamkan mata. Padahal keesokan harinya ada acara &lt;span style='color:#002060'&gt;&lt;em&gt;briefing&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; pada sebuah hotel di KL. Pagi-pagi ketika bus jemputan datang, saya merasakan kantuk yang luar biasa. Dalam perjalananpun saya tidak bisa memejamkan mata. Setelah berada dalam ruang pertemuan yang ber-AC rasa kantuk itu semakin tidak bisa ditahan. Sebentar-sebentar kepala saya hilang keseimbangannya. &lt;span style='color:#002060'&gt;&lt;em&gt;Teklak tekluk&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; seperti mau patah. Karena duduk paling depan akhirnya saya merasa &lt;em&gt;sungkan&lt;/em&gt; pada si ibu pembicara. Saya benar-benar tidak bisa mengerti isi pembicaraannya karena serangan kantuk itu.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Beberapa saat kemudian saya coba tengok sana tengok sini, mungkin ada jalan keluar untuk bisa merokok sebentar. Tapi pintu keluar selain pintu masuk tidak ada. Tapi pandangan mata saya menemukan sebuah pintu yang tertuliskan &lt;span style='color:#002060'&gt;&lt;em&gt;Rest Room&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;. Segera otak saya yang tidak mampu menyimpan bahasa Inggris dengan benar ini mulai mereka reka apa artinya. Dalam pengartian harafiah saya, &lt;span style='color:#002060'&gt;&lt;em&gt;Rest&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; artinya istirahat dan &lt;span style='color:#002060'&gt;&lt;em&gt;room&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;adalah ruang atau kamar. Nah ini dia yang saya cari, "Ruang istirahat." Apa salahnya dicoba. Barangkali bisa melepas kantuk sejenak.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Dengan tanpa ragu-ragu saya berdiri minta ijin sebentar. Si Ibu pembicara mengijinkan. Dan segera saya pergi ke &lt;span style='color:#002060'&gt;&lt;em&gt;Rest Room&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; itu dengan penuh percaya diri. Sayapun buka pintu dan masuk. Tapi apa yang saya dapatkan di dalam sana bukan seperti apa yang saya bayangkan. Ruangan itu lebar dan masih ada sekat-sekat berpintu lagi. Saya segera buka pintu salah satu sekat, wah ternyata bukan tempat tidur yang ada melainkan tempat duduk yang tengahnya lobang, alias WC. Waduh, dasar tolol. Tapi ngantuknya hilang karena malu pada diri sendiri. &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-3168973628978977460?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/3168973628978977460/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=3168973628978977460&amp;isPopup=true' title='12 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/3168973628978977460'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/3168973628978977460'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/03/rest-room.html' title='REST ROOM'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-8520316030809247377</id><published>2009-03-28T11:00:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.977-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurang kerjaan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Anekdot'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Omong Kosong'/><title type='text'>RAMALAN MASA SILAM</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Jika saya melihat jalanan yang terbentang. Lalu lalang kendaraan bermotor seperti tidak terkendali. Jumlahnya setiap tahun bahkan setiap hari bertambah banyak. Orang-orang yang mengendarainyapun terkadang nampak hanya mampu mengemudi tapi tidak tahu bagaimana menjadi pengemudi yang benar. &lt;span class="fullpost"&gt;Kecelakaan sering terjadi dikarenakan kelalaian demi kelalaian para pengendara itu. Tak jarang kejadian itu membuat nyawa mereka melayang sia-sia. Bahkan orang yang berusaha berhati-hatipun bisa menjadi korbannya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Tidakkah kita pernah berfikir bahwa kendaraan bermerk asing yang kita kendarai ini adalah senjata pembunuh yang paling ampuh? Kebetulan rumah tempat tinggal saya tepat berada di pinggir jalan raya. Hampir setiap minggu terjadi kecelakaan di sepanjang jalan itu. Dari beberapa kecelakaan bahkan memakan korban jiwa. Tragis. Kendaraan yang tadinya bertujuan untuk sarana yang mempermudah aktivitas kita, justru mempercepat kita kembali ke alam baka. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Mengamati merek-merek kendaraan itu, saya jadi teringat sebuah cerita tentang Jepang saat berpamitan untuk pulang dari Indonesia karena kalah perang dengan sekutu. Kita masih ingat bukan, pada tahun 1945 Jepang yang sebelumnya merajalela hampir di seluruh jagat ini akhirnya menyerah kalah. Dua mercon raksasa terbuat dari atom yang terkenal dengan BOM ATOM dihadiahkan secara cuma-cuma oleh sekutu. Dua kota besar di negeri matahari terbit itu luluh lantak rata dengan tanah. Ribuan nyawa sia-sia melayang. Penduduk tidak bersalah jadi korban kekejaman letusan petasan raksasa itu.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Setelah merasakan kekalahan yang tidak terhitung jumlahnya itu akhirnya Jepang menyerah kalah. Sebelum pulang ke tanah airnya yang hancur itu seorang Jepang mengatakan,"Jangan bersuka cita dulu, hai kau orang-orang jajahan. Kini kamu boleh bersorak-sorak bergembira karena kekalahanku. Tapi ingat, Jepang akan datang kembali untuk menjajah kalian tanpa harus memakan korban nyawa dari rakyatku. Kalian akan menikmati kematian demi kematianmu."&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Kendaraan-kendaraan roda dua hingga roda empat yang kini sering memakan jiwa bangsa kita adalah bukti dari ucapan itu. Tragedi yang tidak pernah kita sadari. Kita telah dijajah dengan kenikmatan berkendara. Matipun tidak terasa.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-8520316030809247377?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/8520316030809247377/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=8520316030809247377&amp;isPopup=true' title='15 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/8520316030809247377'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/8520316030809247377'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/03/ramalan-masa-silam.html' title='RAMALAN MASA SILAM'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>15</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-2361541578690603925</id><published>2009-03-26T11:00:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.986-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurang kerjaan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Nyata'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Omong Kosong'/><title type='text'>SUSAHNYA HIDUP BERSAMA</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Hidup bersama memang tidak mudah. Apalagi jika dalam satu rumah terdapat berbagai macam tabiat dan kemauan yang berbeda bahkan terkadang bertentangan. Dubutuhkan kesabaran dan saling mengerti antar penghuni untuk dapat mewujudkan keadaan yang menyenangkan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Pengalaman tinggal bersama 49 orang di negeri asing dengan latar belakang yang berbeda-beda menambah pengalaman saya. Ada pengalaman yang mengerikan, menyenangkan bahkan menjijikkan untuk dingat-ingat.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Ketika dalam kesendirian, saya sering merasakan kerinduan untuk berkumpul kembali dengan teman-teman yang menyenangkan. Tapi bila mengingat mereka yang selalu jadi parasit bagi yang lain, jangankan kepingin ketemu mengingatnya saja sudah sakit &lt;em&gt;dodo menthok&lt;/em&gt; saya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Saya katakan sebagai parasit sebab beberapa dari mereka ini sukanya &lt;em&gt;ngampung&lt;/em&gt; tanpa mau memberi. Mulai dari telur, sayur, sampai beras hingga ke rokok si parasit ini maunya minta dari teman yang satu ke teman yang lain. Padahal kalau mau dikalkulasi, penghasilan kami sama. Yang berbeda adalah pengeluarannya, si parasit dengan tanpa malu dan sungkan seringkali menceritakan pengiriman uangnya ke tanah air sekian juta dalam beberapa bulan. Sedangkan bagi mereka yang hidup layaknya &lt;em&gt;simbiosis mutualisme&lt;/em&gt; dengan yang lain masih berada di bawahnya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Mungkin ada yang tidak percaya dengan pengalaman saya ini. Tapi itulah yang terjadi. Saya bersyukur karena tidak termasuk sebagai manusia yang bersifat parasit bagi liyan itu.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Sudah menjadi kebiasaan saya dengan teman satu kamar untuk &lt;em&gt;urunan&lt;/em&gt; membeli bahan makanan dan minuman, dengan begitu pengeluaran bisa ditekan. Kami berbelanja setiap 2 hari sekali untuk sayur dan buah. Sementara untuk beras, gula serta bahan lain yang tahan lama kami biasa membelinya setiap 2 minggu sekali.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Kami bagi tugas untuk gantian masak. Teman yang &lt;em&gt;shift&lt;/em&gt; malam bertugas belanja bahan basah dan masak, sementara yang siang belanja bahan kering dan menanak nasi. Tapi ini hanya berjalan selama 3 bulan. Pada bulan berikutnya kami sering kehilangan bahan-bahan itu. Bahkan sayur dan buah yang baru dibeli pagi oleh teman yang shift malam giliran mau dinikmati sudah tidak kebagian. Akhirnya kamipun memutuskan untuk makan di luaran saja, daripada sudah mengeluarkan uang tapi hanya menikmati sisanya. Maksud hati &lt;em&gt;ngirit&lt;/em&gt; tapi jadinya &lt;em&gt;ngorot&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Kejadian kehilangan ini juga terjadi pada persediaan air minum dalam wadah botol plastik dan ditaruh dalam &lt;em&gt;kulkas&lt;/em&gt;. Kami yang saling mengerti akan kebutuhan bersama itu selalu bergantian memasak dan mengisi botol yang kosong. Tapi bagi si parasit, jangankan memasakan air, mengeluarkan dan mencuci botol yang kosong saja sudah tidak mau. Bikin kopi saja hampir setiap hari hanya bawa cangkir kosong.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Seorang teman seringkali memergoki si parasit-parasit ini seolah tanpa dosa makan buah, goreng telur dan memakai piring orang lain tanpa tanggung jawab. Minum air di kulkas tanpa berusaha mengisinya kembali. Kesabarannya sudah habis karena setiap kali ia pulang kerja dan kehausan, dalam &lt;em&gt;kulkas &lt;/em&gt;hanya berisi botol kosong.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Suatu pagi sebelum berangkat kerja teman karib saya ini berpesan agar saya tidak meminum botol yang sudah diberi tanda. Ia bilang isinya diganti dengan air istimewa yang hanya boleh diminum oleh pendompleng-pendompleng saja. Saya tidak seberapa memperhatikannya, sebab setiap hari saya selalu membeli air mineral dalam botol 1 literan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Malam harinya sepulang kerja teman saya ini langsung kepingin minum. Ketika sedang buka kulkas, si parasit menegurnya, "To, dalam botol itu air apa? Rasanya kok aneh.?" &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Air dalam botol khusus itu isinya tinggal &lt;em&gt;separo&lt;/em&gt;. Si teman ini langsung lari ke kamar mandi dan, "Hoo...eeek.....! Hoo..eek...!" muntah.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Ternyata botol spesial itu telah diisi dengan air kran ditambah air kencingnya dikasih bumbu masak dan garam. Dan setengahnya diminum begitu saja oleh si parasit. Rasain....!&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-2361541578690603925?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/2361541578690603925/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=2361541578690603925&amp;isPopup=true' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/2361541578690603925'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/2361541578690603925'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/03/susahnya-hidup-bersama.html' title='SUSAHNYA HIDUP BERSAMA'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-5053516285948078033</id><published>2009-03-24T11:00:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.992-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengalaman'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurang kerjaan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Nyata'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Omong Kosong'/><title type='text'>RE-BOUNDING &amp; RE-KERITING</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;Seumur-umur saya baru ngerti kalau namanya rebounding itu membuat rambut keriting jadi lurus dan lembut. Ini menurut istilah katrok saya. Yang sebenarnya? Saya tidak tahu secara pasti.&lt;span class="fullpost"&gt;Pengertian ini mengingatkan saya pada seorang teman sesama TKI dari Jember 8 tahun silam. Ceritanya, teman saya ini tidak kerasan kerja jadi buruh pabrik. Jadi ia mengundurkan diri setahun sebelum masa kontraknya habis. Sebelum pulang ke tanah air ia mnyempatkan diri membuat rambutnya jadi lurus dan lembut.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah rambutnya diluruskan, sang teman ini nampak beda. Penampilannya jadi semakin keren untuk ukuran bocah yang asalnya dari pedalaman kabupaten ini. Saya sempat terkejut juga melihatnya. Apalagi setelah menyentuh rambutnya yang lembut. &lt;em&gt;Style&lt;/em&gt;-nya mirip potongan rambut Andy Lau. Dasar wajahnya sudah ganteng, kulitnya memutih dan membersih (dikasih awalan me-) karena sebelum berangkat hitam legam dan kusam.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat berpamitan pada kawan-kawan ia bilang akan kembali lagi. Mungkin hanya satu bulan saja di rumah. Ia akan coba cari job lain selain di pabrik.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ternyata teman saya ini hanya 1 minggu di rumahnya, sebab 2 minggu setelah itu ia muncul di &lt;em&gt;Hostel&lt;/em&gt; (asrama) kami. Dan apa yang saya lihat dari kemunculannya ini adalah kebalikannya saat ia mau pulang. Perbedaannya jauh sekali, bisa dibilang berputar 180&lt;span style='font-family:Symbol'&gt;&lt;sup&gt;o&lt;/sup&gt;&lt;/span&gt;. Rambut yang tadinya lurus dan lembut jadi ikal tebal seperti saat kami baru berangkat dulu.  Kulitnya pun jadi hitam legam kembali.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekarang saya berfikir, mungkin &lt;em&gt;Rebonding&lt;/em&gt; di Malaysia tidak &lt;em&gt;matching&lt;/em&gt; untuk iklim di Indonesia. Cuma bertahan 1 minggu, rebondingnya jadi re-keriting. &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-5053516285948078033?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/5053516285948078033/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=5053516285948078033&amp;isPopup=true' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/5053516285948078033'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/5053516285948078033'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/03/re-bounding-re-keriting.html' title='RE-BOUNDING &amp;amp; RE-KERITING'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-1610409761007402407</id><published>2009-03-22T11:00:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.999-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurang kerjaan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apa adanya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Nyata'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Omong Kosong'/><title type='text'>Yang Tua Tidak Mau diganti Kreditan</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/ScPgqR-3plI/AAAAAAAAAG8/7IU-Ygq0oHg/s1600-h/Monitor+tua.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 151px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/ScPgqR-3plI/AAAAAAAAAG8/7IU-Ygq0oHg/s200/Monitor+tua.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5315339002213541458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span xmlns=''&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Pertengahan tahun 2008 kemarin, monitor saya sering ngadat. Ketika sedang dipakai tiba-tiba restart sendiri seperti kita sedang menekan tombol &lt;em&gt;Degauss&lt;/em&gt; pada menu onscreennya. Ada bunyi kretek-kretek-kretek. Padahal bulan-bulan itu pekerjaan sedang meningkat. Kontan saja otak saya dipaksa untuk berfikir keras agar segera mencarikan penggantinya. Untuk beli yang kontan tidak mungkin, sebab uang persediaan pengembangan peralatan sudah dibelikan Printer R230 2 buah pada bulan sebelumnya. Satu-satunya jalan, cari yang &lt;em&gt;kreditan&lt;/em&gt;. Itupun kalau ada.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Ketika jalan-jalan di sebuah mall kecil, kebetulan ada &lt;em&gt;counter&lt;/em&gt; dadakan sedang memamerkan produk baru LCD. Eh, ternyata juga melayani permintaan kredit. Wah, ini namanya &lt;span style='text-decoration:line-through'&gt;pucuk&lt;/span&gt; monitor dicita &lt;span style='text-decoration:line-through'&gt;ulam&lt;/span&gt; LCD tiba. Langsung saja saya isi form pengajuan kredit. Ternyata mudah. Tanpa banyak pertanyaan dan basa-basi. Selesai isi form, si gadis penjaga pesan agar saya tunggu disurvei dalam satu dua hari kedepan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Dasar orang jujur, saat isi form itu saya menuliskan apa adanya tanpa rekayasa. Tepat dua hari kemudian, saya didatangi surveyor penyedia layanan kredit itu, malangnya ia datang ke tempat kerja sesuai form yang saya isikan saat itu. Kemudian bla bla bla, sayapun banyak diserbu pertanyaan oleh si Mas yang kelihatan angker. Dasar saya orang jujur, semua pertanyaan dijawab apa adanya termasuk gaji saya yang berjumlah 2 kali lipat dari angka kredit bulanan sesuai pengajuan. Tanya jawab hanya sampai ke masalah gaji. Lalu disudahi begitu saja, Si Mas yang bertampang serem itu segera pamit.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Dua jam kemudian ringtone HP saya berbunyi SOS, sms masuk dari &lt;em&gt;counter&lt;/em&gt; dadakan penjual monitor berisi bahwa pengajuan saya ditolak. &lt;span style='text-decoration:underline'&gt;&lt;em&gt;Lha lak tenan!&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;, saya membatin. Padahal waktu mengisi form saya sudah pesan agar disurvey ke rumah bukan ke kantor bolong saya. Inilah jadinya. Tidak jadi juga mengganti monitor tua saya dengan yang baru. Apa karena kreditan, ya? Anehnya, setelah kejadian itu monitor saya setia menemani hingga detik ini tanpa ngadat sedikitpun. Percaya?&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Saya sendiri hampir tidak percaya? Tapi itu yang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-1610409761007402407?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/1610409761007402407/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=1610409761007402407&amp;isPopup=true' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/1610409761007402407'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/1610409761007402407'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/03/yang-tua-tidak-mau-diganti-kreditan.html' title='Yang Tua Tidak Mau diganti Kreditan'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/ScPgqR-3plI/AAAAAAAAAG8/7IU-Ygq0oHg/s72-c/Monitor+tua.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-7473791015051144776</id><published>2009-03-20T11:00:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:29.010-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurang kerjaan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apa adanya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Nyata'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Omong Kosong'/><title type='text'>PEMILU 2009</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;Tidak terasa Pemilu 2009 tidak lama lagi. Kurang dari satu bulan Pesta Demokrasi itu akan segera dilaksanakan. Hari-hari ini adalah saat-saat dimana sedang gencar-gencarnya orang mengobral janji.&lt;span class="fullpost"&gt; Tapi momen ini tidak terlalu penting bagi saya, PEMILU mengingatkan saya akan kejadian tahun 1992 di Pulau Dewata Bali.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat itu, telah hampir satu tahun saya tidak bersekolah lagi. Resminya, jadi pengangguran. Semenjak tidak meneruskan ke perguruan tinggi saya telah banyak mencoba berbagai pekerjaan, dari bikin batu bata merah sampai ikutan tukang mebel. Salah satunya, pada bulan April 1992 ada seorang kenalan mengajak kerja di Pulau Bali jualan bakso. Siapa takut. Malu? Ya, sedikit. Wah, &lt;em&gt;mosok &lt;/em&gt;alumni sebuah SMA negeri ternama kok jualan bakso. Apa peduli saya. Saya lebih tidak rela dibilang pengangguran.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Langsung pada intinya. Satu bulan persis tinggal di sebuah Desa kecil (sudah lupa namanya) di Pulau Dewata itu, menginjak bulan Mei, sebulan sebelum Pemilu 1992, saya didatangi ketua RT.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua RT    :    "Dik, saya minta maaf sebelumnya. Ada hal yang harus adik ketahui."&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya    :    "Ada apa, Pak?"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 63pt'&gt;Ketua RT    :    "Gini, adik datang ke Bali ini kan tidak bawa KTP, hanya surat jalan. Padahal satu bulan lagi ada PEMILU. Demi keamanan adik, kami mohon adik pulang dulu ke Indonesia....."&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 63pt'&gt;Saya    :    "Ah, ya terima kasih, Pak."&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 63pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yang bikin saya heran sampai sekarang, Pak RT itu salah apa lupa saat bilang saya harus pulang ke Indonesia. Seperti turis asing saja yang kebanyakan lebih mengenal BALI daripada Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-7473791015051144776?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/7473791015051144776/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=7473791015051144776&amp;isPopup=true' title='12 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/7473791015051144776'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/7473791015051144776'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/03/pemilu-2009.html' title='PEMILU 2009'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-4956740236316351147</id><published>2009-03-19T11:00:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:29.018-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurang kerjaan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apa adanya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Omong Kosong'/><title type='text'>MATI</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;Pulang kerja, sore kemarin. Lelah sekali. Ada meeting panjang baru saya lalui. Ingin rasanya segera meletakkan kepala di atas bantal. &lt;span class="fullpost"&gt;Dan tidur sampai ngiler. Tapi urusan pendapatan hari itu pasti berkurang kalau dipaksakan pergi ke peraduan sore. Dengan berat menahan kelopak mata untuk tetap terjaga. Banyak kerjaan menunggu untuk diselesaikan. Terpaksa juga harus kembali bekerja.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Baru beberapa menit duduk di hadapan partner kerja saya yang kelihatan sudah tua itu tiba-tiba terdengar ringtone dari HP saya. Sayapun menyapa sesorang yang sedang menghubungi saya. O, ternyata adik bungsu saya, &lt;em&gt;cowok,&lt;/em&gt; sekitar 27 tahun usianya. Inilah percakapan kami (diterjemahkan ke Bahasa Indonesia):&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adik    :    "Lagi apa, mas?"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya    :    "Biasa, kerjaan rutin."&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adik    :    "Rame?"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya    :    "Ada saja!.... kamu?"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adik    :    "Di rumah!"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya    :    "Ndak kerja?"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adik    :    "Pulang bentar, mandi."&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya    :    "Ooo, ada apa?"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adik    :    "Ndak ada, pengen tanya dikit?"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya    :    "Apa?"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adik    :    "Habis dapat rejeki banyak, ya?"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya    :    "Rejeki apa? Tiap hari kerja, ya dapat. Kalau libur siapa yang mau kasih uang? Kenapa?"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adik    :    "Ndak ada, tadi malam aku impikan mas mati!"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya    :    (Tertawa, rasa kantuk saya agak hilang) "Kalo dimimpikan mati memangnya mau dapat rejeki nomplok?"     &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-4956740236316351147?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/4956740236316351147/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=4956740236316351147&amp;isPopup=true' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/4956740236316351147'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/4956740236316351147'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/03/mati.html' title='MATI'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-6463453906814406175</id><published>2009-03-15T11:00:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:29.026-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurang kerjaan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apa adanya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Nyata'/><title type='text'>SEPEDA BARU TANPA KACA SEPION</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/Sb0m-eavJCI/AAAAAAAAAG0/yB3w-u8j5UU/s1600-h/000_9677.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 151px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/Sb0m-eavJCI/AAAAAAAAAG0/yB3w-u8j5UU/s200/000_9677.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5313445990126003234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span xmlns=''&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Ternyata tidak mudah memilki pengalaman menjadi sopir. Karena kebiasaan mengendarai roda empat itu, saya kikuk mengendarai kendaraan bermotor tanpa kaca sepion. Saya tidak malu dibilang kuno sama teman-teman karena motor saya terlalu lengkap dengan atributnya, tidak seperti teman-teman seumur saya waktu itu merasa &lt;em&gt;mbois&lt;/em&gt; dengan motor brundulnya. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Bulan kemarin saya baru saja membeli sepeda kayuh. Seumur-umur baru sekarang saya mampu membeli sepeda tanpa mesin itu dengan hasil jerih payah sendiri. Setelah mengendarainya beberapa kali saya merasa asing dengan benda ini. Tanpa kaca sepion. Lucu ya? Tapi saya benar-benar tidak nyaman bersepeda.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Karena itulah saya ingin melengkapinya.  Beberapa hari yang lalu ketika jalan-jalan di mall ada sebuah counter yang memamerkan perlengkapan olah raga bersepeda. Maka mampirlah saya. Kebetulan penjaganya agak lumayan. Ya hitung-hitung sambil cuci mata. Mata saya celingukan mencari-cari mahluk yang namanya sepion. Tapi tidak ketemu juga. Sebelum ditanya sama si gadis penjaga saya coba bertanya lebih dulu.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Mbak, gak ada kaca sepion, ya?"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Bukannya menjawab, ia malah tersenyum-senyum. "Sialan," saya membatin, senyumnya seperti mengolok-olok.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Ya, gak ada mas!" jawabnya kemudian.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Sepeda ginian memang dirancang tanpa sepion apa di sini sedang tidak ada setok?" saya coba mbrengkel.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Setahu saya ndak ada, mas!"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Ya udah, makasih mbak?" saya coba tutupi rasa malu sambil beranjak pergi. Saya lirik cewek penjaga itu tersenyum-senyum pada temannya. Saya jadi ge-er, jangan-jangan saya yang jadi bahan tertawaan. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-6463453906814406175?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/6463453906814406175/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=6463453906814406175&amp;isPopup=true' title='11 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/6463453906814406175'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/6463453906814406175'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/03/sepeda-baru-tanpa-kaca-sepion.html' title='SEPEDA BARU TANPA KACA SEPION'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/Sb0m-eavJCI/AAAAAAAAAG0/yB3w-u8j5UU/s72-c/000_9677.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-8565036037565705704</id><published>2009-03-11T11:00:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:29.034-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurang kerjaan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Nyata'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Omong Kosong'/><title type='text'>Foto pakai HP VS Foto pakai Kamera Digital</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Telah 5 tahun menggeluti usaha kecil-kecilan di rumah, saya banyak mengalami hal-hal unik yang kadang-kadang bikin bludrek, kadang-kadang bikin geli sampai tidurpun terbawa ketawa. Mungkin itulah resiko atau hiburan bagi pekerja jasa semacam saya yang berinteraksi secara langsung dengan pelanggan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Ada satu kejadian yang sampai sekarang bikin saya pegel linu karena geli. Di sini saya tulis dengan bahasa saya yang mudah-mudahan bisa dimengerti.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Seperti biasa, sore hari itu tidak seberapa ramai. Baru saja dua cewek keluar, masuk dua orang pemuda usianya kira-kira baru lulus sekolah menengah atas. Yang masuk paling depan pakaiannya necis dan sangat rapi. Kelihatannya ia akan meminta layanan foto. Baru sampai di pintu pemuda ini sudah tersenyum menyapa, sayapun memberikan senyuman balasan (biasa, prosedur standar-harus ramah pada calon pelanggan).&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Foto HP, mas!" si pemuda memberikan jawabannya padahal saya belum tanya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"O, ya.... duduk mas. HP-nya pakai blutut apa infra merah ya?" Pertanyaan sesuai protap (prosedur tetap) juga. Eh si pemuda bukan menjawab atau mengeluarkan Hp-nya seperti pelanggan lain yang akan mencetakkan foto dari Hp-nya. Setelah duduk ia malah menoleh pada temannya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Bawa kartu memory, ta?" tanya saya lagi. Dua pemuda itu seperti kebingungan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Mau foto HP, mas!" pemuda satunya mengeluarkan suara.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Lha, iya, HP nya pakai blutut apa inframerah? Atau sampeyan sudah bawa kartu memori?"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Ooo, anu mas.... mau foto HP di sini!"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Belum difoto, to?"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Belum."&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Ya, silahkan foto-foto dulu, nanti kalau dah selesai kirim ke komputer. HP &lt;em&gt;sampeyan&lt;/em&gt; pakai blutut apa inframerah?" &lt;em&gt;mbulet&lt;/em&gt; ke situ saja pertanyaan saya, namanya juga prosedur standar.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Fotonya di sini, mas!" pemuda yang masih berdiri itu malah ngeyel. Saya juga telmi. Sejauh itu tidak mengerti maksudnya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"O... iya, &lt;em&gt;ndak&lt;/em&gt; pa pa, saya tunggu. Mumpung sepi." lanjut saya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Ya, &lt;em&gt;sampeyan&lt;/em&gt; yang moto, langsung jadi, pakai HP itu. Katanya murah kalau pakai HP!" Kata si pemuda necis mantab.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Thoeoeoeoeoeng.................? Kepala seperti kepenthung, baru saya &lt;em&gt;dong&lt;/em&gt; maksudnya. Ia mau foto. "Oaaalah, &lt;em&gt;sampeyan&lt;/em&gt; mau foto to bukan cetak foto dari HP?&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Pemuda itu mengangguk.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Foto di sini gak pake HP mas, saya pakai kamera digital." saya menjelaskan. (tidak ada dalam PROTAP).&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Lho kan mahal, mas! Katanya di sini bisa" pemuda satunya masih ngeyel. "Kami mau yang pakai HP aja."&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Waduh, ini orang &lt;em&gt;ngerti&lt;/em&gt; apa &lt;em&gt;ndak&lt;/em&gt; sebenarnya. "Saya malah &lt;em&gt;ndak&lt;/em&gt; punya HP berkamera. Kalau mau foto di sini ya pakai kamera digital. Nah, mbak-mbak yang barusan dari sini itu tadi ya, mereka bawa HP sendiri, habis foto-fotoan terus nyetaknya di sini, mas. Giiiii...tu!"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Mereka diam.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Gimana, jadi pa &lt;em&gt;ndak&lt;/em&gt;?"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Iya wis, mas!" jawab si pemuda necis.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Akhirnya saya ambil juga gambarnya pakai kamera digital. Kasihan, mereka benar-benar tidak tahu kalau foto pakai HP jauh lebih mahal daripada pakai kamera digital. Soalnya harus beli dulu HP berkamera. Kecuali pinjam?&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-8565036037565705704?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/8565036037565705704/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=8565036037565705704&amp;isPopup=true' title='15 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/8565036037565705704'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/8565036037565705704'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/03/foto-pakai-hp-vs-foto-pakai-kamera.html' title='Foto pakai HP VS Foto pakai Kamera Digital'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>15</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-898692755788198806</id><published>2009-03-10T11:00:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:29.042-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurang kerjaan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apa adanya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Omong Kosong'/><title type='text'>TEMPAT APA YANG PALING POPULER</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Seorang teman lama yang baru jumpa menanyakan apa tempat paling populer di kota saya. Saya tidak bisa langsung menjawabnya. Disamping saya tidak tahu, sebenarnya saya kurang melakukan orientasi dan observasi walaupun sudah terhitung hampir dua dekade menetap di sana. Terus terang kepentingan perut lebih utama daripada sekadar ngelencer mencari tempat wisata, kalau itu yang dimaksud teman saya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Setelah melakukan perenungan agak panjang, akhirnya sayapun bisa mempersiapkan jawaban untuk pertanyaan itu. Inilah hasil polling batiniah yang memutuskan tempat terpopuler di kota saya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Pada tahun 2003, cardtride Printer EPSON Stylus C43 saya rusak, sudah kemana-mana di seputar kota tidak menemukan toko yang menjualnya bahkan di toko aslinya. Akhirnya saya dapat informasi agar pergi ke &lt;strong&gt;kampus. &lt;/strong&gt;Dan benar, saya menemukannya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Pada Tahun yang sama, HP 3310 saya chasingnya harus diganti. Masa itu masih langka penjual eceran. Di kotapun saya kesulitan mencarinya. Seorang teman menyarankan,"Coba beli di &lt;strong&gt;kampus&lt;/strong&gt;." Dan benar saya juga berhasil.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Pada Tahun 2005, saya pesan Printer EPSON R230 di toko langganan, tapi pemilik toko bilang pesanan saya baru bulan depan sampai, kalau mau cepat coba cari di &lt;strong&gt;kampus, &lt;/strong&gt;akhirnya sayapun beli juga walaupun agak sedikit mahal.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Pada tahun yang sama, seorang kastamer datang membawa CD berisi foto-foto pengantin, saya diminta mencetak ulang. Saya lihat pose fotonya lumayan bagus. Dasar usil, saya tanya, "Foto studionya dimana, Mbak. Kok bagus-bagus?" Pengantin baru itu menjawab,"Di &lt;strong&gt;kampus, mas&lt;/strong&gt;"&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/strong&gt;Yaaaaaaaah &lt;strong&gt;kampus &lt;/strong&gt;lagi.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Pada tahun 2006, ada seorang pelanggan minta dicetakkan foto sebesar ukuran poster saya bilang, printer saya hanya mampu ukuran A4, seorang tamu yang lain memberikan saran padanya agar pergi ke &lt;strong&gt;kampus.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Masih di tahun yang sama, tiba-tiba mainboard saya terbakar. Harus diganti. Toko langganan saya sedang tidak memilki stok. Ketika keluar dari toko iseng-iseng tanya sama seorang pemuda yang hendak memasuki toko itu, "Sudah coba cari di &lt;strong&gt;kampus&lt;/strong&gt;, Mas?"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Seorang teman datang ke rumah. Baju yang dipakainya terlihat berbeda, sepertinya bikinan butik, bukan istrinya Pak Tik. Mulut jail saya tanya, "Baju baru nih, beli di mana?"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Kemarin jalan-jalan di &lt;strong&gt;kampus&lt;/strong&gt;, lihat-lihat baju kok bagus.... murah... beli."&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Tahun 2007 saya diundang kumpul-kumpul bersama para fotografer amatir oleh sebuah studio besar. Saya tidak tahu dimana tempat yang ditulis pada undangan itu. Akhirnya saya call pada pemberi undangan,"Tempatnya dimana?"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Sebuah aula pertemuan di &lt;strong&gt;kampus&lt;/strong&gt;, mas!"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Ooooow...."&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Seorang kenalan datang ke rumah bawa oleh-oleh Bakso. Selesai makan bersama, saya tanya, "Beli dimana?"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Kampus!"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;strong&gt;Kampuuuuuuuuuus&lt;/strong&gt; lagi.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Saya jadi bingung, kampus itu tempat apa sih? Kok semua ada di sana. Dan sangat populer.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-898692755788198806?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/898692755788198806/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=898692755788198806&amp;isPopup=true' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/898692755788198806'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/898692755788198806'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/03/tempat-apa-yang-paling-populer.html' title='TEMPAT APA YANG PALING POPULER'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-5714225030986380262</id><published>2009-03-09T11:00:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:29.050-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurang kerjaan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Nyata'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Omong Kosong'/><title type='text'>SARANA</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Beberapa hari yang lalu iseng-iseng saya bikin tebak-tebakan dengan beberapa teman di tempat kerja. Saat istirahat siang, di luar masih hujan sejak kemarin sorenya. Dasar otak orang pas-pasan tiba-tiba muncul ide aneh untuk saling mengolok-olok sesama teman pekerja rendahan yang notebene gajinya masih dibawah UMR.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Karena sebagai pegawai rendahan kami hanya bisa bermimpi untuk punya mobil seperti para pekerja menengah ke atas lainnya. Berkhayal saja kami sudah ketakutan. Kalaupun bisa memiliki, itu bukan sesuatu yang mudah bagi kami, jika sedang di tengah perjalanan tiba-tiba salah satu ban meletus dan harus diganti berapa rupiah yang harus dikeluarkan. Belum lagi pajak per tahunnya yang pasti di atas gaji bulanan kami.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Sejak sore hari sebelumnya hingga hari itu hujan belum berhenti. Pada malam hari di tengah lebatnya hujan, seorang pegawai menengah datang ke rumah saya karena ada hal penting yang harus diselesaikan. Saya heran melihatnya tidak menggunakan mobil padahal rumahnya cukup jauh, pertanyaan jail tiba-tiba keluar,"Kok pakai motor, mas? Apa di sana tadi ndak hujan?"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Sama aja, Cuma males mau bawa mobil. Barusan dicuci tadi pagi," Jawab teman sekantor itu sambil melepas jas hujannya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;...........................&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Kejadian itu memberikan inspirasi nakal untuk membuat polling diantara teman-teman senasib, seandainya kami jadi orang yang mampu membeli kendaraan roda empat. Pertanyaannya begini, "Seandainya kita berkecupan dan mampu membeli mobil, sementara itu juga masih memiliki motor dan sepeda. Saat hujan lebat, perut lapar, di rumah tidak ada sesuatu untuk dimakan jadi terpaksa harus pergi ke warung atau restoran, maka kendaraan manakah yang harus kita pakai?"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Kan kita mang gak punya mobil?" seorang teman bertanya balik.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;"Ku bilang apa? Se... an... dai...nya...! Ya pura-puralah! Siapa tahu kemudian hari kita mampu?" &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Maka merekapun satu per satu memberikan jawabannya. Dari 8 orang teman saya itu hanya satu yang akan menggunakan roda empat untuk keluar di saat hujan lebat, alasannya biar tidak terkena hujan. Sementara yang lainnya memberikan jawaban yang hampir sama, enggan memakai mobil dengan alasan sama yaitu sayang kalau mobilnya kena hujan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Saya terpingkal-pingkal menertawai mereka yang menjawab tidak pakai mobil. Akhirnya mereka ingin mendengar jawaban saya. Saya bilang, "Ya pakai mobil, dong. Kalau saya mampu beli roda empat artinya saya sudah lebih dari cukup, bukan orang miskin lagi. Kenapa harus lebih sayang sama mobil? Bukankah kesehatan kita lebih berharga? Mobil rusak ganti baru, kan orang kaya? Kalau tubuh kita yang rusak, percuma punya kekayaan, nggak bisa nikmati."&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Mereka tertawa-tawa ramai, dan ada yang nyeletuk, "Dasar orang miskin, berkhayalpun ndak mampu."&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;   &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-5714225030986380262?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/5714225030986380262/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=5714225030986380262&amp;isPopup=true' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/5714225030986380262'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/5714225030986380262'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/03/sarana.html' title='SARANA'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-2408318938949651055</id><published>2009-03-08T08:37:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T23:57:29.057-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurang kerjaan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Omong Kosong'/><title type='text'>50 Tahun Barbie</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Anda kenal Barbie? Nama aslinya Barbara Millicent Robert, lahir 9 Maret 1959 di Willows, Winconsin. Boneka setinggi 29 cm ini memiliki tubuh yang mungkin sangat diidamkan oleh setiap wanita yang perfeksionis. Tubuhnya ramping dengan leher jenjang, kepalanya dihiasi rambut pirang, pinggangnya meliuk serasi dengan kaki yang “lencir”.  Sungguh cantik, menawan hati para bocah perempuan bahkan gadis remaja untuk memilikinya. Hari ini Barbie telah berusia 50 tahun, wow.....!, itu jauh lebih tua dari saya. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin tahu sejarah singkatnya? Lihat di &lt;class&gt;&lt;a href="http://202.146.4.30/read/artikel/202"&gt;KOKI&lt;/a&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata kesuksesannya selama 50 tahun itu memiliki kisah yang tidak patut kita tiru. Dan jika akhir-akhir ini Barbie banyak mengalami goncangan, tekanan, peniruan bahkan pencekalan di Iran adalah penggugah agar para penerus Mattel berlapang dada mengingat sejarah Barbie tidak seindah tubuhnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sengaja saya tidak menampilkan gambarnya, karena takut kena pelanggaran hak cipta, biarlah saya simpan sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam sudah berganti pagi, peduli amat dengan kisah kelam masa lalu Barbie. Sebentar lagi saya akan beranjak tidur. Daripada ikut-ikutan mikir kampanye damai pemilu 2009 labih baik saya membayangkan Barbie berubah menjadi manusia betulan setinggi 175 cm. Terus saya berjalan disampingnya walau tinggi badan saya hanya 148 cm. Duh, pasti menjadi perhatian banyak orang yang melihatnya. Dan tidak sedikit yang membatin,”Yang jalan sama Barbie itu kacungnya, ya?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-2408318938949651055?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/2408318938949651055/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=2408318938949651055&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/2408318938949651055'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/2408318938949651055'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/03/50-tahun-barbie.html' title='50 Tahun Barbie'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-4312407433778155404</id><published>2009-03-05T08:33:00.000-08:00</published><updated>2009-10-31T23:57:29.073-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Omong Kosong'/><title type='text'>KISAH TIGA ORANG PERTAPA – 2</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak sabar ingin berbagi mengenai akhir dari cerita ini. Walau tidak banyak respon dari rekan-rekan, tapi saya akan tetap uraikan bagaimana kelanjutannya. Mungkin benar &lt;class&gt;&lt;a href="http://awamologi.blogspot.com/"&gt;Kang Bahtiar&lt;/a&gt; dan &lt;class&gt;&lt;a href=http://semar-badra-naya.blogspot.com/&gt;Kang Semar&lt;/a&gt;  bilang bahwa cerita ini sedikit berbau filosofis, tapi cukup untuk sekedar berbagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah begini kelanjutannya: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hari ke empat pun telah datang. Tiba saatnya bagi ketiga murid pilihan itu menghadap Sang Maha Guru untuk mempertanggungjawabkan tugasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penthol, Penthil dan Pedhal telah berada di Ruang khusus Sang Maha Guru tepat pada waktunya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan penuh Wibawa Sang Maha Guru berdiri dihadapan mereka. Senyum menghiasi wajahnya tanda puas akan kecekatan dan kedisiplinan ketiga murid itu. Satu persatu dipandangi wajah muridnya. Lalu ia duduk di atas singgasananya. Dan berkata,”Aku tidak salah memilih kalian. Kalian memang patut diandalkan” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Maha Guru mengelus Jenggotnya,”Sekarang aku ingin tahu apa dan di mana kalian dalam 3 hari 3 malam yang lalu.” berhenti sejenak, ”Penthol!” Pandangannya  mengarah pada si Penthol, ”Dimana kamu telah bertapa? Dan tunjukkan buktinya!” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Baik, Maha Guru.” Si Penthol mendekat ke hadapan Sang Maha Guru kemudian menyerahkan sesuatu dalam bungkusan kain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ini adalah batu sisa letusan gunung berapi sebagai bukti bahwa saya telah bersemadi di puncak gunung berapi tertinggi di kepulauan ini. Saya hanya seorang diri di sana selama 3 hari 3 malam.” ujar Si Penthol, ”Tidak ada manusia selain saya seorang, Maha Guru!” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Maha Guru menimang-nimang batu milik Penthol sambil mengangguk-angguk mendengarkan penjelasan muridnya itu. Dan ia percaya. Kemudian meletakkan batu iu di atas meja yang berada di samping tempat duduknya. Kini giliran Si Penthil yang menjadi perhatian dari sorot matanya. &lt;br /&gt;”Baik. Aku terima penjelasan Penthol. Bagaimana dengan kamu Penthil.” katanya kemudian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penthol mundur ke tempat semula dan berganti Penthil mendekati Sang Maha Guru,  sebuah bungkusan sedikit lebih besar dari milik Penthol diserahkannya. &lt;br /&gt;”Ini batu karang, Maha Guru. Saya ambil dari dasar laut pulau bergoa itu. Saya menyelam sangat dalam untuk dapat bersembunyi dari manusia lain.” Penthil coba menjelaskan, ”Dan di sanalah saya bersemadi selama ini, sesuai perintah Maha Guru.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Maha Guru mendengarkan penjelasan Si Penthil seraya membuka bungkusan itu dan mendekatkan ke hidungnya dan terciumlah bau amis air laut. Batu karang itu masih belum kering. Ia pun kembali manggut-manggut, ”Kalian berdua telah melaksanakan tugas dengan baik.” Ia meletakkan batu karang itu ke atas meja.”Sekarang giliran kamu, Pedhal,” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandangan mata Sang Maha Guru beralih pada Si Pedhal, murid pilihan ketiga yang tampak paling kelelahan, tapi ia hanya membawa tangan kosong. ”Mana oleh-oleh mu buat aku?” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Pedhal tidak berani memandang wajah Sang Maha Guru. Ia tidak mampu megucapkan sepatah katapun. Kepalanya menunduk lesu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Pedhal!” Panggil Sang Maha Guru lagi, berlahan Si Pedhal mengangkat wajahnya, ”Apa yang kamu peroleh?”&lt;br /&gt;Mulut Si Pedhal terasa kelu. Ingin berucap tapi tidak mampu. Bibirnya bergerak namun suara desispun tidak terdengar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Apa yang terjadi, Nak?” tanya Maha Guru lembut. ”Apa sebenarnya yang kamu hadapi sehingga kamu seperti ketakutan?” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pedhal masih belum mengeluarkan suaranya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kamu tidak perlu takut jika kamu memang gagal melaksanakan tugasmu. Tidak ada hukuman bagi kalian yang gagal.” Sang Maha Guru berujar sambil berdiri dari duduknya dan melangkah mendekati Si Pedhal yang kembali menundukkan kepala. ”Ayo, bicaralah!” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nampaknya Suara Sang Maha Guru yang lembut berwibawa itu membangkitkan keberanian Pedhal untuk membuka suara. ”Maafkan saya Maha Guru!” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Saya tidak bisa em....”Berhenti sejenak dan mulai berani memandang ke arah Sang Maha Guru yang kini berjongkok di depannya.”...saya tidak sanggup menjalankan tugas ini.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ya... ya... ya..., aku tahu.” Sang Maha Guru menganggukkan kepalanya.”Aku lihat kamu tidak bisa membawa bukti dari tempat bersemadimu. Tapi kenapa?” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Saya tidak bersemadi, Maha Guru.” Ucap Pedhal mulai menjelaskan. ”Sebab saya tidak menemukan tempat sesuai petunjuk Maha Guru.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Pedhal-pedhal...., bumi ini luas. Ada bukit dan lembah. Ada gunung dan lautan luas.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Saya sudah pergi kemana-mana, Maha Guru. Seluas bumi ini. Saya kerahkan semua tenaga saya untuk mencari tempat itu.” potong Si Pedhal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Dan kau tidak menemukannya?” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Benar, Maha Guru. Perintah Maha Guru untuk mencari tempat bersemadi  yang tidak terdapat manusia itu tidak ada. Karena semua tempat di mana saya pergi di situ ada manusia.” Jelas Si Pedhal. ”Saya masih manusia, Maha Guru. Jadi saya masih menemukan manusia itu dalam diri saya.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Cukup!”  Kata Sang Maha Guru seraya berdiri dan berjalan mendekati Si Penthol dan Si Penthil. Dalam hati kedua murid itu merasa bahwa persaingan hanya tinggal berdua sebab Si Pedhal pasti gagal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Penthol dan Penthil,” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Saya, Maha Guru.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kalian berdua telah melaksanakan tugas dengan baik. Tapi kalian tidak cukup sempurna dalam memahami apa yang kuperintahkan.” Penthol dan Penthil memandangi Sang Maha Guru heran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Yang aku perintahkan saat itu adalah carilah tempat yang menurut kalian tidak ada manusia.” Sang Maha Guru mulai menjelaskan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Tapi saya pergi ke tempat sepi dimana...”Si Penthol menyela kata-kata Sang Maha Guru. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Tidak ada manusia lain selain kamu, Bukan?” lanjut Sang Maha Guru.”Itulah kesalahan kalian. Kalian merasa paling sempurna sehingga kalian lupa bahwa kalian masih manusia seperti halnya aku juga.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejenak tempat itu menjadi sepi. Penthol dan Penthil merenungi kembali apa yang diperintahkan Sang Maha Guru empat hari yang lalu. Merekapun mulai menyadari kesalahannya masing-masing. Tapi Si Pedhal belum merasa menang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Maha Guru berjalan kembali ke singgasananya dan duduk. Ia kembali memperhatikan ketiga murid yang menundukkan kepalanya itu lalu berkata, ”Bagaimana, Penthol dan Penthil? Apakah kalian sudah mengerti maksudku?” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penthol dan Penthil pun mengangguk. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Jadi, sekarang juga aku putuskan bahwa Pedhal pantas menjadi wakilku. Karena ia telah menjalankan tugasnya sebelum melakukan apa yang kuperintahkan.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, itulah akhir ceritanya. Sederhana, bukan? Semoga ada makna yang bermanfaat bagi kita sebagai manusia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiklah, menanggapi komentar teman-teman yang sudah membaca pada bagian pertama dan telah menebaknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, untuk Kang &lt;class&gt;&lt;a href=" http://wawawuwiwowa.blogspot.com/"&gt;Seno&lt;/a&gt; semoga cepet bisa bangun WC sendiri jadi tidak selalu ke WC umum, xhi..xhi..xhi...! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua untuk &lt;class&gt;&lt;a href="  http://soewoeng.com/&lt;br /&gt;"&gt;Suwung&lt;/a&gt; terima kasih sudah gabung di sini, jawabanmu benar, saya hargai tebakanmu karena apa yang ada dipikiranmu sama dengan Si Pedhal yang akhirnya menang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk &lt;class&gt;&lt;a href=" http:// http://airudesu.co.cc/"&gt;Phiy&lt;/a&gt; jangan pernah ada kata mungkin, ya? Sebab pemahamanmu sudah pasti. Jadi semangatlah, jangan suka ngantuk lagi, OK? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena hampir semua jawaban benar maka, tiket nonton Pemilu 2009 tidak jadi dicetak. Dan lagi, kita semua kan ikut main di sana-jangan sampai ada yang ketinggalan, walaupun mungkin kita sudah jenuh menjalani sistem demokrasi di negeri ini. (Wah jadi kampanye anti GOLPUT Nih!) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OK. Tunggu posting saya besok, pasti lebih seru dan menjijikkan. He...he...he....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-4312407433778155404?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/4312407433778155404/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=4312407433778155404&amp;isPopup=true' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/4312407433778155404'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/4312407433778155404'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/03/kisah-tiga-orang-pertapa-2.html' title='KISAH TIGA ORANG PERTAPA – 2'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-6806402734848402037</id><published>2009-03-03T10:25:00.000-08:00</published><updated>2009-10-31T23:57:29.066-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurang kerjaan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Omong Kosong'/><title type='text'>KISAH TIGA ORANG PERTAPA</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kisah ini pernah saya dengar dari seorang guru Bahasa Jawa sewaktu SMA dulu. Kini saya akan coba ceritakan kembali dengan versi sedikit berbeda, nanti kawan-kawan saya minta menebak lanjutan ceritanya. Baik, sudah siap? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, apa jawaban anda? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh, belum ya? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begini kisahnya: &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sebuah padepokan di negeri Entahkapan sedang mengadakan ujian praktek bagi 3 orang murid senior. Ujian ini dimaksudkan untuk mencari seorang pengganti dari wakil si Maha guru yang melarikan diri gara-gara kecantol partai politik dan siap menjadikannya caleg. Sang Maha Guru segera melakukan tindakan yang tepat untuk mengisi kekosongan jabatan itu dengan memilih 3 orang murid yang berprestasi untuk diseleksi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu petang Sang Maha Guru memanggil 3 murid pilihannya yaitu Si Penthol, Penthil dan Pedhal untuk menghadapnya. Ketiga murid itu merasakan ada sesuatu yang sangat penting, karena tidak biasanya Maha Guru memanggil muridnya secara khusus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah ketiga murid tersebut berada di ruang pertemuan Sang Maha Guru berkata,”Kalian aku panggil kemari karena aku merasa harus ada pengganti Pedhet, wakilku yang durhaka itu. Tapi hanya satu dari kalian bertiga yang terpilih melaui satu ujian kecil yang harus kalian lakukan.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Maha Guru mengucapkan kalimatnya dengan penuh wibawa. Para murid menunduk penuh hormat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apakah kalian siap melakukan tugas ujian ini?,” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siap, Maha Guru!” Sang Murid menjawab bersamaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan jika terpilih, kalian sanggup melakukan tugas sebagai wakilku?” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sanggup.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Maha Guru diam sejenak sambil memperhatikan ketiga muridnya yang sedang menunggu apa gerangan yang hendak diperintahkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yang harus kalian lakukan adalah bertapa selama 3 hari 3 malam. Kalian harus mencari tempat sendiri-sendiri, carilah tempat yang menurut kalian tidak ada manusia, dan bertapalah kalian di sana. Setelah itu kalian harus menghadap aku pada hari ke empat dengan membawa barang bukti dari tempat kalian bertapa.” Demikian perintah Sang Maha Guru didengarkan baik-baik oleh murid-muridnya itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kapan kami mulai, Maha Guru?” Tanya Si Pedhal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apakah kalian mengerti petunjuk dari perintahku tadi?” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya, kami mengerti!” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sekarang juga kalian bisa memulai dan ingat, hari keempat dari sekarang kalian menghadap aku di tempat ini pada waktu yang sama!” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka pergilah ketiga murid pilihan itu untuk menjalani ujian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Penthol dengan pemikiran cerdasnya segera pergi ke puncak gunung tertinggi di kepulauan itu. Ia yakin bahwa di sana pasti tidak ada manusia selain dirinya. Dan malam itu juga ia telah sampai di tempat yang ditujunya menggunakan ilmu angin ngebut andalannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula dengan Si Penthil, dengan kelebihannya menyelam di laut ia segera pergi ke sebuah goa di tengah-tengah pulau karang. Ia yakin manusia tidak akan bisa sampai ke tempat itu tanpa kemampuan menyelam, karena goa itu hanya bisa dimasuki melalui lobang di bagian bawah pulau karang kemudian menyusuri lorong itu hingga sampai bagian atas pulau yang terdapat goa tanpa air. Malam itupun dia telah berada di sana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi lain bagi Si Pedhal, dengan kemampuan anuraga yang melebihi kedua rivalnya tanpa berpikir panjang segera melesatkan tubuhnya untuk pergi mendahului mereka. Tapi sejauh apapun ia pergi ia merasa tidak menemukan tempat untuk bertapa sesuai dengan perintah Sang Maha Guru. Dan selama tiga hari tiga malam ia tidak melaksanakan tugasnya untuk bertapa, yang ia lakukan hanya mencari dan mencari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di sini dulu ceritanya, tugas kalian yang membaca adalah menebak kira-kira siapa dari ketiga murid itu yang lolos dalam ujian? Lalu apa alasannya? Mudah bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada hadiah bagi penebak yang benar. Hadiahnya, tiket VIP untuk 2 orang nonton Pemilu 2009. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baik, saya tunggu jawabannya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-6806402734848402037?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/6806402734848402037/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=6806402734848402037&amp;isPopup=true' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/6806402734848402037'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/6806402734848402037'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/03/kisah-tiga-orang-pertapa.html' title='KISAH TIGA ORANG PERTAPA'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-7424096289555877108</id><published>2009-03-02T17:55:00.000-08:00</published><updated>2009-10-31T23:57:29.081-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kurang kerjaan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apa adanya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rahasia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Omong Kosong'/><title type='text'>BUKAN PELAJAR BICARA PE-ER</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SaygtLwJInI/AAAAAAAAAFs/QkJwrBVBIIo/s1600-h/awardblogger2009.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 161px; height: 118px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SaygtLwJInI/AAAAAAAAAFs/QkJwrBVBIIo/s320/awardblogger2009.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5308794758872244850" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kemarin sore, sepulang dari kerja jadi buruh di kantor sebelah rumah (100 m ke barat) seperti biasa saya sudah ditunggu oleh beberapa pelanggan untuk mencetak foto-foto dari handset mereka. Maklum, saya di rumah kan buka usaha kecil-kecilan jadi tukang foto dan memberikan layanan cetak foto digital, sederhana saja, hanya menggunakan beberapa perangkat peralatan inkjet sebagai alat cetaknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sejak beberapa bulan kemarin di sela-sela pekerjaan rutin itu iseng-iseng belajar bikin blog. Maka bila komputer khusus saya dihidupkan, jaringan internetnya tidak pernah ketinggalan selalu disambung. Jika sudah nyambung langsung saja baca-baca artikel di blog yang sudah sering saya kunjungi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kemarin sore saya langsung pergi ke blognya Si &lt;class&gt;&lt;a href="http://just-fatamorgana.blogspot.com/"&gt;Fanny&lt;/a&gt;, blognya selalu fresh, ia sangat rajin bikin posting, lucu-lucu dan tidak ada sara atau obrolan politik. Jadi saya suka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi artikel &lt;class&gt;&lt;a href=" http://just-fatamorgana.blogspot.com/2009/03/wah-dapat-award-lagi-dari-si-cantik.html&lt;br /&gt;"&gt;ini&lt;/a&gt; sangat tidak saya sukai. Terus terang, kalau ada artikel yang isinya pe-er pe-eran, dimanapun pasti tidak saya baca sebab bagi saya tidak bermanfaat, tapi yang ini beda-dia tulis nama saya ”RCO”. Terpaksa juga saya membacanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata ada semacam tugas yang perlu dikerjakan untuk posting. ”Wah, kurang kerjaan benar orang ini.” saya membatin. &lt;br /&gt;”Katanya Notaris, kalau ndak ada kerjaan mbok yao tolong saya dibikinkan NPWP atau SIUP gitu kok malah dikerjai,” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan inilah yang harus dikerjakan, (ini saya kopipaste-kan begitu saja)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ambil photo terbaru kamu, lebih baik sekarang juga di photo khusus untuk ngambil award ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Jangan ganti baju, jangan rapikan rambut, pakaian dan yang lainnya pokoknya langsung photo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Posting photonya ga pake di edit segala macem&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Posting juga instruksinya, bareng sama postingan photo (ya kaya gini aja lah...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Tag 10 orang buat ngelakuin hal yang sama seperti ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Nah, ini dia gambar saya tanpa diapa-apakan, walau saya bisa photoshop bahkan boleh dibilang jago (wuih! nyombong dikit) tapi yang ini saya jamin keasliannya tidak pakai ditelanjangi atau diganti kepala orang lain. Lihat, betapa dahyatnya. Belum ganti baju, masih pakai pakaian buruh, tidak pakai mandi dulu. Ini benar-benar langsung photo, minta tolong seorang pelanggan dengan kamera pocket digitalnya. Hancur lebur, bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SaydjyFS_oI/AAAAAAAAAFU/XQbmk560AEk/s1600-h/000_9602.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 242px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SaydjyFS_oI/AAAAAAAAAFU/XQbmk560AEk/s320/000_9602.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5308791298827943554" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dan, sesuai dengan aturan ke 5, saya coba tag ke mereka yang rajin jadi komentator di blog ini, antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;class&gt;&lt;a href="http://bocahbancar.wordpress.com"&gt;Bocah Bancar&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;class&gt;&lt;a href="http://mojoniaga.blogspot.com"&gt;Mojoniaga&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;class&gt;&lt;a href="http://mother57.blogspot.com"&gt;Mbak UMI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;class&gt;&lt;a href="http://www.faustine21.blogspot.com"&gt;MGYP&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;class&gt;&lt;a href="http://www.gratisanboy.co.cc"&gt;Gratisanboy&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;class&gt;&lt;a href="http://awamologi.blogspot.com"&gt;Kang Bahtiar&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;class&gt;&lt;a href="http://airudesu.co.cc"&gt;Phiy&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;class&gt;&lt;a href="http://matahatitehyayan.blogspot.com"&gt;Teh Yayan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;class&gt;&lt;a href="http://wawawuwiwowa.blogspot.com"&gt;Senoaji&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan special (Tidak pakai telur, ya!) buat &lt;class&gt;&lt;a href="http://aribicara.blogdetik.com/&lt;br /&gt;"&gt;Aribicara&lt;/a&gt; karena dengan perjuangannya yang tinggi untuk bisa komen di sini baru kemaren berhasil. Selamat ya Ari!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, adil bukan? Walau tidak sampai 10 orang, tapi sudah mencakup dari yang muda sampai lebih dari usia muda, dari yang cantik sampai yang ganteng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah… sudah..., jangan lama-lama pandang foto saya, kualat baru tahu rasa….!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-7424096289555877108?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/7424096289555877108/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=7424096289555877108&amp;isPopup=true' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/7424096289555877108'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/7424096289555877108'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/03/bukan-pelajar-bicara-pe-er.html' title='BUKAN PELAJAR BICARA PE-ER'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SaygtLwJInI/AAAAAAAAAFs/QkJwrBVBIIo/s72-c/awardblogger2009.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-6671257452862724310</id><published>2009-02-28T00:14:00.000-08:00</published><updated>2009-10-31T23:57:29.092-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Omong Kosong'/><title type='text'>GAYA BER-HAND SET</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hand Set, handphone, telphon genggam, phone cell, dan mobile phone adalah sebuah julukan untuk sebuah alat yang sudah tidak asing lagi di telinga kita. Barang yang bisa dimiliki oleh siapa saja, mulai kalangan elite hingga ke tukang becak. Sangat ironis memang bila mengingat banyak yang mengakui bahwa negara ini adalah negara miskin, sementara alat komunikasi itu bahkan menjadi trend gaya hidup masa kini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menjadi perhatian saya bukan siapa yang bisa memilikinya, karena saya takut akan mengungkap banyak kebohongan di sekitar kita. Coba bayangkan, saya pernah melihat seseorang membawa telephone genggam tapi ia berobat ke rumah sakit pemerintah dengan menggunakan keanggotaan ASKESKIN. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali saya tersenyum sendirian karena ulah para pemilik handphone. Ada saja yang aneh setidaknya menurut pola pandang mata saya. Berdasarkan pengamatan saya terhadap pengguna mobile phone di sekitar tempat kerja yang bisa dikatakan usil ini ada beberapa pola gaya bertelepon. Mau tahu gaya bertelepon dengan phone cell hasil riset saya? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Gaya mondar-mandir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai namanya, gaya ini adalah gaya seseorang yang bertelepon dengan mondar-mandir ke sana ke sini seperti mencari sesuatu. Sesekali pandangannya ke atas sesekali ke bawah. Suaranya keras seakan-akan tidak ada orang lain di sekitarnya. Entah apa maksud orang ini bertingkah seperti itu, yang jelas sebelum telephone-nya berbunyi ia diam dan duduk di tempatnya dengan tenang, tapi saat nada dering terdengar dari HP-nya tiba-tiba ia berdiri dan bercakap-cakap dengan suara lantang dan mulailah ia berjalan seperti orang bingung. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gaya malu-malu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gaya yang kedua ini gaya bertelephone yang terlalu sopan sampai-sampai suaranya tidak terdengar oleh siapapun bahkan mungkin oleh si penelepon. Saya sebut malu-malu sebab kadang-kadang orang ini justru menghindar dari keramaian dan bersembunyi, masuk kamar atau WC kemudian dikunci dari dalam. Sebenarnya gaya ini dimiliki oleh orang banyak uang dan banyak selingkuhan, jadi ia takut ketahuan belangnya. Mungkin ya? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gaya orang sakit telinga atau pendengaran berkurang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gaya ini hampir mirip dengan gaya mondar-mandir. Cuma kapasitas kebingungannya sedikit. Ia lebih banyak duduk. Tapi ia tidak peduli banyak orang di sekitarnya. Mode Speakernya dihidupkan dengan volume sangat kuat padahal posisi handphone-nya hampir dekat telinganya, sampai-sampai suara si penelepon terdengar banyak orang, dan ia berbicara sambil tersenyum-senyum tanpa dosa layaknya ia sedang berada di hutan tanpa orang lain bersamanya. Sebenarnya ini lebih cocok untuk orang yang sedang terkena pendengaran berkurang, bahasa kasarnya tuli. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gaya Breaker&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Breaker adalah orang yang menggunakan alat komunikasi berupa Handy Talky atau radio transeiver, saya sering lihat alat ini masih dipergunakan oleh satpam-satpam di pertokoan untuk berkomunikasi sesama anggota. Nampaknya cara berkomunikasi tersebut juga sering saya temui pada pengguna Hand Phone. Gaya ini hampir mirip dengan gaya orang sakit telinga, dimana handset dipergunakan dengan mengaktifkan speaker. Tapi agak lebih sopan sebab kadang-kadang nada bicara dan speakernya tidak terlalu tinggi. Cara menelepon yang aneh menurut saya sebab si pengguna jika sedang berkomunikasi selalu merubah posisi HP, saat bicara HP didekatkan ke mulutnya setelah selesai bicara dikembalikan ke dekat telinganya. Orang seperti ini selalu tidak nyambung kalau diajak ngobrol lewat telephon genggam, sebab pada saat kita bicara justru HP-nya dekat ke mulut, perbedaannya dengan Handy Talky-bila selesai bicara si pengirim berita mengatakan,”Ganti” sebagai penanda si pendengar giliran bicara. Telephone Cellular harusnya lebih canggih dari Handy Talky tapi penggunanya sekuno radio komunikasi jaman dulu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gaya orang bisu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gaya ini juga tergolong aneh sebab menurut saya handset paling canggih sekalipun masih memiliki fungsi utama untuk komunikasi suara, tapi pada gaya ini orang tidak mengeluarkan suara melainkan dengan menuliskan SMS. Kalau jarang-jarang, saya rasa tidak masalah, tapi orang jenis ini sukanya mainkan jarinya dengan lincah untuk menuliskan pesan kecuali menghubungi telepon rumah. Gaya inipun mulai mewabah di kalangan anak muda yang mungkin merasa lebih irit ber-SMS. Dan para penyedia layananpun berlomba-lomba banting harga SMS agar pelangganya lebih nyaman berolah raga jari. Saya paling benci dapat SMS sebab kadang bahasanya tidak bisa dimengerti, bahkan kamus internasionalpun belum mampu mengartikannya. Atau saya sudah terlalu tua untuk mengerti bahasa canggih? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gaya Tangan Usil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gaya ini sebenarnya tidak terlalu aneh hanya saja sedikit lucu dan merugikan diri sendiri. Pengguna Handset dengan gaya ini biasanya kalau sedang terima panggilan tangannya suka usil. Jika sedang memegang alat tulis dan di depannya ada buku, maka kertas yang tadinya bersih akan segera penuh dengan corat-coret di sana sini. Bila sedang makan maka makanan yang di atas piringnya segera teraduk-aduk sampai rata. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya masih banyak gaya-gaya lain pada penggunaan telephon genggam, tapi beberapa yang tersebut di atas adalah gaya yang sering saya lihat di sekitar saya. Bagaimana dengan gaya yang ada di sekitar anda?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-6671257452862724310?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/6671257452862724310/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=6671257452862724310&amp;isPopup=true' title='18 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/6671257452862724310'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/6671257452862724310'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/02/gaya-ber-hand-set.html' title='GAYA BER-HAND SET'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>18</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-2013031459927378127</id><published>2009-02-24T20:47:00.000-08:00</published><updated>2009-10-31T23:57:29.105-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Nyata'/><title type='text'>MIMPI SEMALAM</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sejenak setelah menyelesaikan tugas-tugas hingga jam 4 pagi aku tertidur di atas kursi panjang ruang tamu. Seorang teman karib semasa SMA tiba-tiba hadir dalam mimpi kesiangan itu. Dia serupa dulu saat kami masih bersama-sama dalam suka dan duka. Wajah, senyum, nada bicara dan perangainya yang sok diplomatis dengan rambut tebal menutup telinga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah dimana kami bertemu, kurasa tiba-tiba saja ia berada di sampingku dengan membawa sepeda BMX berwarna putih perak mengkilap. Kamipun bersepeda bersama di sebuah tempat entah berantah yang sama sekali asing buatku. Kami saling berlomba. Sesekali aku berada di depannya, terkadang ia dengan penuh semangat berusaha mendahuluiku dan ketika berhasil ia mengolok-olokku. Dan kamipun terus bersukaria sepanjang jalan yang kanan kirinya dipenuhi tumbuhan nan hijau menyegarkan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu saat kami kelelahan dan berhenti untuk beristirahat di sebuah warung bambu kecil di pinggir jalan. Kami membeli 2 gelas dawet dan meminumnya sambil duduk berselonjor di atas tanah berumput di luar warung. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalanan itu sangat sepi, hanya beberapa orang saja lalu lalang melewatinya. Sementara suasana masih sangat pagi. Terlihat kabut samar-samar menyelimuti alam sekitar. Berkas-berkas embun tampak membasahi jalanan beraspal yang membentang di depan kami. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara istirahat itu aku sempat menanyakan kabar bapak dan ibunya. Dan masih seperti dulu, gaya bicaranya yang acuh menjawab sekenanya. Lalu kami berbincang-bincang entah tentang apa. Yang bisa aku ingat dalam mimpi itu adalah pertanyaan tentang kabar kedua orang tuanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah minum dawet kami kembali ke jalan dan berlomba. Tiba-tiba ia meninggalkan aku tanpa mengolok-olok lagi seperti tadi. Dengan sangat kuat ia kayuh sepeda kecil yang jauh lebih bagus dari punyaku itu. Akupun tak kuasa mengejarnya. Ia terlalu jauh meninggalkan aku padahal jalanan yang kini kami lalui penuh dengan tanjakan dan tikungan. Nafasku semakin terengah-engah. Kakiku terasa berat mengayuh jalan yang terus menanjak. Temanku itu sudah menghilang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat-saat aku sudah hampir putus asa untuk mengejarnya aku tiba pada sebuah pertigaan jalan mirip huruf Y. Aku tidak tahu kemana arah yang diambil temanku itu. Jalan ke arah kiri menurun tapi jalanan nampak halus, dan arah kanan masih menanjak dan terjal bahkan semakin tinggi dan lurus hingga tampak sebuah puncak yang jauh sekali pada ujung jalan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam mimpi itu sepertinya aku tidak peduli kemana arah yang diambil temanku, dan akupun tidak tahu kenapa aku memilih arah ke kanan. Aku tidak lagi ingin mengejarnya. Akupun tidak tahu apa yang aku inginkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku dibangunkan karena hari sudah siang, dan harus kembali kerja. Terkejut aku seketika itu, aku masih merasakan kelelahan yang amat sangat. Dengan masih duduk terpekur aku berusaha mengingat-ingat mimpi dalam tidur yang hanya beberapa jam saja itu. Aku jadi teringat masa-masa bersama temanku yang ada dalam mimpi tadi. &lt;br /&gt; Dulu, ia memang orang yang ulet dalam belajar. Kami selalu saling berlomba meraih prestasi. Ia giat dan tekun walau keadaan kedua orangtuanya yang tidak lebih dari kedua orang tuaku. Adik-adiknya masih kecil. Jalan kami memang berbeda. Ia memilih melanjutkan ke perguruan tinggi negeri di Malang meskipun 2 orang adiknya yang terpaksa harus berhenti sekolah, sementara aku memutuskan untuk tidak kuliah agar kedua adikku bisa menlanjutkan sekolahnya. Semenjak itu kami berpisah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepuluh tahun yang lalu aku mencoba mengunjungi kedua orangtuanya yang sudah kuanggap sebagai orang tuaku. Aku betul-betul terhenyak melihat perkembangannya. Rumah yang dulu awut-awutan kini tertata rapi dan nampak bagus. Semula aku takut keliru melihatnya, tapi ternyata tidak. Kuberanikan diri untuk mencoba masuk. Dan benar rumah itu adalah rumah yang dulu, tapi sudah banyak direnovasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua orangtua temanku itu seperti terharu melihatku, ada butir-butir air mata yang seakan tertahan. Kamipun akhirnya bercengkerama, aku lebih banyak mendengar kisah anak-anaknya termasuk temanku itu. Ternyata ia telah sukses,  menjadi dosen pada sebuah perguruan tinggi di luar jawa dan berhasil mengembalikan adik-adiknya yang dulu ia korbankan ke bangku sekolah. Yang masih kuingat saat pertemuan itu, mereka mengatakan bahwa aku masih seperti dulu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya memang, aku belum berubah setelah 9 tahun lulus SMA. Tapi kini aku sudah berubah. Aku malu bertemu mereka, itulah perubahannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tentang mimpi semalam, aku tidak tahu apa maksudnya. Biasanya, bagiku mimpi hanyalah bunga tidur. Tapi kini serasa ada yang harus aku ketahui tentang temanku dan keluarganya. Kalau ada waktu aku pasti datang berkunjung. Semoga kabar baik dari mereka.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-2013031459927378127?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/2013031459927378127/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=2013031459927378127&amp;isPopup=true' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/2013031459927378127'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/2013031459927378127'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/02/mimpi-semalam.html' title='MIMPI SEMALAM'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-4116354171194160993</id><published>2009-02-18T10:40:00.000-08:00</published><updated>2009-10-31T23:57:29.116-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengalaman'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apa adanya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips Sehat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Omong Kosong'/><title type='text'>Bukan Dokter Bicara DM</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SZxirW2tnCI/AAAAAAAAAE8/viAi3auB9Tw/s1600-h/happy+copy.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SZxirW2tnCI/AAAAAAAAAE8/viAi3auB9Tw/s320/happy+copy.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5304222958144560162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Saat ini ramai orang membicarakan Kampanye Damai Pemilu 2009, lalu masih tak pernah lekang tentang koleksi foto foto artis, model seksi, bintang film, artis sinetron, model seksi, gosip selebrits, wallpaper artis, bikini model, casting film, cerita seks artis, eksklusif, artis ABG, abg korea, model Jepang, Bugil dan Telanjang.-Meskipun UU APP sudah disyahkan. Serta ramainya pebisnis internet yang menggembar-gemborkan sukses secara spectakuler seperti iklan-iklan yang ada di bawah atau di samping. Diantara itu semua saya akan mencoba sesuatu yang lain untuk ditulis, yaitu DIABETES MELLITUS. Belum tahu? &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah dengar DM? Dalam pelajaran bahasa DM merupakan singkatan dari Diterangkan Menerangkan. Tapi dalam dunia kesehatan atau dunia medis DM adalah singkatan dari Diabetes Mellitus. Ahli therapi dan Paramedis sering menyebutkan demikian. Tapi sebagai orang awam saya lebih familiar menyebutnya dengan Kencing Manis. Istilah ini sudah sering saya dengar sejak saya masih anak-anak, ketika itu nenek saya punya teman yang “ngamar” di sebuah rumah sakit karena penyakit tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diabetes konon berarti curahan air kencing atau kencing yang berlebihan, kemudian Mellitus berarti  banyak kandungan gula dalam kencing. Kencing manis ditandai dengan :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt; Air kencing yang manis. Jangan dicoba sendiri rasanya, kasih semut untuk mencobanya. Caranya, air kencing taruh pada sebuah wadah kecil lalu tempatkan pada ruangan yang biasa dilalui semut. Kalau air kencing itu ramai dikunjungi semut artinya kencing itu benar-benar manis. Tapi kalau traffic si semut tidak banyak ya berarti ndak ada masalah.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Mudah merasa lapar, tidak seperti biasa. Mudah merasa haus, walau di malam hari. Sering buang air kecil &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Walaupun makan dan minum sudah melebihi kebiasaan tapi berat badan terus menurun&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila kita mengalami tanda-tanda di atas, maka segera datang ke dokter terdekat. Cukup ke dokter umum dulu. Jangan ke dukun apalagi jauh-jauh pergi ke rumah Ponari – kasihan bocah ini sudah kehilangan banyak hal berharga yang dimilikinya – belum tentu juga Ponari tahu apa itu kencing manis. I ya kan? .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsultasi sama dokter, berikan informasi yang detail tentang apa saja yang berhubungan dengan keluhan. Kalau dokter tanya alamat email hati-hati, jangan-jangan anda nanti dijadikan refferalnya. He..he.. .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai kencing manis, anda tidak perlu tanya sama dokter karena akan menyita waktunya, kecuali dokter itu teman dekat, saudara atau pacar anda. Cukup anda baca di sini. Saya akan menjelaskan sedikit yang saya tahu dengan bahasa awam saya. .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiklah, kencing manis adalah penyakit yang terjadi karena darah kita kelebihan kadar gula. Secara umum kencing manis dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan penyebabnya, antara lain :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Diabetes jenis pertama dikenali karena penderita ketergantungan insulin. (lihat di wikipedia lebih detail tentang insulin) ketergantungan ini terjadi karena pancreas tidak bisa lagi memproduksi insulin, sehingga penderita harus mendapatkan suply insulin dari luar melalui suntikan.(pergi ke wikipedia juga untuk tahu apa itu pancreas)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Diabetes jenis kedua dikenali sebagai penderita yang kadar insulinnya tidak bekerja secara maksimal, karena kegemukan misalnya. Pada jenis ini penderita tidak membutuhkan suply insulin dari luar. Hanya membutuhkan pemeliharaan tubuh secara benar, yaitu melalui pola makan, minum dan beraktivitas, sehingga tidak terjadi pengendapan energi yang harusnya dibuang. Olah raga teratur yang bertujuan membakar lemak-lemak dan kandungan karbohidrat dalam darah bisa anda dapatkan melalui latihan-latihan kebugaran tubuh atau senam. Kalau saya cukup bersepeda setiap pagi sejauh 1 km (bukan berarti saya sedang mengidap, hanya untuk pencegahan)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah sedikit yang saya tahu tentang kencing manis. Bahkan banyak penderita kencing manis sekarang ini yang masih berusia di bawah 30 tahun. Mungkin pola hidup masa kini telah membuat fenomena baru pada penyakit ini dengan menyerang pada usia produktif. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya hati-hati, jangan karena anda berusia muda lalu mengabaikan kesehatan anda dari serangan kencing manis. Kita semua berpotensi terkena penyakit itu, kecuali kita adalah orang yang punya aktivitas tinggi seperti olahragawan atau pekerja keras. Kalau aktivitas kita hanya di depan PC dan duduk di belakang meja dengan camilan yang bermacam-macam serta minuman yang serba manis, kita harus ekstra hati-hati. Sebab penumpukan energi yang dihasilkan oleh kebiasaan makan kita yang tinggi dan tidak diimbangi dengan aktivitas tubuh yang teratur akan menghalangi kinerja insulin sehingga kadar gula dalam darah kita meningkat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda boleh tidak percaya dengan informasi ini, karena ini memang bukan tulisan yang valid. Silahkan rujuk pada sumber pengetahuan yang benar mengenai Kencing Manis. Ingat pesan ini ”JIKA SAKIT BERLANJUT HUBUNGI DOKTER”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-4116354171194160993?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/4116354171194160993/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=4116354171194160993&amp;isPopup=true' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/4116354171194160993'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/4116354171194160993'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/02/bukan-dokter-bicara-dm.html' title='Bukan Dokter Bicara DM'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SZxirW2tnCI/AAAAAAAAAE8/viAi3auB9Tw/s72-c/happy+copy.gif' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-3776116918635025993</id><published>2009-02-15T06:27:00.000-08:00</published><updated>2009-10-31T23:57:29.125-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apa adanya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Omong Kosong'/><title type='text'>FENOMENA CILIK</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SZgpL4RnDQI/AAAAAAAAAEc/ubD_c3k02e0/s1600-h/100_4713.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 242px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SZgpL4RnDQI/AAAAAAAAAEc/ubD_c3k02e0/s320/100_4713.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5303033845290306818" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:Blue;"&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan di dunia semakin terasa aneh. Sejak beberapa tahun terakhir ini banyak bermunculan hal-hal aneh di sekitar kita. Apa yang aneh? Meminjam istilah dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata aneh bermakna sesuatu yang tidak biasa kita lihat (dengar, dsb.).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam satu minggu terakhir ini dunia media massa digemparkan oleh berita aneh tentang munculnya dukun cilik bernama Ponari dari Jombang Jawa Timur. Kenapa saya bilang aneh? Karena dalam kehidupan saya, baru pertama kali saya mendengar tentang seorang anak kecil yang tiba-tiba terkenal karena bisa menyembuhkan banyak orang, kemudian ada yang menyebutnya sebagai dukun cilik.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepengetahuan saya yang namanya dukun biasanya ya nenek-nenek tukang pijit. Dengan sedikit mantra lalu tubuh kita dipijit-pijit. Nah, kalau ada jodoh sembuhlah kita dari rasa sakit kita. Tapi si dukun pijet ini punya keterbatasan pada penyakit tertentu. Sedangkan yang terjadi pada Ponari, konon ia bisa menyembuhkan segala macam penyakit hanya dengan air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berita tentang kehebatan penyembuhan yang dilakukan Ponari ini banyak diberitakan oleh media, bahkan oleh hampir semua televisi lokal yang sukanya ngejar rating, tidak ketinggalan juga para bloger.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menjadi perhatian saya-tanpa bermaksud ikut-ikutan-sebenarnya adalah usia si anak ini. Ponari masih terlalu kanak-kanak untuk disebut dukun atau semacamnya. Dan atribut terbarunya ini pastilah menyita waktu dan tenaganya yang tentu masih sangat terbatas. Mungkin karena alasan inilah beberapa hari terakhir praktek penyembuhan ponari dihentikan. Akibatnya banyak orang-orang yang sudah terlanjur mempecayai kehebatan si bocah ini rela menunggu berdesak-desakan dengan puluhan orang untuk menunggu kemunculannya kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun juga Ponari adalah manusia kanak-kanak biasa yang tidak ada bedanya dengan kanak-kanak seusianya. Banyak kebutuhan kanak-kanak yang harus terpenuhi. Tapi dengan membludaknya pengunjung yang ingin disembuhkannya ia menjadi kanak-kanak yang kekurangan, walaupun secara keuangan ia bisa menghasilkan uang tidak kurang dari 60 juta per hari. Apa artinya uang, kalau kita tidak bisa menikmati masa kecil yang indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba diperhatikan bahwa fenomena aneh yang terjadi pada Ponari ini tidak timbul karena kesengajaan. Kalau kita mau mempelajari beberapa kisah aneh lain (setidaknya menurut saya) yang berhubungan dengan anak-anak banyak kita temui dalam kehidupan sehari-hari kita, hanya saja tidak sepopuler Ponari, bahkan beberapa kasus terjadi karena kesengajaan. Kejadian itu adalah pendewasaan anak-anak dengan sengaja. Sebut saja kasus-kasus penjualan anak-anak, pekerja anak-anak, pemain sinetron anak-anak dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari beberapa kasus yang menjadi perhatian saya tentang pendewasaan si cilik-cilik itu mutlak adalah kesalahan orang tua atau ulah manusia dewasa yang (maaf) tidak mengerti kedewasaannya. Mereka hanya mengejar materi dan kehormatan tanpa peduli efek samping yang ditimbulkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu saya sempat terhenyak ketika sebuah televisi lokal membuat acara idola-idolaan yang pesertanya anak-anak. Saya kira tujuan dari penyelenggaraan itu baik, untuk mengembangkan bakat anak-anak. Tapi yang saya sayangkan adalah format kompetisinya, lagu-lagu yang dinyanyikan para peserta itu tidak dibatasi pada lagu anak-anak. Mereka dengan bangganya sebagai kanak-kanak menyanyikan lagu-lagu bertema “cinta kacangan” yang sangat-sangat tidak mendidik anak-anak. Apa sudah tidak ada lagi lagu anak-anak di Indonesia ini, sudah begitu terpuruknyakah negeri ini, hingga kita ini miskin lagu anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang membuat saya heran, katanya pemerintah punya KPPI dan segudang ahli psikologi anak, tapi kenapa mereka diam saja-kalaupun ada yang berani angkat bicara-tindakan proaktif tidak Nampak di permukaan. Maka berlanjutlah acara itu hingga saat ini dengan format yang sama. Sudahkah kita sebagai orang tua memikirkan hal sekecil ini untuk anak-anak kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blog ini pasti tidak cukup bahkan akan sangat menjemukan bagi pengunjung kalau saya membeberkan semua keanehan-keanehan tentang si bocah cilik. Kasihan si cilik-cilik dengan fenomena aneh itu, mereka terpaksa kehilangan masa kecilnya untuk menelan hal-hal yang harusnya untuk orang dewasa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-3776116918635025993?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/3776116918635025993/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=3776116918635025993&amp;isPopup=true' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/3776116918635025993'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/3776116918635025993'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/02/fenomena-cilik.html' title='FENOMENA CILIK'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SZgpL4RnDQI/AAAAAAAAAEc/ubD_c3k02e0/s72-c/100_4713.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-6939726870869366733</id><published>2009-02-13T16:01:00.000-08:00</published><updated>2009-10-31T23:57:29.133-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apa adanya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Omong Kosong'/><title type='text'>Happy &amp; Happy, But Don't Be Grazy.....!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SZYLjXejjfI/AAAAAAAAAEU/aCrwLkczzg0/s1600-h/happy.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SZYLjXejjfI/AAAAAAAAAEU/aCrwLkczzg0/s320/happy.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302438313500839410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="Center"&gt;&lt;br /&gt;Hari ini – Sabtu, 14 Februari 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sengaja saya menuliskan Trend Remaja yang disebut “Valentine Day” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak peduli bila ada yang bilang ikut-ikutan. Suka hati saya mau tulis apa saja yang ingin saya tulis. Yang penting saya tidak sedang berusaha melukai siapapun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak peduli bila ada yang mengatakan “Valentine Day sebagai perayaan para kafir.” Suka hati mereka yang ingin mengatakannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak peduli bila kemarin ada yang demontrasi menentang “Perayaan Valentine Day.” Suka hati mereka yang ingin masuk TI-PHI biar disebut sebagai bagian dari Negara yang suka berdemontrasi, padahal biaya dan waktu mereka yang seharusnya berguna untuk belajar terbuang sia-sia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini – Sabtu, 14 Februari 2009.&lt;br /&gt;Akhir dari minggu ke-2 Bulan Februari, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat-sangat kebetulan sekali bila hari ini berbenturan dengan perayaan Valentine Day, pasti menjadi week end yang mendebarkan hati bagi mereka yang sedang kasmaran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ingat, jangan kalian nodai hari ini dengan melukai diri sendiri dalam perbuatan mesum. Tunjukkan kasih sayang yang seutuhnya tanpa harus berbuat dosa. &lt;br /&gt;Nikmati hari yang indah ini dengan memberikan hadiah yang paling indah bagi kekasih, bukan kenikmatan sesaat yang akan membuat kalian menyesal belakang hari. &lt;br /&gt; Ucapkan kata-kata indah sesuka hati kalian. &lt;br /&gt; Hari ini milik kalian. &lt;br /&gt; Tapi ingat, masih banyak yang bisa kalian lakukan untuk sesama. &lt;br /&gt;Sebab kasih sayang tidak sebatas untuk kalian yang sedang kasmaran. &lt;br /&gt;Kasih sayang adalah milik semua orang. &lt;br /&gt;Bahkan kita terlahir ke dunia ini karena kasih sayang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tunjukkan pada dunia bahwa kalian bisa berbagi kasih sayang dengan siapa saja. &lt;br /&gt; Bahkan kepada mereka yang menyumpahi, memusuhi atau membenci kalian sekalipun. Sebab kasih sayang bukan saling melukai walau hanya sekedar dengan tulisan atau kata-kata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini – Sabtu, 14 Februari 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:Blue"&gt;&lt;br /&gt;Saya hanya bisa mengucap,”Happy Valentine for You All”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-6939726870869366733?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/6939726870869366733/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=6939726870869366733&amp;isPopup=true' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/6939726870869366733'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/6939726870869366733'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/02/happy-happy-but-don-be-grazy.html' title='Happy &amp;amp; Happy, But Don&amp;#39;t Be Grazy.....!'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SZYLjXejjfI/AAAAAAAAAEU/aCrwLkczzg0/s72-c/happy.png' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-7820148373600371951</id><published>2009-02-11T10:59:00.000-08:00</published><updated>2009-10-31T23:57:29.150-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengalaman'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='AKU UNTUK NEGERIKU'/><title type='text'>AKU CINTA INDONESIA 4</title><content type='html'>&lt;span style="color:Blue"&gt;&lt;br /&gt;BAGIAN AKHIR : Tentang Hidup di negeri orang, Ketika Indonesia Raya dikumandangkan Dan Bye Bye Malaysia!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hidup di negeri orang bukan hal yang mudah. Apalagi di sana kita mengadu nasib dan mengais rejeki. Mungkin benar kata pepatah, ”Hujan emas di negeri orang, hujan batu di negeri sendiri.” Seenak-enaknya bernafas di negeri asing, lebih enak menghirup udara di kampung sendiri. Dua setengah tahun berada di Malaysia seperti hanya dalam mimpi, tapi yang saya rasakan waktu itu hari-hari seakan lambat bergerak. Menunggu besok rasanya seperti menunggu tahun berganti. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi kalian yang belum dan akan pergi ke mana saja di luar negeri ini, jika hanya untuk menjadi buruh kalau boleh saya sarankan lebih baik batalkan. Apalagi di Malaysia, di sana kaum buruh asing semacam saya waktu itu seperti tidak bermartabat. Seringkali orang memandang kita dengan sebelah mata. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah suatu saat ketika sedang istirahat siang di halaman belakang pabrik, saya sedang nongkrong, sendirian ada seorang tenaga kerja asing dari Bangladesh sedang belajar naik motor. Orang-orang Melayu ramai menertawainya. Secara reflek sayapun ikut tersenyum oleh ulah Bangla itu. Tiba-tiba seorang Melayu yang akrab dengan Bangla itu membentak saya, “He You, Indon! Awak ni budak miskin datang mari dah naik tongkang, tersenyum-senyum pula, boleh awak naik motosikal?,” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nampaknya orang ini tidak suka saya ikutan tersenyum tadi. Dan dikiranya saya tidak bisa naik motor. Dan dipikirnya saya datang ke Malaysia dengan perahu. Nada bicaranya pun seakan mengejek saya. Maka dengan amarah di dada saya berdiri, sebatang rokok yang baru terhisap separuh di bibir saya buang dan injak, lalu saya hampiri dia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hei, Bang. Jangan hina kami, ya. Kami memang miskin, tapi kami bukan bodo macam You punya member tu. Jangankan motor, naik kereta pun saya boleh. Kalau ada masa boleh kita resing, saya dengan You, macam mana? Bila? You pilih masa, kita berlumba, ha?” Saya berbicara agak keras persis di hadapannya.&lt;br /&gt;“Satu lagi, Bang. Saya datang mari tidak naik tongkang. Kami beli tiket pesawat oh.. you tak tahu pesawat kan? Air Plane. Saya turun KLIA, tahu KLIA? Dan saya bayar mahal untuk bisa kerja di sini. Jadi tolong jangan macam-macam dengan kami, jaga awak punya mulut. Ok?” Lalu saya pergi ngeloyor tanpa mempedulikan mimik di wajahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua bulan berada di Malaysia, secara kebetulan saya terpilih jadi Line Leader mewakili teman-teman dari Indonesia. Bagi saya ini adalah suatu kesempatan untuk menunjukkan siapa Indonesia di mata mereka. Saya akan berusaha memberikan segala kemampuan untuk membuktikan bahwa kita bukan bangsa yang miskin dan bodoh seperti mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun-tahun sebelum pergi ke Malaysia saya pernah menjadi anggota ORARI, saya banyak mendapatkan pengetahuan tentang radio dan elektronika dari organisasi ini. Jadi ketika saya bekerja pada pabrik elektronika milik Jepang di Malaysia itu sebenarnya saya sudah mempunyai bekal pengetahuan tentang arus listrik lemah serta beberapa perangkatnya. Sehingga saya tidak kesulitan membaca spec-spec dari product yang dibuat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hanya menjalani training selama satu minggu, setelah itu sudah dipercaya membawahi 3 line production dengan 21 orang member. Hebat? Tidak. Karena sebenarnya personil-personil di sana SDM-nya masih bisa dibilang rata-rata di bawah saya, sementara di Indonesia - kalau kita mau mengakui - SDM bangsa kita jauh di atas rata-rata melebihi saya. Saya hanya penggalan kecil dari bangsa yang besar ini. Lihatlah pemuda-pemuda kita banyak yang sudah menunjukkan kemampuannya di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi pada kontes-kontes internasional. Tidak sedikit pula dari mereka telah mendapatkan award. Sementara saya? Saya hanya mengadu nasib untuk melanjutkan hidup, tidak banyak yang bisa saya lakukan untuk negeri ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa-masa menantikan habis kontrak 2 tahun seperti terlupakan. Kesibukan saya sebagai line leader membuat jam kerja saya lebih banyak, sehingga waktu seakan cepat berlalu. Hampir semua tugas-tugas yang diberikan kepada saya baik oleh atasan lokal maupun Jepun tidak mengecewakan mereka. Mereka bersimpati kepada saya. Member lokal maupun luar banyak yang menghormati saya. Tidak ada lagi umpatan dan pelecehan terhadap saya dan teman-teman sebangsa. Mereka semua jadi baik dan bersahabat serta dapat bekerja sama. Target produksi selalu tercapai bahkan sering lebih. Bulan ke-6 pun gaji dan tunjangan saya bertambah (ini yang penting ha..ha..ha..) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun demikian beberapa kejadian sempat mengecewakan saya. Ada beberapa teman dari tanah air yang membuat ulah, sehingga sedikit banyak memperburuk citra bangsa. Dan saya tidak perlu menyebutkan di sini, sebab itu memalukan. Sebagai line leader saya berusaha menomorsatukan teman-teman sendiri dari tanah air untuk banyak-banyak mendapatkan ”over time” (lembur), tapi beberapa dari mereka justru menolaknya, sayang sekali memang. Tapi saya tidak bisa berbuat banyak. Argumentasi saya selalu dipatahkan dengan berbagai macam alasan. Akhirnya saya hanya memilih beberapa teman yang sungguh-sungguh ingin menambah penghasilannya. Bagi mereka yang menolak? Saya tidak ingin tahu akibatnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bekerja sebagai buruh pabrik di Malaysia gajinya tidak terlalu besar. Justru dari tambahan ”over time” (kerja lembur) itu pendapatan kita bisa meningkat sampai 2 kali lipat dari basic (gaji pokok). Percaya atau tidak percaya, saya sudah mengalaminya sendiri. Pernah, pada suatu bulan selama kurang lebih 3 bulan saya tidak seberapa aktif  kerja lembur, pendapatan saya hanya cukup untuk makan, tidak sedikitpun bisa saya tabung. Saat itu ketika krisis pasca WTC main-main sama mercon raksasa sampai runtuh, Tahun 2001. Pengaruhnya begitu luas hingga tempat kerja saya pun kena dampak dengan berkurangnya order, maka pekerjaan pun berkurang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bulan September 2001 Malaysia menjadi tuan rumah SEA GAMES ke-21. Saya merasa sangat beruntung, karena kesempatan ini belum tentu bisa saya dapatkan walaupun Indonesia yang menjadi tuan rumahnya. Saya berkesempatan melihat dengan mata kepala saya sendiri bagaimana PSSI berlaga, saya bangga bisa selalu hadir dalam setiap pertandingannya – meskipun saat itu Tim Merah putih hanya puas di urutan ketiga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepulang kerja (tanpa lembur) sore hari saya sudah siap di stadion sebelum pertandingan dimulai. Seorang teman yang juga menjabat line leader sumur saya selalu menemani. Jadi, transportasinyapun gratis – karena ia memakai mobilnya untuk kami berempat. Dan kami selalu duduk sebangku, hanya sekali kami terpisah saat tim Malaysia bertanding dengan Tim Merah Putih, sebab peraturan bagi penonton mengharuskan kami harus dipisah. Separuh tribun untuk penonton Indonesia dan separuhnya untuk Malaysia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang membuat miris di hati saya, yaitu ketika Indonesia Raya dikumandangkan sebelum pertandingan dimulai. Saya jadi teringat masa-masa sekolah, saya jadi teringat tanah air. Bulu kuduk saya meremang. Semangat saya seolah dibakar. Sayapun tidak ketinggalan ikut berteriak-teriak menyanyikan lagu kebangsaan ini. Saya tidak peduli seorang teman Melayu duduk di sebelah saya. Wow, mengesankan sekali. Ada sesuatu yang berbeda ketika kita mendengarkan lagu kebangsaan itu di negeri orang.  Dan saya tidak bisa menggambarkan seberapa indahnya lagu itu untuk dikumandangkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tahunpun berganti. Keadaan krisis di perusahaan jepun tempat saya bekerja itu nampaknya terus berlanjut. Banyak pekerja-pekerja lokal dirumahkan. Pekerja asing dari Bangladesh habis dipulangkan. Dari Indonesia sendiri tinggal 20 orang. Beberapa teman merasa tidak betah sehingga cukup hanya 2 tahun saja di sana. Sementara saya mencoba untuk bertahan, saya berharap mungkin ada perubahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan yang saya harapkan itu mulai terjadi. Order bertambah, tapi ada sesuatu yang salah mungkin terjadi dalam manajemen. Dampaknya bagi saya terlalu berat. Jam kerja saya jadi semrawut. Kakuatan kerja saya dan teman-teman seolah-olah dipaksakan. Kami jadi seperti mesin. Waktu untuk istirahat sangat terbatas. Kerja selama hampir 18 jam pun pernah saya lakukan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan semrawut ini membuat saya hanya mampu bertahan selama 5 bulan. Pada bulan ke-8 Tahun 2002 saya mendapatkan tugas kerja malam full selama satu bulan penuh. Teman-teman saya menganggap saya gila. Tapi saya memang punya rencana yang mereka tidak tahu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;2 line yang saya jaga bergantian shift. Sementara saya terus pada shift malam. Berangkat jam 5 sore, pulang pada jam 9.30 keesokan harinya, penuh selama 30 hari kerja. Dan perhitungan gaji sayapun meningkat, karena tunjangan shif malam dan lembur yang berlipat. Saya mendapatkan apa yang saya inginkan. Saya akan pulang ke Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal September 2002 saya mengajukan untuk berhenti dan pulang ke tanah air. Teman-teman saya terkejut mendengarnya. Rekan-rekan kerja di pabrik seperti tidak percaya mendengar penuturan saya. Tahun itu adalah Tahun pertama pada masa kontrak ke-2 selama 1 tahun, dan saya baru menjalaninya selama 6 bulan. Kalau saya pulang sebelum waktunya, berarti saya harus menebus sisanya dengan sejumlah uang. Itu sudah saya perhitungkan. Maka dengan perolehan Bulan Agustus yang telah saya lalui dengan bekerja shift malam penuh satu bulan itu masih banyak tersisa setelah dipotong pengembalian uang kontrak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dipikir sayang memang. Tapi entah setan mana yang membuat saya menjadi kepala batu. Tak satupun rayuan dari banyak orang yang ingin saya tetap di sana membuat saya luluh, sampai-sampai saya ditawari untuk cuti saja selama 3 bulan pun saya tolak, saya mau pulang terus.  Maka proses kepulangan sayapun dikabulkan. Hari ke-8 bulan itu saya berpamitan. Budak-budak Melayu dan keturunan India yang mengenal saya tidak sedikit yang bersedih, mulai dari operator sampai tingkat manajer. Perpisahan itu memilukan kami. Saya pun kesulitan untuk tidak meneteskan air mata. Peluk dan salam dari mereka sangat mengesankan. Saat-saat menyakitkan dulu telah berganti kekraban yang harus saya akhiri. Mereka menangis seolah mengantarkan mayat seorang sahabat ke liang kubur, seorang sahabat yang tidak mungkin bisa ditemui lagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang bilang, ” Sampai jumpa di akhirat!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang mengatakan, ”Jangan pergi mari lagi, kamu terlalu pandai untuk kerja dekat kilang yang teruk ini. Kalo nak kerja, cari kerajaan yang lebih kaya dari Malaysia.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pula yang mengatakan,”Jangan lupakan kita, ya?” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya, 9 September 2002 pagi saya diantar ke Bandara KLIA untuk pulang ke Indonesia langsung ke tujuan Bandara Juanda. Saya dilepas hanya sampai di beranda Bandara. Saya masuk seorang diri ke tempat pesawat terbang yang akan membawa saya pulang. Ketika saya sedang berjalan seorang sekuriti memanggil saya dengan bahasa yang kasar. Tapi saya sudah kebal dengan bahasa itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Hei, Wak. Sini!” Panggil sekuriti itu. Sayapun mendekat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Apa hal, Bang?” Saya balik bertanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Awak nak balik kampung Indon kah?” Tanya sekuriti itu lagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Ya...” Saya mengangguk. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Banyak bawa duik, kah? Saya nak tengok,” Melayu itu terus bertanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini pasti ada yang tidak beres. Sayapun menghindarinya. Saya tidak jadi untuk lebih mendekat. ”Sorry, Bang. Saya terlambat.” Saya sedikit berlari menjauhinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Hei, Indon. Jangan datang mari lagi lu ya....?” Hanya kata-kata itu yang saya sempat dengar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sedikit sakit hati dengan ulah sekuriti itu. Dalam batin saya mengatakan,”Saya tidak akan datang lagi ke sini sebagai buruh. Tunggu Malay, saya akan datang sebagai BOS!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bye-bye Malaysia! &lt;br /&gt;Malaysia boleh kejam, tapi saya tidak akan melupakan sahabat-sahabat saya. &lt;br /&gt;TAMAT.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-7820148373600371951?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/7820148373600371951/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=7820148373600371951&amp;isPopup=true' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/7820148373600371951'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/7820148373600371951'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/02/aku-cinta-indonesia-4.html' title='AKU CINTA INDONESIA 4'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-3697330263443337115</id><published>2009-02-08T01:55:00.000-08:00</published><updated>2009-10-31T23:57:29.159-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengalaman'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='AKU UNTUK NEGERIKU'/><title type='text'>AKU CINTA INDONESIA 3</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SY6uF8-F--I/AAAAAAAAAEE/CAxNiLe-Kro/s1600-h/Platen02312.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SY6uF8-F--I/AAAAAAAAAEE/CAxNiLe-Kro/s320/Platen02312.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5300365228750797794" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:Blue"&gt;&lt;br /&gt;BAGIAN KETIGA: TENTANG SAYA, NEGERI SAYA dan NEGERI ORANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah tidak sabar baca yang ketiga? Lihat dulu gambar ini!&lt;br /&gt;Ini adalah hari pertama saya bersama beberapa teman dari Jember 9 tahun lalu. Silahkan tebak, kira-kira menurut kalian yang pantes jadi saya yang mana hayoo?&lt;br /&gt;Saya kasih kata kunci ya? Wajahnya ndak pantes jadi pemimpin. (Wuih ndak nyambung.....!)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Perasaan lega bercampur senang saat pesawat sudah berhenti dan para penumpang dipersilahkan keluar secara teratur. Saya bersama rombongan telah disambut tim dari perusahaan yang akan memperkerjakan kami. Sambutan yang luar biasa bagus, karena kami hanya calon buruh pabrik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang mengesankan bagi saya saat itu bukan karena penyambutan yang baik dari pihak company, tapi ketika keluar dari pesawat dan berada di sana untuk proses-proses kedatangan-saya melihat bahwa KLIA jauh lebih megah dari Bandara Soekarno-Hatta. Dalam diri saya jadi bertanya-tanya, benarkah? Saya tidak percaya dengan penglihatan saya. Baru beberapa jam yang lalu saya melihat kemegahan Soekarno-Hatta, kini setelah sampai tujuan, saya melihat yang lebih megah lagi.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya terenyuh, tapi bukan karena saya merasa bangga telah berada di negeri orang melainkan karena bandara milik negara tercinta saya ternyata masih berada di bawah negara sekecil Malaysia yang usia kemerdekaannya jauh lebih muda dari Indonesia. Saya merasa iri dengan keadaan ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah tidak mampukah negeri saya membangun bandara internasional yang lebih megah lagi? Semoga ini adalah penilaian yang subyektif dari saya. (Keadaan Bandara Soekarno-Hatta Tahun 2000 – mungkin sekarang sudah berubah menjadi lebih megah dari bandara manapun). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu pertama saya berada di negeri itu saya merasakan suatu perbedaan tentang keadaan kotanya, di sana masih banyak berkeliaran burung-burung yang terbang ke sana-kemari secara bebas. Kalau di Kota Malang yang sering saya lihat hanya burung gereja. Tapi di pemukiman sebesar Kuala Lumpur lebih bervariasi. Burung-burung itu seakan bersahabat dengan alam perkotaan. Masih banyak pepohonan yang rindang untuk mereka singgahi. Di pagi hari saya dengar nyanyian burung-burung itu layaknya ketika saya tinggal di desa masa kecil dulu, bercericit bersenandung tentang nyanyian alam yang sejuk. Di Indonesia keadaan ini jarang kita temui mungkin karena banyak burung-burung telah dipelihara serta dikurung secara pribadi dan menjadi milik perseorangan. Jadi burung-burung yang ada di kota-kota di Indonesia tidak bisa berkeliaran dengan leluasa, karena orang akan menangkapnya lalu memperdagangkannya. Jadi kalau kita ingin melihat berbagai macam burung lebih baik ke pasar burung atau kebun binatang. Untuk lihat yang bebas, jangan pernah bermimpi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi di antara nyanyian burung-burung itu para pekerja mulai beraktivitas. Kami mulai berbenah untuk mempersiapkan diri pergi ke tempat kerja. Deru mesin menderum di luar rumah, pada mulanya saya tidak tahu bahwa suara itu adalah suara sebuah truk sampah yang sedang meraung mengepres sampah-sampah yang dimasukkan lewat bak belakang oleh beberapa pekerja. Dasar ”ndeso” yang begituan saja tidak pernah lihat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi ketika kami sudah siap berangkat sekitar jam 6.30 waktu setempat-sepanjang jalan yang kami lalui sudah bersih dari sampah meskipun beberapa pekerja wanita tukang sapu jalanan  berseragam biru muda masih terlihat berada di sekitarnya. Sepagi itu mereka telah selesai dengan pekerjaannya-mungkin mereka memulainya ketika pagi masih gelap. Dan belakangan baru saya tahu bahwa mereka ternyata dari Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sering membayangkan, seandainya di kota tempat tinggal saya ada pekerja-pekerja khusus yang dibayar layak untuk sekedar menyapu jalanan dan membuang sampah secara tertib dan teratur seperti itu alangkah indah kota kecil saya, dan lagi kita tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri hanya untuk jadi tukang sapu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya, kenapa di Malaysia bisa menerapkan manajemen kebersihan kotanya dengan cara demikian sementara di tempat tinggal saya tidak? Apakah perencanaan kebersihan yang sedemikian itu membutuhkan terlalu banyak biaya? Sehingga APBD tidak cukup untuk membayar beberapa tenaga kebersihan yang layak sehingga mereka bekerja secara benar? Saya tidak bisa menjawabnya karena saya tidak tahu seluk beluk di dalam pemerintahan. Dan saya tidak ingin menuduh pemerintah daerah saya tidak becus dalam mengelola, saya hanya bisa berharap agar gambaran ini bisa dijadikan acuan bagi mereka apabila hal sekecil ini belum mendapatkan perhatian. Tapi apakah ada pihak pemerintah yang membaca tulisan kumuh ini, ya? Semoga! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sepuluh menit kemudian saya sudah sampai ke tempat kerja. Seperti biasa saya membeli makanan kecil untuk sarapan yang dijual oleh semacam pedagang kaki lima tapi mereka menggunakan bagasi belakang mobil sebagai tempat meletakkan dagangannya. Kemudian saya mengantri di depan mesin penjual kopi, ya memang mesin-di kota kecilku tidak ada yang seperti itu, entah kalau di kota-kota besar semacam Jakarta atau Surabaya atau kota besar lainnya. Jadi kita tinggal masukkan uang recehan dan memencet tombol sesuai menu yang ada maka keluarlah minuman yang kita inginkan-dari yang dingin sampai yang panas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada semacam pertanyaan iseng melintas dalam pikiran saya saat itu, apa mungkin di Indonesia dipasang mesin penjual otomatis di tempat umum? Pasti umurnya tidak panjang, sekarang dipasang 2 hari kemudian sudah rusak oleh tangan-tangan jail, sebab jangankan yang isinya bisa melegakan dahaga lha wong telpon umum saja rusak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya sudah berada di tanah ringgit itu selama kurang lebih satu bulan saya baru merasa bahwa ternyata sangat mudah menemukan orang sebangsa di sana. Hampir setiap sudut jalan kita bisa bertemu orang Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Pada sebuah rumah makan - orang sana menyebutnya “Kedai makan” saya sempat berbincang-bincang dengan seorang lelaki muda asal Banyuwangi Jawa Timur. Menurut ceritanya ia sudah berada di sana selama 20 tahun lebih-sejak ia masih remaja. Saya coba bertanya kenapa ia tidak pulang? Dengan logat melayu kentalnya ia menjawab, “Di sini cari duit senang, Wak. Di kampung susah, saya lelah jadi orang miskin.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban yang mencengangkan saya, ternyata jadi orang miskin di Indonesia itu melelahkan. Benarkah? &lt;span style="color:Blue"&gt; Bersambung ……… &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-3697330263443337115?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/3697330263443337115/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=3697330263443337115&amp;isPopup=true' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/3697330263443337115'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/3697330263443337115'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/02/aku-cinta-indonesia-3.html' title='AKU CINTA INDONESIA 3'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SY6uF8-F--I/AAAAAAAAAEE/CAxNiLe-Kro/s72-c/Platen02312.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-1059990187797844347</id><published>2009-02-04T21:36:00.000-08:00</published><updated>2009-10-31T23:57:29.141-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengalaman'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='AKU UNTUK NEGERIKU'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Perjalanan'/><title type='text'>AKU CINTA INDONESIA  2</title><content type='html'>&lt;span style="color:Blue"&gt;&lt;br /&gt;BAGIAN KEDUA : TENTANG SAYA DAN NEGERI INI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Cerita ini adalah sambungan dari posting sebelumnya. Jadi, kalau teman-teman tidak keberatan dan tertarik tentunya silahkan baca dulu bagian yang pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Seiring dengan bertambahnya usia saya saat itu keadaan negeri tercinta ini sedang menghadapi saat-saat sulit. Masih hangat pada ingatan kejadian-kejadian yang menimpa Indonesia pada Tahun 1998 silam. Diawali pada akhir jabatan Presiden Soeharto pada Tahun sebelumnya yang kemudian terpilih kembali. Saya tidak akan menjelaskan tentang seberapa besar gejolak politik di negeri kita saat itu, karena saya bukan ahlinya.&lt;span class="fullpost"&gt; Saya sangat merasakan akibat dari ketidakstabilan keamanan dan perekonomian saat itu. Saya yakin hampir semua orang di negeri ini juga merasakan hal yang sama. Harga barang-barang kebutuhan melangit, sementara lapangan pekerjaan menyempit. Peluang usaha pun terancam. PHK terjadi di mana-mana. Banyak keterpurukan terjadi di sekitar kita. Ada apa sebenarnya dengan bangsa yang besar ini? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak terlalu peduli dengan semua gemuruh perpolitikan. Secara pribadi saya merasa kehilangan kepercayaan terhadap pemerintah saat itu. Borok yang penuh ulat-ulat pemakan bangkai di tubuh pemerintahan dibongkar secara blak-blakan hampir di semua media masa. Kebaikan dan keberhasilan ORDE BARU seakan lenyap begitu saja, tanpa bekas penghargaan sedikitpun. Orde yang telah dicap sebagai pemerintahan paling korup, bahkan populer dengan istilah KKN. Lalu banyak kalangan elit tampil ke depan untuk menawarkan solusi. Saya berusaha menjadi warga negara yang baik dengan melaksanakan kewajiban berdemokrasi. Sayapun menetapkan pilihan terhadap partai dan calon presiden yang baru. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu terus berjalan. Pesta demokrasi telah berlalu. Pemerintahan baru negeri tercinta ini sudah dibentuk dan mulai bekerja. Tapi secara pribadi yang saya rasakan masih sama. Jalan di tempat, tanpa ada perkembangan sedikitpun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum genap dua tahun pemerintahan pasca Orde Baru bertugas-sembilan tahun yang silam, tepatnya Bulan Februari Tahun 2000 saya coba mengadu nasib di negeri jiran-Malaysia. Beberapa masalah pribadi telah memaksa saya harus mencoba peruntungan untuk mengais rejeki di negeri orang. Dengan tekad dan semangat yang bulat saya berharap bisa meraih kesuksesan di bidang financial. Artinya, dengan mengumpulkan ringgit saya bisa mempunyai modal untuk membuka sebuah usaha sendiri setelah pulang nanti. Sebab walaupun di negeri sendiri saya telah bekerja pada sebuah perusahaan swasta selama 8 tahun belum juga bisa mengumpulkan bekal untuk modal usaha. Jangankan ditabung, untuk kehidupan sehari-hari saja belum cukup, sehingga saya masih harus mencari pekerjaan lain (serabutan) setelah pulang kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya alergi dengan hamparan air. Semula saya berfikir saya akan pergi ke Malaysia dengan menggunakan transportasi laut seperti cerita dari beberapa teman dan tetangga yang pernah ke sana. Tetapi ternyata tidak. Puji Tuhan. Saya sangat senang sekali ketika mendengar bahwa keberangkatan saya menggunakan pesawat terbang. Artinya, naik pesawat terbang adalah pengalaman pertama dan bahkan mungkin yang terakhir untuk orang awam seperti saya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya saya bersama 50 orang dalam satu rombongan dengan tujuan yang sama dari beberapa daerah di Jawa ini berangkat ke Malaysia melalui Bandara Soekarno Hatta. Pengalaman pertama saya masuk di lingkungan bandara saya merasa bangga melihatnya. Kagum. Heran. Maklumlah, orang ”ndeso,” katanya Mas Tukul ”Katrok”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Perjalanan kami melalui udara ke Malaysia, tepatnya dari Bandara Soekarno-Hatta ke KLIA (Kuala Lumpur International Airport) memakan waktu kurang lebih satu jam. Beberapa menit sebelum mendarat pesawat yang kami tunggangi mengalami kesulitan karena cuaca buruk. Hujan lebat dengan awan hitam menyelimuti langit terlihat dari jendela pesawat. Beberapa kali pesawat kami mengalami guncangan cukup kuat. Saat itu saya benar-benar ketakutan. Apalagi ketika awak pesawat mengarahkan agar kami segera menggunakan sabuk pengaman. Sayapun hanya bisa berdo’a dengan bahasa yang penuh ketakutan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gangguan tersebut ternyata tidak berarti apa-apa. Sebab sebentar kemudian terdengar suara dari awak pesawat bahwa kami akan segera mendarat di Bandara KLIA. Hujan masih terlihat lebat ketika pesawat mencoba landing. Dengan ketakutan terpendam dalam hati, saya berharap penerbangan ini selamat. Dan...... tentu saja saya selamat sampai tujuan, kalau tidak-pasti hantu yang menulis pengalaman ini.&lt;span style="color:Blue"&gt;Bersambung...&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-1059990187797844347?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/1059990187797844347/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=1059990187797844347&amp;isPopup=true' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/1059990187797844347'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/1059990187797844347'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/02/aku-cinta-indonesia-2.html' title='AKU CINTA INDONESIA  2'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-1545503871065780399</id><published>2009-02-02T08:28:00.000-08:00</published><updated>2009-10-31T23:57:29.168-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengalaman'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='AKU UNTUK NEGERIKU'/><title type='text'>AKU CINTA INDONESIA</title><content type='html'>&lt;span style="color:Blue"&gt;&lt;br /&gt;BAGIAN PERTAMA : TENTANG CITA-CITA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sebagai anak dari keluarga yang pas-pasan sebetulnya cita-cita saya tidak bisa dibilang sederhana, menjadi tukang foto professional bukan hal biasa. Saya belajar memotret sejak tingkat sekolah menengah atas. &lt;span class="fullpost"&gt; Untuk melampiaskan hasrat belajar saya di bidang itu saya terpaksa meminjam kamera tetangga. Agar bisa membeli filem saya harus mengumpulkan uang saku yang diberikan orang tua saya. Bahkan saya rela jalan kaki sejauh 10 km ke sekolah untuk menghemat uang saku saya, tentu saja agar sisa uang tersebut bisa saya pakai untuk praktek belajar memotret. Bagi saya biaya untuk cuci cetak filem saat itu masih sangat mahal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tamat SMA saya tidak meneruskan belajar ke perguruan tinggi. Kedua orang tua saya sudah menyerah dan merasa tidak mampu lagi membiayai, karena biaya kuliah mahal. Saya tidak begitu mempersoalkan masalah tersebut walaupun saya tahu dari semua teman-teman sekolah saya hanya saya seorang yang tidak menlanjutkan kuliah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak pernah berputus asa. Kehidupan saya harus terus berlanjut. Cita-cita saya harus tercapai walau bagaimanapun caranya, tapi dengan jalan yang benar. Ketika baru lepas SMA sayapun rajin mencari lowongan pekerjaan di sana-sini. Saya rela ikut kerja apa saja untuk mendapatkan penghasilan. Dan uang yang saya dapatkan bisa digunakan untuk keperluan membuat lamaran dan pergi wawancara bila ada panggilan. Hingga pada akhirnya ada sebuah perusahaan di bidang jasa kesehatan baru yang mau menerima saya untuk bekerja. Walaupun dengan gaji hanya sebesar 50 ribu rupiah per bulan (1992), saya terima kesempatan ini dengan harapan akan ada peningkatan. Tetapi setelah bertahan sampai 8 tahun harapan saya pun tinggal angan-angan. Tahun ke delapan saya hanya bisa menerima gaji sebesar 200 ribu rupiah saja per bulan. Penghasilan yang sedemikian itu tentulah tidak bersisa setelah digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu usia saya sudah mencapai 27 tahun. Teman-teman sekolah saya sudah banyak yang berhasil. Saya dengar ada beberapa telah menjadi dosen pada perguruan tinggi negeri maupun swasta, bahkan ada yang menjadi pengusaha. Wal hasil saya pun malu bila ada undangan reuni teman-teman sekolah SMA, saya tidak pernah hadir. Dan saya berusaha menghilang dari peredaran mereka sampai saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usia saya semakin bertambah, kedua orang tua saya sudah mulai menuntut agar saya segera mencari pasangan hidup. Menurut mereka, rejeki akan bertambah bila saya telah menikah dan mempunyai anak. Banyak contoh diberikan oleh mereka untuk meyakinkan saya, bahwa sebuah keluarga akan memiliki rejekinya masing-masing. Nasib itu akan berubah dengan sendirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mencoba berfikir secara realistis, kalau dengan gaji 200 ribu rupiah per bulan tidak cukup untuk satu orang bagaimana saya bisa menghidupi dua orang.&lt;br /&gt;Ah, masa bodo dengan perkawinan, masa bodo dengan keluarga. Saat itu saya hanya ingin beli kamera SLR untuk meneruskan cita-cita saya jadi tukang potret professional, walau biayanya sangat mahal sekalipun. Lagi pula belum ada satu wanita pun yang mau melirik saya. (Kalau yang saya lirik sudah banyak, Ha ha ha….)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-1545503871065780399?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/1545503871065780399/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=1545503871065780399&amp;isPopup=true' title='15 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/1545503871065780399'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/1545503871065780399'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/02/aku-cinta-indonesia.html' title='AKU CINTA INDONESIA'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>15</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-7669399529360100481</id><published>2009-01-26T19:02:00.000-08:00</published><updated>2009-10-31T23:57:29.177-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengalaman'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apa adanya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Omong Kosong'/><title type='text'>FANATIK YANG BERLEBIHAN</title><content type='html'>Pernah dengar kata fanatik? Sebenarnya saya sendiri tidak begitu faham dengan definisi yang sebenarnya. Menurut pengalaman saya fanatik mungkin berarti mempercayai sesuatu secara berlebihan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya memiliki pengalaman yang menggelikan dengan kata "Fanatik" tersebut. Begini ceritanya, setelah saya menekuni karier jadi tukang foto di rumah selama 5 tahun-pelanggan saya mulai bertambah banyak. Dari kalangan anak-anak sampai nenek-nenek. Mulai dari tukang becak sampai CALEG pun ada. Berbagai macam type manusia telah saya layani, mulai yang sabar sampai yang pemarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu kira-kira 1 tahun yang lalu ketika sedang musim perekrutan PNS-Guru. Seorang pelanggan saya yang juga calon PNS meminta layanan saya dalam membuat Pas Photo untuk keperluan pengajuan PNS-nya. Tempat tinggalnya dari rumah saya sekitar 10 menit dengan menggunakan motor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi-pagi sekali Ibu ini datang ke rumah bersama beberapa orang temannya untuk berfoto. Dan saya pun melayani mereka sesuai dengan komitmen saya yaitu memberikan layanan foto digital langsung jadi. Ketika saya tawari untuk dibuatkan CD-data fotonya mereka tidak mau, dengan permintaan cetak yang cukup banyak menurut mereka sudah tidak mungkin kurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah selesai mendapatkan foto-foto untuk persyaratan merekapun langsung berangkat ke kota kabupaten tempat penyetoran persyaratan pengajuan PNS tersebut. Dan saya-pun bersiap-siap untuk pergi kerja. (usaha foto di rumah hanya sambilan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tengah hari kira-kira jam 11 siang, istri saya telpon agar saya pulang sebentar karena ibu-ibu guru calon PNS yang pagi tadi itu datang lagi untuk minta dicetakkan foto lagi.&lt;br /&gt;"Lho katanya tadi sudah kebanyakan kok masih kurang?" Tanya saya heran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Foto yang tadi lebih, ada tambahan permintaan Foto Hitam Putih!" Jawab istri saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini baru namanya aneh, lha wong di kota kabupaten banyak studio foto besar yang memberikan pelayanan foto kilat dengan fasilitas yang lebih komplit-kok masih balik lagi ke tempat saya yang jaraknya sekitar 30 km.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jadi bertanya-tanya apa ibu-ibu ini tidak pernah ke kota, jadi tidak tahu kalau sekedar untuk foto kilat saja mereka tidak mungkin kesulitan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya saya pun pulang, kebetulan tempat kerja saya tidak jauh hanya 2 menit jalan kaki (kurang lebih 100 m dari rumah).&lt;br /&gt;Sampai di rumah saya coba tanya pada ibu-ibu tersebut.&lt;br /&gt;"Kok ndak Foto di dekat-dekat sana aja, Bu? Kan banyak studio foto digital kilat, bagus-bagus lagi?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Waduh, mas. Kami merasa ndak pas kalau ndak foto di sini. Sudah kadung suka di sini. Cepat dah, mas! Kami harus balik lagi."&lt;br /&gt;"Ndak usah difoto lagi, data-nya kan masih saya simpan. Biar itu saja yang dibikin hitam putih. Biar cepat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wah iya, ndak ingat. Tahu gitu kan cukup satu orang aja yang datang?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka tertawa kompak. Istri saya tiba-tiba nyeletuk,"Makanya jangan terlalu fanatik sama foto di sini, bu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka tertawa lagi. "Iya, Mbak. Memang ndak enak kalau ndak foto di sini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kalau kejadian ini bisa disebut sebagai akibat kefanatikan seseorang terhadap sesuatu, saya jadi berfikir bahwa fanatik kadang-kadang menyesatkan dan merugikan apalagi fanatik terhadap hal-hal yang sederhana seperti ini. Coba kalau mereka tidak fanatik, mereka pasti tidak perlu tambah ongkos bensin dan waktu mereka tidak terbuang. Iya-Tidak?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-7669399529360100481?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/7669399529360100481/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=7669399529360100481&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/7669399529360100481'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/7669399529360100481'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/01/fanatik-yang-berlebihan.html' title='FANATIK YANG BERLEBIHAN'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-1938178471583124583</id><published>2009-01-21T00:53:00.000-08:00</published><updated>2009-10-31T23:57:29.193-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengalaman'/><title type='text'>GAGAL JUALAN PULSA</title><content type='html'>Mungkin saya tidak cocok bisnis jualan pulsa. Terus terang saya gagal.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 Tahun lalu saya coba jualan pulsa di rumah. Kebetulan di sepanjang jalan depan rumah sampai sejauh 500 meter baru ada penjual pulsa. Waktu itu saya pikir jual beli pulsa akan meledak disamping usaha cetak foto yang saya jalani.&lt;br /&gt;Tetapi angan-angan saya hanya berjalan 3 bulan saja. Sebab sebelum usaha itu mencapai tujuannya hampir tiap bulan bermunculan penjual-penjual pulsa baru. Bahkan perkembangannya lebih besar daripada perkembangan tukang komputer yang cetak foto dari HP maupun kamera digital.&lt;br /&gt;Persaingan harga kembali jadi momok yang membuat kemauan saya pudar untuk mengembangkan penjualan pulsa ini.&lt;br /&gt;Tapi saya masih bersyukur karena usaha cetak foto saya justru tidak bisa disaingi siapa saja.&lt;br /&gt;Sampai saat ini saya tidak menemukan formula bisnis yang tepat untuk sukses berjualan pulsa. Mungkin pembaca punya?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-1938178471583124583?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/1938178471583124583/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=1938178471583124583&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/1938178471583124583'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/1938178471583124583'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/01/gagal-jualan-pulsa.html' title='GAGAL JUALAN PULSA'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-8373060279683409715</id><published>2009-01-15T21:23:00.000-08:00</published><updated>2009-10-31T23:57:29.184-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengalaman'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Perjalanan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sukses'/><title type='text'>APA UKURAN SUKSES?</title><content type='html'>Sukses? Apa Ukurannya?&lt;br /&gt;Kita sering mendengar kata sukses di dalam kehidupan&lt;br /&gt;sehari-hari kita, misalnya sukses dalam belajar di perguruan tinggi, sukses dalam berkarier, sukses dalam menjalankan penelitian, dan sebagainya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tapi seringkali saya merasa ragu dengan batasan-batasannya, sehingga kita bisa dianggap sukses.&lt;br /&gt;Sukses barangkali berhubungan dengan pencapaian sebuah tujuan. Satu contoh, dalam sebuah even pertandingan sepak bola piala dunia, Italia sukses meraih juara dan berhasil mempertahankan gelar juara bertahannya. Contoh kedua, Barack Obama sukses dalam pemilihan presiden Amerika Serikat.&lt;br /&gt;Pada dua contoh kesuksesan di atas terdapat kesamaan dan perbedaannya. Contoh pertama menggambarkan kesuksesan tim, dan yang kedua adalah contoh kesesuksesan secara perorangan.&lt;br /&gt;Tapi keduanya memiliki batasan yang sama, yaitu sudah meraih apa yang diharapkan pada ajang yang diikutinya.&lt;br /&gt;Ketika Tim Nasional Itali itu diurai pada anggota timnya,apakah anggota tim merasakan kesuksesan yang sama dalam kariernya masing-masing? Pencapaian sukses secara subyektif pasti berbeda. Apakah ukuran sukses Del Piero sebagai pemain sepak bola sudah bisa dianggap sukses? Menurut ukuran kita mungkin. Tapi menurut dia belum tentu, sebab kita tidak tahu ukuran sukses bagi dia. Betul?&lt;br /&gt;Nah, satu contoh lagi yang pernah saya alami sendiri. Ketika masih menjadi TKI di negara tetangga, saya sering berdiskusi dengan teman-teman yang intinya mereka semua harus sukses sebagai TKI. Ketika saya bertanya, sukses yang bagaimana? Ada berbagai jawaban, pulang ke tanah air membawa uang yang berlimpah, bisa membeli barang-barang yang diinginkannya, punya modal untuk usaha sendiri dan sebagainya. dari 10 orang yang berdiskusi itu masing-masing memiliki batasan sukses yang berbeda. Hanya beberapa orang yang bisa dianggap sama, yaitu mengumpulkan uang untuk modal usaha di rumah nanti, itupun dengan batasan pengumpulan dana yang berbeda-beda. Dan ketika sudah akhir masa kontrak kami semua harus pulang, maka tibalah kami semua hitung-hitungan hasil. Nampaknya saya tergolong paling tidak berhasil, sebab apa yang saya kumpulkan jauh di bawah teman-teman yang lain. Apakah saya tidak sukses? Jawabannya adalah tidak. Sebab menjadi TKI baru bagian awalnya, selanjutnya saya masih harus memulai bidang usaha sendiri di rumah untuk melanjutkan kehidupan saya dan tidak perlu harus melanglang buana hanya untuk mencari harta benda.&lt;br /&gt;Saya merasa cukup mencari penghasilan di negeri orang hanya sebatas 2 tahun. Kalau saya ke luar negeri nanti dengan urusan yang berbeda yaitu tamasya bukan kerja. Itulah prinsip saya.&lt;br /&gt;Sementara sebagian besar teman-teman saya masih harus pergi lagi jadi TKI ke negara yang sama dengan pekerjaan berbeda atau ke negara tetangga lain, padahal banyak dari mereka ini menganggap jadi TKI sudah sukses. Kalau sukses kenapa jadi TKI lagi? Dan bagaimana dengan saya?&lt;br /&gt;Saya pegang prinsip saya semula untuk meneruskan kehidupan dengan mengais rejeki di rumah walau banyak yang mengatakan saya tidak sukses jadi TKI.&lt;br /&gt;Setelah sampai di kampung halaman, saya pergunakan uang hasil dari menjadi TKI itu sebagai modal usaha kecil-kecilan jadi tukang foto seperti cita-cita saya sewaktu sekolah dulu, saya akan belajar komputer sebab digital kamera sudah mulai berkembang. Ternyata keuangan saya tidak cukup. Saya jual barang-barang saya yang sudah ada sebelum jadi TKI sebagai tambahan modal. Masih juga belum cukup, akhirnya saya terpaksa menjalankan usaha saya itu sambil pelan-pelan kumpulkan modal untuk tambahan pembelian perangkat pendukung usaha.&lt;br /&gt;Kini target saya untuk memenuhi kebutuhan hidup sudah lebih dari cukup. Target menambah perangkat pendukung sudah 75% terpenuhi. Waktu yang saya butuhkan sekitar 7 tahun.&lt;br /&gt;Tiba-tiba seorang teman saya yang dulu sama-sama jadi TKI datang berkunjung dan terkesima dengan keadaan saya. Dia bilang saya sukses. Benarkah saya sukses? Menurut saya biasa-biasa saja, sebab saya masih harus berjuang mempertahankan popularitas usaha saya sehingga layanan saya terus digunakan orang sementara di desa saya banyak pengusaha-pengusaha baru sebagai kompetitor dengan modal yang luar biasa besar (dibanding saya dulu) tapi harga layanan seolah mematikan pesaingnya. Persaingan yang tidak masuk akal yang sangat tidak sehat. Semoga saya terus mampu berusaha?&lt;br /&gt;Jadi ukuran sukses bagi saya adalah ketika sudah bisa menikmati hasil usaha kita tanpa ada lagi kerja keras. Adakah yang demikian?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-8373060279683409715?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/8373060279683409715/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=8373060279683409715&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/8373060279683409715'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/8373060279683409715'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/01/apa-ukuran-sukses.html' title='APA UKURAN SUKSES?'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3784161951187369225.post-5788424394626131904</id><published>2009-01-13T16:20:00.000-08:00</published><updated>2009-10-31T23:57:28.536-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rahasia'/><title type='text'>USAHA CETAK FOTO DI RUMAH</title><content type='html'>5 tahun yang silam saya sudah mulai belajar membuka usaha cetak foto di rumah dengan sedikit pengetahuan tentang komputer dan sedikit kemampuan di bidang Fotografi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada mulanya pelanggan saya masih seputar teman-teman dekat dan tetangga saja, lalu kemudian berangsur-angsur meluas sampai ke desa tetangga bahkan luar kecamatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun kedua saya masih terima layanan pengetikan untuk mengisi kekosongan pekerjaan. Tahun ketiga sampai sekarang sudah tidak lagi terima pengetikan. Layanan saya khusus foto kilat, cetak foto digital dan editing video.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak suka duka saya alami pada tahun-tahun tersebut. Yang memusingkan justru dari para pesaing yang baru buka usaha dan sudah banting harga sedemikian jatuhnya jauh lebih murah dari harga jual saya, akibatnya pelanggan saya menurun. Karena saya jaga kwalitas dengan modal kertas dan tinta yang bagus saya tidak bisa kasih harga murah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang setelah saya temukan formula yang tepat dan murah pada bahan dasar cetak foto, saya pun banting harga-tapi masih di atas pesaing saya. Hasilnya luar biasa. tidak sampai 3 bulan pelanggan saya kembali bahkan lebih banyak dan bertambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak kwatirkan lagi persaingan tidak sehat itu. Produk saya  lebih awet kwalitasnya dan banyak variasi yang saya berikan pada pelanggan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi kawan-kawan yang baca posting ini ingin buka usaha cetak foto digital di rumah dengan kwalitas foto yang lumayan awet, saya akan berikan tips-nya. Tapi ingat, kalau kepingin usahanya maju dan terus berjalan mulus, bersainglah secara sehat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3784161951187369225-5788424394626131904?l=rco-berbagi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/feeds/5788424394626131904/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3784161951187369225&amp;postID=5788424394626131904&amp;isPopup=true' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/5788424394626131904'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3784161951187369225/posts/default/5788424394626131904'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rco-berbagi.blogspot.com/2009/01/usaha-cetak-foto-di-rumah.html' title='USAHA CETAK FOTO DI RUMAH'/><author><name>RUDI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08528243656672037330</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_j7qQ_UxESC0/SjjSMgHyH6I/AAAAAAAAAMs/TmgYaErl33I/S220/Rudiku2.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry></feed>
